TKP Bom Paris Tak Jauh Dari Hotelnya, Kartika Putri Gemetar

Minggu, 15 November 2015 17:15 Penulis: Fitrah Ardiyanti
TKP Bom Paris Tak Jauh Dari Hotelnya, Kartika Putri Gemetar Kartika Putri/©KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Kota Paris, Prancis kini sedang menjadi sorotan dunia. Pasalnya, saat Jumat (13/11) waktu Paris atau Sabtu (14/11) dini hari, kota Paris dihebohkan dengan ledakan bom yang dahsyat dan peristiwa penembakan yang menewaskan ratusan orang. Peristiwa itu tak hanya terjadi di satu tempat saja melainkan di enam titik.

Salah satu tempat yang diteror bom adalah Restoran La Belle Equipe yang berada di Jalan Rue de Maubeuge. Tak jauh dari tempat kejadian itu, ternyata aktris cantik Kartika Putri sedang menginap. Karena berada sangat dekat dengan lokasi pengeboman, Kartika mengaku sempat gemetar. Awalnya ia tak menyangka bahwa suara keras itu adalah ledakan bom.

"Ternyata bunyi dentuman itu pengeboman. Semalaman banyak mobil polisi. Worry, aku gemetaran juga. Malam itu, malam Sabtu di mana memang banyak orang yang keluar. Aku bingung banyak ambulans. Itu sekitar jam 9.40-an (waktu Paris). Aku bingung, kok banyak polisi," ungkap Kartika saat dihubungi via telpon, Minggu (15/11).

Kartika Putri gemetar saat mendengar ledakan bom di dekat hotel tempatnya menginap/©KapanLagi.com®/VJ AdeKartika Putri gemetar saat mendengar ledakan bom di dekat hotel tempatnya menginap/©KapanLagi.com®/VJ Ade

Di tengah kepanikannya, Kartika langsung menyalakan televisi untuk lebih mengetahui informasi pengeboman dan penembakan itu secara detail. Saking seriusnya memantau berita di televisi, Kartika sampai tertidur.

"Aku justru saat penembakan, aku nggak main handphone. Aku fokus mantau di TV, sampai tengah malam. Aku sampai ketiduran," kata Kartika.

Kejadian yang bermula dengan ledakan dua bom bunuh diri di stadion Stade de French. Saat itu tengah berjalan pertandingan sepakbola persahabatan antara Prancis melawan Jerman. Diikuti dengan penembakan brutal di kawasan restoran Cambodia dan Bataclan Concert Hall. Kejadian ini disebut-sebut sebagai tragedi kemanusiaan terburuk setelah Perang Dunia II. #PrayForParis.

(kpl/pur/tch)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING