Wulan Guritno Tak Izinkan Shaloom Pulang Dari Inggris Sebelum 1 Tahun

Kamis, 30 November 2017 15:15 Penulis: Ahmat Effendi
Wulan Guritno Tak Izinkan Shaloom Pulang Dari Inggris Sebelum 1 Tahun Wulan Guritno İKapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Putri Wulan Guritno yaitu Shaloom Razade Syach saat ini tengah menjalani pendidikan di Coventry University Inggris. Menariknya, Wulan tidak mengizinkan Shaloom untuk pulang ke Indonesia sebelum satu tahun. Bahkan ketika keluarga Wulan Guritno berencana berlibur dengan kapal pesiar, Shaloom pun tak diajak.

"Nggak, kan peraturannya satu tahun baru dia boleh pulang ke tanah air. Dia sih sudah mancing-mancing aku, misalkan kayak kemarin kan aku ke Jogja terus ig story kulinernya lah segala macam terus nanti dia message direct ke aku seru ya ma kangen makanannya, kayak gitu, mancing-mancing aku boleh pulang nggak? Tapi ya ini cara aku ngedidik anak aku," ujar Wulan Guritno di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (27/11).

Ada alasan tersendiri mengapa Wulan Guritno ingin anaknya tidak gampang pulang ke Indonesia. Saat ini usia Shaloom sudah menginjak angka 19 tahun, dan Wulan berharap putrinya bisa mandiri.

Putri Wulan Guritno menempuh pendidikan di Inggris. İinstagram.com/sharazaaaPutri Wulan Guritno menempuh pendidikan di Inggris. İinstagram.com/sharazaaa

"Maksudnya satu tahun biar dia penyesuaian dulu lah di sana. Nggak mungkin sebulan dua bulan penyesuaian, mengenal kotanya, kan kalau pas hari-haru kuliah kan nggak bisa, pas lagi break bisa menelusuri, bisa belajar culture dan segala macam dari sana," tuturnya.

Karena dilarang pulang ke Indonesia, Shaloom bakal melewati pergantian tahun 2017-2018 di Inggris. Meski demikian Wulan memastikan bahwa kemungkinan besar putrinya tersebut tidak akan sendirian.

"Di sana kan aku ada keluarga juga, jadi mungkin dia sama Mama aku, Papa aku sama adik aku atau juga sama teman-temannya, aku nggak masalah. Tapi kalau pulang ke Indonesia nanti dulu. Dia berangkat bulan apa tuh, bulan Juni-Juli dia bisa balik ke sini (Indonesia)," tandasnya.

(kpl/rhm/sjw)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING