SELEBRITI

Sedang Ramai Soal Hoaks, Runner Up Miss Grand Indonesia Punya Solusi Cegah Hoaks

Kamis, 06 Desember 2018 22:22 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Vivi Wijaya ©KapanLagi.com/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Menjaga perdamaian di ramainya hoaks yang bertebaran saat ini memang tidak mudah. Namun, harapan dan semangat itu senantiasa akan selalu ada di setiap individu pemuda Indonesia.

Berangkat dari semangat tersebut, seminar oleh JCI Indonesia yang bertajuk "Peace is Possible" dengan tema "Peran Pemuda dalam Menjaga Keutuhan dan
Kerukunan Kehidupan Bangsa" akhirnya dapat terselenggara.

Seminar tersebut juga turut mengundang narasumber yang kompeten. Ketua DPR RI, H. Bambang Soesatyo, S.E., MBA, Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, hingga Runner up Miss Grand Indonesia, Vivi Wijaya turut diundang.

"Kita harapkan individu bisa positif, terutama dalam isu sosial dan perdamaian. Saya mewakili yayasan Miss Grand Indonesia bicara dari perspektif kami tentang perdamaian, karena ini juga sejalan dengan JCI Indonesia mengangkat tema Peace is Possible," ucap Vivi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/12).

1. Tambah Wawasan

"Adanya sharing seperti ini, anak muda yang berpartisipasi bisa bertukar pikiran, sharing juga dan mengambil inti dari perdamaian dimulai dari mana," sambungnya.

Mengingat urgensi hoaks yang semakin meningkat, Vivi menekankan pentingnya informasi positif yang disampaikan dari setiap individu.

"Acara seperti ini penting, gak cuma untuk pendengar tapi juga pembicara. Saya juga merasa sangat bertambah wawasan. Pentingnya peran media juga, kita membahas tentang hal-hal positif," ucapnya.

2. Cara Vivi Cegah Hoaks

"Untuk pribadi, kaum milenial harus menghindari hal yang paling kecil, misal dari mengeluh. Lebih bagus apa yang kita rasakan tidak usah dipublish, ruang lingkup yang lebih kecil ya kita harus tau kapan waktu mendengarkan, menegur dan menasehati orang yang tengah bermasalah," jelasnya lagi.

Vivi pun mempunyai solusi dari fenomena hoaks yang terjadi akhir-akhir ini. Solusi tersebut dimulai dari hal sederhana seperti saat kita membagi informasi.

"Vivi ingin katakan ke semua pihak, untuk lebih pintar dalam memilih informasi. Lebih baik mencerna dulu. Saring sebelum sharing, yang positif aja yang kita dengarkan dan kita sharing," pungkasnya.

(kpl/apt/phi)


REKOMENDASI
TRENDING