Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 119, Tayang Rabu 23 September 2020

Rabu, 23 September 2020 15:10 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'DARI JENDELA SMP' Episode 119, Tayang Rabu 23 September 2020 Sinetron Dari Jendela SMP (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron DARI JENDELA SMP hari ini bisa kamu intip di sini! 

“Lili, Wulan, Ria dan Santi jalan ke tenda tenda masing masing. Lili masih sok songong sama yang lain.. Santi ledekin, teriakan Ria dan Lili sangat kuat saking takutnya ya. Lili dan Ria kesel di ledekin Santi.”

Joko tiba disini. Ngos ngosan. menajamkan telinga. Roni nyusul. Joko suruh Roni diam dulu. Jangan berisik. Joko lagi lagi tajamkan pendengarannya. Yang ada ngga terdengar apapun. Hanya desir angin. Roni ketakutan.

Joko dan Roni kaget. Memang ada yang minta tolong. Dan bener kayak suara om Lukman. jangan jangan setan di sini bisa niru niru suara. Hiiiii.. Roni malah menduga duga dan bikin takut diri sendiri..

Lukman bingung kenapa Joko nggak sampe2 dan temuin dia. Tolooooong! Tolooooong! Lukman teriak lagi. Tapi sepertinya Joko cs sudah menjauh. Lukman sebal. Apa si Joko sengaja? Lukman benar benar geram.

Indro, Gino dan Beben tiba disini. Tersengal sengal. Ketakutan. Semua orang ketawain mereka. Sudah banyak yang tiba. Indro, Beben dan Gino jadi malu. Mereka tiba paling akhir. Semua bisik bisik.

Lili, Wulan, Ria dan Santi jalan ke tenda tenda masing masing. Lili masih sok songong sama yang lain.. Santi ledekin, teriakan Ria dan Lili sangat kuat saking takutnya ya. Lili dan Ria kesel di ledekin Santi.

Joko bangun. Bangunin Roni. Sudah waktunya subuh. Kita sholat dulu. Roni setengah ogah ogahan. Dan mulai tidur lagi. Joko jadi sebel. Santi.. Roni kayaknya ngga mau sholat subuh nih. Roni langsung bangun.

Joko dan Roni disini. Indro keluar dari kemahnya. Tampak mengantuk. Beben mana tanya Joko. Tuh.. kata Indro. Terdengar suara ribut ribut Pak Iwan di dalam tenda. Bangunin Beben, Gino dan Edo.

Santi tampak pucat sekali. Setelah selesai sholat. Wulan perhatikan itu. Wulan tanya Santi kenapa? Santi geleng geleng. Ia ngga pa pa kok. Wulan khawatir. Kalau ngga enak badan jangan di paksain kata Wulan cemas.

Lukman tertidur dalam posisi duduk yang tak nyaman. Lukman tersentak. Kaget. Karena matahari mulai menyinari. Hari mulai terang. Lukman kecapean dan panik. Bangun. Ia lapar dan haus.

Linda lagi coba telpon Lukman. Sama sekali ngga nyambung. Linda jadi sebal. Lukman di telpon Voicemail terus. Linda ngomel dan pikir Lukman ngambek karena kemarin Linda nga suka Lukman mau visit2 Wulan segala.

(kpl/sctv/nda)


REKOMENDASI
TRENDING