Tinggal di Bali, Happy Salma Bisa Atur Prioritas Pekerjaan

Kamis, 20 Juli 2017 22:15 Penulis: Ahmat Effendi
Tinggal di Bali, Happy Salma Bisa Atur Prioritas Pekerjaan Happy Salma ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Sejak tahun 2010 silam, aktris cantik Happy Salma menikah dengan seorang Pangeran dari kerajaan Ubud Bali bernama Tjokorda Bagus Dwi Santana Kerthyasa. Setelah perkawinan tersebut, Happy Salma lebih banyak tinggal di Bali. Meski demikian hal itu bukan penghalang baginya untuk bekerja.

"Ada kesulitan tersendiri tapi saya ambil cara seseimbang mungkin. Saya ambil kerjaan yang saya suka. Jadi efektif. Lima hari bener-bener fokus dengan kerjaan yang ada lalu pulang ke Bali dan kembali pada keluarga karena itu sudah dilakukan oleh teman-teman saya dan mereka bisa bekerja meski tinggal di daerah," ujar Happy Salma di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/7).

Lebih banyak berada di Bali, Happy Salma tidak lantas tinggal di hotel selama di Jakarta. Hingga saat ini ia masih memiliki rumah di Ibukota, dan hal itu mempermudahnya saat ingin beraktivitas.

Happy Salma mengungkap keuntungan tinggal di luar Jakarta. ©KapanLagi.com/Bayu HerdiantoHappy Salma mengungkap keuntungan tinggal di luar Jakarta. ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

"Ada rumah saya di sini, jadi kapan pun bisa pulang. Suami juga kan bisnisnya di sini. Jakarta - Bali dekat, mungkin mirip dari Jakarta ke Bekasi atau Jakarta ke Bandung," ujarnya.

Perjalanan udara dari Bali ke Jakarta memang tidak terlalu lama. Hal itu membuat Happy Salma bisa bolak-balik dari 2 kota tersebut. Selain itu dengan tinggal di Bali, wanita berusia 37 tahun itu merasa semakin bisa mengatur sekala prioritas pekerjaan.

"Malah saya ngerasa setelah berpindah di kota kecil, pekerjaan saya jadi lebih fokus. Apa yang mau saya kerjain bisa langsung, karena kalau di Jakarta kadang suka ngerjain apa yang nggak penting. Terus saya tidak bisa memilah mana yang lebih prioritas. Kalau sekarang saya bisa tahu mana yang penting," tandasnya.

(kpl/abs/sjw)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING