'Swara Sang Dewi', Sebuah Pesan Untuk Kelestarian Lingkungan

Sabtu, 22 Januari 2011 05:05 Penulis: Anton
'Swara Sang Dewi', Sebuah Pesan Untuk Kelestarian Lingkungan Titi DJ
Kapanlagi.com - Konser 'Swara Sang Dewi' sempat molor dari jadwal yang ditentukan. Konser yang dijadwalkan pada pukul 15.00 Wib, mundur hingga sekira pukul 15.55 Wib. Diawali dengan intro bercerita tentang kerusakan alam, kepunahan flora dan fauna, dengan menampilkan unsur gelap, Ttiti DJ yang mengenakan kostum berkalung motif rangka manusia dan memakai bandana tengkorak pun ditemani oleh dancer yang berpakaian tulang/tengkorak pula.

Beberapa lagu yang dibawakan Titi dalam konser yang digelar di Teater Djakarta, Taman Ismail Marzuki, antara lain Tak Ada Cinta Yang Lain, dengan background tanah yang udah kering dan retak-retak. Titi juga mengajak penonton untuk mengenang sosok Elfa Secioria dengan sebuah lagu yang didedikasikan bagi legenda musik tanah air tersebut, yakni Selamat Datang Cinta.

Titi sempat memaparkan bahwa Elfa merupakan gurunya dan guru bagi banyak penyanyi hebat di Indonesia. Bagi istri gitaris Ovie Rif itu, konsernya adalah konser suara hatinya dan ia mengajak para penonton yang hadir saat itu untuk lebih peduli lagi kepada bumi ini.

"Let's go green. Kalau saya sih pengin meninggalkan bumi yang hijau, apalagi anak-anak saya enam, setengah lusin. Ada yang bilang si Titi DJ gila bikin konser sehari dua kali, kayak minum obat. Tapi yang gila itu teman-teman saya di Satu Production. Tapi yang penting saya masih bisa berkarya," ujarnya saat ditemui di Taman Ismail Marzuki.

Kembali ke konsep go green dan daur ulang, bagi Titi juga berlaku di dunia tarik suara. Karena lagu pun bisa didaur ulang, seperti halnya lagu dari Diana Nasution, Jangan Biarkan, yang dibawakannya dengan iringan orkestra dan lebih slow.    

(kpl/ato/bun)

Editor:

Anton


REKOMENDASI
TRENDING