SELEBRITI

Tergiur Diskon, Uang 23 Juta Milik Tessa Kaunang Melayang Karena Penjual Brompton Abal-Abal

Selasa, 28 Juli 2020 22:01 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Minggu pekan lalu (26/7/2020) artis Tessa Kaunang berbelanja di sebuah toko sepeda yang tersedia di salah satu e-commerce terkemuka. Tak disangka ia malah menjadi korban penipuan setelah mentransfer uang sejumlah 23 juta.

Tessa pun melaporkan penipuan yang dialami ke pihak berwajib. Usai melapor, ia menceritakan kronologi bagaimana bisa tertipu di mana setelah melakukan transaksi awal di aplikasi, ia ditelepon oleh pihak yang mengaku dari toko tersebut.

"Saya melakukan transaksi dan prosedur yang saya lakukan sesuai. Satu jam kemudian ada yang telepon saya dari belanja online tersebut. Katanya 'Karena ibu mendapat diskon 60 persen, jadi ibu harus mengaktivasi voucher diskon'. Dia kasih link, saya masuk, lalu diminta masukin OTP. Saya ini memang bisa dibilang gaptek, baru pertama kali belanja online di tempat ini. Habis itu orangnya sempet telepon lagi 'Ibu jangan dibuka websitenya masih diaktivasi kode diskon'. Saya ikuti. Habis itu tidak ada kabar lagi. Tahu-tahu ada laporan barang sudah saya terima dan selesai," kata Tessa ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2020).

1. Tergiur Karena Diskon

Tessa Kaunang membeli sepeda merek Brompton yang memang sedang populer. Ia pun tertarik membeli di toko tersebut karena diskon yang diberikan tidak tanggung-tanggung yakni 60 persen.

"Karena lagi musim sepeda, jadi saya belanja sepeda. Harganya itu sebenarnya 57 juta sekian, tapi dapat diskon 60 persen jadi harganya 23 juta. Nah, namanya perempuan, kita tergiur ya. Apalagi warnanya itu warna yang saya suka, warna ungu," lanjut wanita yang angkat nama lewat beberapa sinetron tersebut.

2. Jumlah yang Besar

Mengingat statusnya sebagai public figure, mungkin banyak pihak yang menganggap Tessa Kaunang terlalu berlebihan. Namun bagi ibu dua anak ini, jumlah uang tersebut sangat berarti karena dicari dengan keringat perjuangan.

"Mungkin ada orang yang berpikir 23 juta itu nggak seberapa. Tapi kalo buat saya besar. Saya bekerja keras, susah payah, terus tiba-tiba kena satu hal yang menurut saya penipuan," tutup Tessa.


REKOMENDASI
TRENDING