Tantowi Yahya Minta Pemerintah Segera Tambah Gerbong KA

Senin, 16 Mei 2011 08:15 Penulis: Fajar Adhityo
Tantowi Yahya Minta Pemerintah Segera Tambah Gerbong KA Tatntowi Yahya
Kapanlagi.com - Untuk mengantisipasi masih banyaknya penumpang KA yang naik di atas, PT. KAI menggunakan semprotan di tiap stasiun kereta guna menjerakan para penumpang yang bandel. Namun hal tersebut mendapatkan perlawanan dari mereka yang tidak setuju dengan adanya alat tersebut.

Penyanyi country Tantowi Yahya yang juga mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta di periode 2012 nanti mengungkapkan jika ia setuju dengan ide ini. Apalagi menyangkut jiwa seseorang yang rela menyabung nyawanya dengan naik di atap.

"Semprotan dengan meninggalkan tanda itulah hukuman untuk penumpang yang naik di atap gerbong. Tapi menurut saya hukumannya adalah berguna agar masyarakat itu bisa sadar bahwa ini upaya untuk menyelamatkan jiwa mereka. Sebab walau bagaimana naik kereta api di atas atap sangat membahayakan jiwa mereka," paparnya saat ditemui di konser Andrea Bocelli, di Ritz Carlton, Minggu (15/5).

Tantowi menambahkan jika pemerintah masih mempunyai kewajiban untuk menambah gerbong serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jasa.

"Di sisi lain pemerintah juga punya kewajiban menyiapkan gerbong yang lebih, aman dan nyaman sehingga kelebihan penumpang itu di antisipasi dengan tempat memadai," tambahnya.

Mengenai penyerangan tersebut Tantowi menyesalkan. Pasalnya mereka, para aparat ingin menyelamatkan jiwa namun dimaknai salah oleh sebagian pihak.

Carut marutnya sarana tranportasi seakan menjadi polemik tersendiri di Indonesia. Terlebih kurangnya fasilitas dan sarana prasaran membuat permasalahan ini menjadi saling tarik menarik.

"Jadi memang saling tarik menarik. Di sisi lain pemerintah belum menyediakan gerbong cukup tapi di sisi lain masyarakat tak sayang dengan nyawa mereka sendiri. Bahwa aparat menertibkan itu karena sayang pada mereka. Pemerintah selekas mungkin menyediakan gerbong lebih," pungkasnya.   

(kpl/dis/faj)

Editor:

Fajar Adhityo


REKOMENDASI
TRENDING