Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA' Episode 8, Tayang Kamis 30 April 2020

Kamis, 30 April 2020 16:30 Penulis: Canda Dian Permana
Sinopsis Sinetron 'INSYA ALLAH SURGA' Episode 8, Tayang Kamis 30 April 2020 Sinetron Insya Allah Surga (credit: SCTV)

Kapanlagi.com - Kelanjutan cerita dari Sinetron INSYA ALLAH SURGA tayang hari ini. 

“Tatang, Ucok dan Karyo membawa Tarisa ke Balai Desa. Disitu sudah banyak warga berkumpul, ada Ali, Asma, Atun, Umar, Nurdin dan Salwa juga. Ucok sebagai anak tertua, menjadi Jubir untuk tanyain Tarisa, apa bunyi jawaban teka-teki bapaknya itu?.. Tapi Tarisa malah senyam-senyum dan lalu menangis terisak. Semua mengira, mungkin Tarisa ingat almarhum Haji Ridwan.. Semua menunggu Tarisa berhenti menangis, semua sangat penasaran”

Sambil nunggu Ucok dan Karyo beli makanan, Tatang tidur-tiduran, eh tapi malah ketiduran beneran.. Dalam tidurnya Tatang bermimpi, dia bersama Ucok dan Karyo dinasehatin Haji Ridwan agar saling menyayangi dan berbagi karna mereka bertiga adalah saudara.

Tatang lalu ceritain mimpinya itu ke Ucok dan Karyo. Ucok dan Karyo jadi merasa tersindir, mereka ngaku kalau lagi kepoin Tarisa buat dapetin jawaban teka-teki itu. Karyo lalu telepon ke Bulan ngabarin kalau mereka sudah bertemu orang yang tau jawaban teka-teki wasiatnya. Para emak hepi banget, mereka nyuruh Karyo bawa pulang orang itu, biar mereka ikut dengar jawaban tersebut. Kebetulan hari ini ada kunjungan ibu-ibu PKK ke panti, jadi Tarisa bisa bebas sementara. Tarisa pun ikut Karyo, Tatang dan Ucok ke desa mereka.

Bulan, Klanting dan Euis langsung heboh sangking senangnya. Kabar itu pun didengar warga kampung. Warga juga penasaran, apa sih jawaban teka-teki wasiat Haji Ridwan?.. Pak Kades menyarankan agar jawaban itu dibuka di depan umum.

Tatang, Ucok dan Karyo membawa Tarisa ke Balai Desa. Disitu sudah banyak warga berkumpul, ada Ali, Asma, Atun, Umar, Nurdin dan Salwa juga. Ucok sebagai anak tertua, menjadi Jubir untuk tanyain Tarisa, apa bunyi jawaban teka-teki bapaknya itu?.. Tapi Tarisa malah senyam-senyum dan lalu menangis terisak. Semua mengira, mungkin Tarisa ingat almarhum Haji Ridwan.. Semua menunggu Tarisa berhenti menangis, semua sangat penasaran..

Karyo yang mengaku jago meluluhkan hati wanita, coba rayu Tarisa.. Apa sih jawabannya?.. Tiba-tiba datang pemilik panti jompo bersama petugas dari Rumah Sakit Jiwa yang mau menjemput Tarisa. Menurut pemilik panti, Tarisa ini adalah adiknya yang kabur dari RSJ. Tarisa gagal jadi Perawat makanya dia stress berat. Pemilik panti juga menjelaskan bahwa Haji Ridwan adalah donatur tetap pantinya, namun Tarisa tidak kenal sama sekali dengan almarhum karna sudah lama dirawat di RSJ. Tatang, Karyo, Ucok dan ketiga emak langsung drop. Gagal maning-gagal maning..

(kpl/sctv/nda)

 

REKOMENDASI
 
TRENDING