Program Televisi Jauh Dari Spirit Puasa
Kapanlagi.com - Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Khusus Ibukota Jakarta, HM. Cholil Nafis menilai tayangan televisi selama bulan puasa sebagian besar masih jauh dari spirit puasa, meski mengambil tema Ramadhan."Program yang disuguhkan lebih mengedepankan sisi hiburan dan komersialisasi Ramadhan dan puasa daripada spirit puasa itu sendiri," katanya di Jakarta, Kamis (17/9).Menurut Cholil, karena hanya mengedepankan hiburan dan sisi komersial, program acara Ramadan justru semakin jauh dengan spirit puasa Ramadhan. Padahal salah satu spirit puasa Ramadhan, kata Cholil, adalah membangun kepekaan terhadap masalah sosial, sementara program yang ditayangkan di televisi lebih banyak bersifat hura-hura.Untungnya, lanjut wakil ketua Pengurus Pusat Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) itu, meski terbilang minim, masih ada program tayangan yang sesuai dengan spirit Ramadhan, yang juga tidak sedikit penggemarnya.Ia mencontohkan program yang dinilainya sangat bagus yaitu pengajian kitab Tafsir Al Misbah oleh Prof. Dr. KH. M. Quraish Shihab. "Acara yang sangat bagus, ya, pengajiannya HM. Quraish Shihab, pengajian tafsir Al Misbah. Itu mencerdaskan pemirsa," katanya.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
(kpl/dar)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Lesti Kejora Rawat Karier Sejak Kecil, Ungkap Kunci Bertahan
-
Selebritis Pacaran Zahra DA7 dan Eby Rizta Bawakan Ulang 'Saat Bahagia' Versi Dangdut
-
Dangdut Indonesia Fahri Labuan Batu Tersenggol dari Top 31 Group 5, Tetap Tegar
