Seali Syah, Keponakan Ariel NOAH Yang Juga Pengacara & Pengusaha Muda

Kamis, 05 Oktober 2017 22:15 Penulis: Helmi Romadhon
Seali Syah, Keponakan Ariel NOAH Yang Juga Pengacara & Pengusaha Muda Seali Syah Alam © KapanLagi.com®/Adhib Mujaddid

Kapanlagi.com - Beberapa waktu yang lalu, publik sempat dihebohkan dengan rumor Ariel NOAH memiliki hubungan spesial dengan wanita bernama Seali Alam Syah. Tapi kabar itu tak lebih dari sekedar HOAX, karena diketahui Seali adalah keponakan dari pria 36 tahun itu.

Gara-gara kasus ini, sosok Seali pun sempat menjadi perbincangkan. Bagi kalian yang belum tahu, Seali sendiri merupakan seorang pengacara. Yup! Di usianya yang masih 27 tahun, ia sudah mulai terbiasa mendengar keluh kesah dari klien yang membutuhkan jasanya.

"Kalau aku sama klien itu hubungan kayak keluarga ya, jadi klien aku tuh malah ngeledekin gitu, Wah Mbak Seali habis ini jadi artis nggak mau jadi pengacara kita nih, gitu gitu. Ya memang klien kan tahu karakter aku, aku aja kadang waktu mau turun ke Polda atau ke pengadilan aja, begitu banyak wartawan aja aku tuh bisa muter dan itu dari dulu," katanya saat ditemui KapanLagi.com® secara eksklusif di KOI Mahakam, Rabu (5/10) siang.

Seali merupakan pengacara dan pengusaha muda © KapanLagi.com®/Adhib MujaddidSeali merupakan pengacara dan pengusaha muda © KapanLagi.com®/Adhib Mujaddid

"Aku basically nggak mau jadi public attention. Kan biasanya di tangga itu ada kumpulan wartawan gitu kan, jadi aku nungguin ada keramaian apa dulu gitu baru aku masuk gitu. Atau kalau di pengadilan kita maunya jalan yang rame-rame gitu, memang aku nggak mau jalan sendiri terus jadi kelihatan itu aku nggak mau. jadi begitu kemarin ada berita kayak gitu aku jadi alamak," lanjutnya.

Selain pengacara, Seali juga merupakan asisten dosen yang mengajar S1 Hukum di Atma Jaya dan Trisakti. Tak hanya itu saja, Seali juga bisa dibilang pengusaha muda karena dia memiliki beberapa bisnis. Salah satunya adalah studio tato yang ada di Bali.

"Iya, aku ada studio tato di Bali. Terus itu udah berjalan dari 2012 sampai sekarang. Ada online shop batik cuma udah satu tahun dari sekarang lagi aku vakumin dulu karena satu akunya lagi sibuk, terus kedua sambil aku cek market ulang karena ekonomi berubah. Terus banyak perkembangan, namanya e-commerce kan banyak faktor yang harus diperhatiin bukan sekedar jual barang kita dapat duit. Namanya persaingan pasar kan kita harus gabung ini gabung ini, kalau kita berjalan sendiri tanpa tim yang udah terstruktur kan berat juga. Karena selama ini aku punya online shop cuma aku dan admin yang jalanin, jadi agak susah," pungkasnya.

(kpl/adb/mhr)

Reporter:

Adhib Mujaddid


REKOMENDASI
TRENDING