Sinopsis Sinetron 'Anak Jalanan' Episode 447-448

Rabu, 22 Juni 2016 16:20 Penulis: Cinthya Septavy
Sinopsis Sinetron 'Anak Jalanan' Episode 447-448 Immanuel Caesar Hito © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya
Kapanlagi.com -

Sinopsis Anak Jalanan Episode 447-448 [Rabu, 22 Juni 2016]:

Bei belum tidur, mendengar ada ribut-ribut dan heran, dia langsung turun dari tempat tidurnya dan keluar. Saat dia keluar, Reva juga bareng keluar. Bei kaget lihat Adriana dan mamanya. Mama Adriana langsung sok lembut dan baik sama Bei. "Bei, Mama mau jenguk kamu. Mau tahu keadaan kamu." Lalu Bei mempersilahkan mamanya Adriana masuk. Mama Adriana, Adriana dan Dio masuk. Bei kemudian duduk. Mama Adriana melirik ke Surti dan Reva yang berdiri di situ. Bei menyuruh Reva dan Surti masuk ke dalam. Mereka pun menurut. Lalu Mama Adriana menyuruh Dio ke ruang keluarga untuk menonton. Dio kemudian masuk ke dalam. Pertama-tama Adriana mengembalikan HP milik Bei. Bei menerimanya. Lalu Mama Adriana mulai ngomong ke Bei kalau dia sangat mengharapkan Bei nggak jadi mengajukan gugatan cerai, Bei akan berdosa kalau menelantarkan Adriana. Bei harus bijak dan memahami alasan Adriana melakukan hal-hal yang mungkin Bei anggap melampaui batas itu. Mama Adriana mengingatkan dulu Bei yang minta-minta sama dia supaya bisa menikahi Adriana dan janji akan sabar membimbing Adriana. Bei pun terlihat malu.

Sementara itu di kamarnya, Reva mondar-mandir gelisah sambil nguping. Dia kesal karena Mama Adriana bikin papinya kesel. Ini Mama Adriana bisa bikin papinya jadi galau lagi dan bisa stress karena bingung. Gimana caranya supaya menghentikan dia jangan ngomong panjang lebar. Reva lalu mikir dia telpon Boy. Boy pun mengangkat telponnya. Reva bercerita dan Boy lalu berpikir. "Gimana ya caranya. Oh iya. Bikin sesuatu pengalih perhatian. Misalnya kamu setel lagu aja kenceng-kenceng." Reva setuju dan langsung ngerjain. Bei masuk ke kamarnya Reva dan minta Reva mengecilkan suara lagu yang terlalu kencang. Reva bilang dia khawatir papi jadi stress mendengarkan omongan Mamanya Adriana itu. Bei manggut-manggut, "Iya sih." Reva lalu bilang. "Nggak usah didengerin aja Pi. Nanti Papi jadi terganggu mentalnya." "Trus gimana dong? Masa Papi usir? Nggak sopan juga. Reva lalu ada ide, ingat waktu Boy kasih penyumbat telinga ke Chandra waktu duel sama Roger dan dipanasin sama anak-anak BC, lalu dia ambil kapas kecantikannya dan dia kasih kapas ke telinganya Bei. "Nah. Nanti Papi pura-pura manggut-manggut aja ya." Bei pun tersenyum. "Kamu ada-ada aja." Tapi Bei menuruti aja ketika Reva menyumbat telinga Bei dengan kapas.

Di rumahnya, Bella menelepon Rengganis mengabarkan keadaan Mondy, atas permintaan Mondy yang khawatir keluarganya dan club AJ masih sibuk mencarinya. Rengganis dan yang lainnya kaget, sekaligus senang. "Kok bisa Mondy ada di rumah kamu?" Kemudian Bella cerita kronologi kejadiannya, kalo Mondy dikeroyok sama anak-anak kampung Randu. Dan Bella menemukan Mondy dalam keadaan pingsan di pinggir jalan. Karena panik, Bella memutuskan untuk membawa Mondy ke rumahnya yang lebih dekat. Soalnya kalo ke situ kejauhan. Disini, Bella minta maaf lagi berkali-kali ke Rengganis dan yang lainnya. Dia juga minta maaf karena nggak buru-buru ngasih tau. Soalnya HP Mondy ilang dan dia nggak tahu nomer yang harus dihubungi. Akhirnya semua maklum. Rengganis malah makasih banget sama Bella. Mereka kemudian sama-sama pergi untuk jemput Mondy.

(kpl/sin/cvn)

Editor:

Cinthya Septavy


REKOMENDASI
TRENDING