Tio Pakusadewo Dituntut 6 Tahun Penjara, Ray Sahetapy: Nggak Benar Aku Rasa

Rabu, 06 Juni 2018 22:15 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Tio Pakusadewo Dituntut 6 Tahun Penjara, Ray Sahetapy: Nggak Benar Aku Rasa Ray Sahetapy © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Tio Pakusadewo dalam sidang, pihak JPU (Jaksa Penuntut Umum) menuntutnya selama 6 tahun penjara, Senin (4/6). Tentu saja hal ini membuat Tio dan pengacara merasa keberatan. Tak hanya itu sebagai sahabat pun Ray Sahetapy juga merasakan hal yang sama.

Ray merasa kecewa dengan lamanya tuntutan yang diberikan. Padahal ia sangat mengerti siapa Tio dan apa yang ia lakukan semata untuk pekerjaannya sebagai aktor. Bagaimana menjadi aktor begitu pekerjaan sulit dilakukan.

"Aku sedih, nggak benar aku rasa. Dia menggunakan itu untuk anunya dia, hubungan dia dengan pekerjaan. Bukan menggila-gila gitu. Aku tahu persis dia. Makannya aktingnya dia, karena dia mau gimana dari satu tokoh pindah ke tokoh lain. Kalau nggak ada ruang ini untuk membersihkan tokoh itu agak sulit. Kalau orang nggak ngerti itu repot. Polisi itu belum bisa pahami aktor. Hukum, hukum sepantasnya lah," ucap Ray sahetapy saat ditemui di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

"Aku nggak tahu sampai semana terlibatnya sampai mana. Kalau bilang 6 tahun ada yang bilang ini lebih berat tapi lebih mudah. Liat dong pekerjaanya dia apa. Jangan pekerjaan lain yang kita bela, pekerjaan lain agak sulit untuk narkoba. Kalau aktor masih bisa dibela, karena tokoh yang masuk ke tubuh ini, tokoh orang yang masuk. Aku harus membayangi misalnya jadi Tri Sutrisno, aku pasti ngebayangin itu semua bukunya ku baca, masuk semua. Setelah masuk istri marah-marah, anak marah-marah, coba kau bayangkan bagaimana tuh. Bisa gila. karena tidak ada ruang kita," lanjutnya.

Ray Sahetapy akan dampingi Tio Pakusadewo dalam sidang lanjutan berikutnya © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoRay Sahetapy akan dampingi Tio Pakusadewo dalam sidang lanjutan berikutnya © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Ray Sahetapy menyadari memang berat melakoni pekerjaan sebagai aktor, apalagi yang harus berganti peran setiap kali main film. Hal ini yang dirasakan Ray Sahetapy mengapa banyak temannya terlibat kasus narkoba.

"Itu satu. Makannya aku sedih dengar apa teman kena begitu. Sedihnya itu orang nggak tahu aktor gitu. Nggak bisa aktor sama dengan kamu, kamu nangkep. Ketika dia tidak punya tempat latihan dia pakai obat itu mau bagaimana? Apakah negara menyediakan itu? Ruang para aktor, ruang para musisi. Itu yang membuat kita kurang berkembang. Berkembang ya gitu. Hukumnya sama. Mestinya pendekatan, nggak usahlah dihukum gitu, yang penting masukin ke ruang kesadaran. Dia aktor lho," ucap pria kelahiran Donggala ini.

Nantinya Ray Sahetapy akan mengusahakan datang dalam sidang lanjutan Tio. Ya, ia ingin mendampingi sahabatnya tersebut. Ray pun mengaku jika dirinya berkomunikasi terakhir kali sebelum Tio dipindahkan.

(kpl/far/gen)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING