in partnership with Indosiar

Panggung D'Academy 8 Diwarnai 4 Wakil dari Madura, Intip Profilnya

Panggung D'Academy 8 Diwarnai 4 Wakil dari Madura, Intip Profilnya
Ari © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Pulau Madura kembali mengirimkan talenta terbaik ke ajang Dangdut Academy 8. Empat nama yang siap bersaing di panggung nasional adalah Sahwan dan Ari dari Sampang, M. Kadhafy dari Bangkalan, serta Danil Handika dari Sumenep.

Keempat kontestan ini membawa harapan keluarga dan komunitas, dengan tekad mengikuti jejak sukses para alumni Dangdut Academy asal Madura. Perjalanan mereka bukan semata mengejar gelar juara, tetapi juga mengangkat citra musik dangdut dari Pulau Garam di mata publik.

Masing-masing peserta hadir dengan latar, motivasi, dan warna vokal yang berbeda. Mereka telah menapaki seleksi berlapis di DA 8 dan kini berjuang untuk melangkah lebih jauh di kompetisi.

1. Deretan Talenta Madura di DA 8

Empat wakil Madura di D'Academy 8 terdiri dari dua peserta asal Sampang, yakni Ari Adriansyah (Tim Selfi Yamma) dan Sahwan (Tim Melly Lee), serta dua lainnya dari kabupaten berbeda: M. Kadhafy dari Bangkalan (Tim Fildan Rahayu) dan Danil Handika dari Sumenep (Tim Fildan Rahayu).

Mereka kompak menembus babak Top 37 setelah melewati tahapan seleksi, termasuk Final Audition. Progres ini menandai langkah penting bagi masing-masing peserta dalam upaya memperkuat posisi di persaingan ajang dangdut berskala nasional.

Dukungan keluarga, teman, dan komunitas Madura menjadi salah satu dorongan utama di balik kerja keras para kontestan ini. Kehadiran perwakilan dari Sampang, Sumenep, dan Bangkalan memberi warna pada peta persaingan DA 8 musim ini.

(Deswa Dangdut Academy meninggal dunia, wafat usai berjuang lawan sakit.)

2. Ari dan Sahwan, Duet Sampang di Panggung Kompetisi

Ari Adriansyah berasal dari Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang. Berusia 20 tahun, ia tumbuh di keluarga sederhana sebagai anak kesembilan dari 10 bersaudara. Setelah sang ayah meninggal pada 2024, Ari semakin termotivasi mengejar karier menyanyi dangdut demi membantu perekonomian keluarga.

Sebelum tampil di D'Academy 8, Ari aktif mengikuti berbagai lomba menyanyi tingkat lokal hingga Madura Raya. Karakter vokalnya yang kuat mengantarkannya lolos ke babak Final Audition, berlanjut ke Top 42, dan kini melaju ke Top 37. Di DA 8, Ari bergabung bersama Tim Selfi Yamma.

Rekan sesama asal Sampang, Sahwan, juga berusia 20 tahun. Kecintaannya pada dangdut dimulai sejak kelas 7 SMP, dengan banyak mendengarkan karya-karya Rhoma Irama, Mansyur S, dan Meggy Z. Dalam perjalanannya, ia mengidolakan Valen, runner-up D'Academy 7, sebagai inspirasi dalam bernyanyi.

Dengan kerja keras serta dukungan keluarga dan teman-temannya, Sahwan menembus Final Audition hingga berada di jajaran Top 37. Di panggung DA 8, ia tampil di bawah arahan Tim Melly Lee dan menegaskan ambisinya untuk membawa nama Sampang dan Madura ke level yang lebih luas.

3. Danil dari Sumenep dan M. Kadhafy asal Bangkalan

Danil Handika menjadi wakil Kabupaten Sumenep yang lolos ke Top 37 D'Academy 8. Ia dikenal memiliki karakter vokal dangdut yang khas dan menunjukkan kemampuan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Konsistensi penampilan membuat langkahnya berlanjut ke babak penting kompetisi, bergabung dengan Tim Fildan Rahayu.

Dari Bangkalan, M. Kadhafy turut memperkaya barisan talenta Madura di DA 8. Karakter vokalnya yang unik serta penampilan panggung yang percaya diri mengantarkannya mengamankan posisi di Top 37. Ia juga berada di Tim Fildan Rahayu untuk menghadapi persaingan berikutnya.

Kehadiran M. Kadhafy bersama Ari, Sahwan, dan Danil memastikan empat wakil Madura tampil di babak Top 37. Komposisi ini menegaskan potensi penyanyi dangdut muda dari Madura yang bersuara kuat, berkarakter, dan siap melangkah lebih jauh di kompetisi.

(Nycta Gina panen kritikan dari netizen karena postingan Instagram Story-nya.)

(kpl/ums)

Rekomendasi

Trending