Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 151 Tayang Rabu, 25 April 2018

Rabu, 25 April 2018 18:05 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis 'ORANG KETIGA' Episode 151 Tayang Rabu, 25 April 2018 Naysila Mirdad-Marcel Chandrawinata (Credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Yuni menunggui Laras operasi dengan penuh kecemasan. Di sisi lain ia juga merasa bersalah sekali, sebab dirinyalah Laras jadi seperti ini. Muncul juga perasaan geram dalam hatinya pada Putra. Ia jadi benci Putra. Ah, berkemelut hatinya dengan perasaan yang campur aduk.

Sementara itu, Afifah berpapasan dengan Aris saat berangkat ke kantor. Mereka bicarakan soal sidang perceraian. Di sela itu, Afifah menanyakan soal anak Yuni. Afifah merasa Desi yang akan segera menikah dengan Putra pasti akan tersakiti jika tahu anak Yuni adalah anak Putra.

Afifah menanyakan soal anak Yuni saat berpapasan dengan Aris.Afifah menanyakan soal anak Yuni saat berpapasan dengan Aris.

Di tempat lain Putra akhirnya tahu bahwa Laras mengalami pembuluh darah pecah. Ia juga tahu kalau Yuni sempat mengajukan peminjaman uang ke HRD. Ia merasa bersalah dan bergegas pergi ke rumah sakit. Kepergian Putra itu diketahui Desi yang lantas membuntuti Putra.

Sesampainya di rumah sakit, Putra diusir oleh Yuni yang terlanjur sakit hati. Meski niatan Putra meminta maaf dan menanggung semua biaya operasi Laras, Yuni tetap mengusirnya.

Putra akhirnya tahu bahwa Laras mengalami pembuluh darah pecah.Putra akhirnya tahu bahwa Laras mengalami pembuluh darah pecah.

Hal itu disaksikan oleh Desi. Desi malah bilang pada Yuni bahwa tidak cukup Aris yang ia rebut? Sekarang Putra juga? Mendengar itu Putra spontan membentak Desi. Desi sontak terkejut, Putra berani melakukan itu padanya.

Desi kembali mengingatkan Putra perihal kesepakatan proyek dan pernikahan. Meskipun pernikahan mereka hanya pernikahan di atas kertas, tapi mereka telah sepakat tidak ada orang ketiga. Desi juga mengancam kalau Putra berani macam-macam, proyek yang Putra idam-idamkan itu akan jatuh ke tangan orang lain.

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING