in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Sang Ibu Berulang Tahun yang ke-50, Rara LIDA Tulis Ucapan Penuh Haru

Selasa, 20 Oktober 2020 18:01 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati

Rara LIDA © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Mengawali langkahnya dari daerah dan berkompetisi di ajang LIDA, kini Rara LIDA sudah menuai hasil. Ia begitu dikenal dan punya banyak fans. Sosok yang tak pernah absen mendampingi Rara mengarungi perjuangannya adalah sang ibu.

Ya, ibunda Rara sampai rela ikut tinggal bersama Rara di Jakarta. Baru-baru ini, ibunda Rara berulang tahun yang ke-50. Rara pun menuliskan ucapan selamat penuh haru di Instagramnya pada Selasa (20/10).

1. Malaikat Baik

Rara mengunggah foto saat ia memeluk sang ibu dengan penuh cinta. Penyanyi yang sekaligus seorang host ini juga sempat menyebut ibunya sebagain malaikat baik.

"Malaikat baikku sudah menginjak usia emas. Selamat ulang tahun ibuku sayang. Semoga panjang umur, selalu sehat, selalu dalam lindungan Allah SWT, bahagia dunia dan akhirat dan semoga do'a yang ibu panjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Aamiin Allahumma Aamiin," tulisnya.

2. Menguatkan Bahu

Wanita bernama lengkap Tiyara Ramadhani ini juga menyebut betapa pengorbanannya saat ini tak akan bisa membayar jasa sang ibu.

"Aku tahu, apapun yang aku lakukan tidak akan bisa membayar semua pengorbanan dan doa ibu untuk kami, tapi semoga Allah menguatkan bahuku untuk selalu membahagiakan ibu," lanjutnya.

3. Single Parent

Ibunda Rara ini bisa dibilang sosok yang luar biasa. Ayah Rara meninggal karena sakit stroke. Ia menderita penyakit itu sudah sejak 14 tahun belakangan. Dengan begitu, sang ibunda mau nggak mau harus jadi tulang punggung keluarga.

"Iya, ibu Rara jualan kue, ikut catering, pemulung juga, jadi sebelum jualan kue, ibu Rara sempat jadi pemulung dari Rara usia 3 tahun sampai Rara masuk SD, Pas Rara masuk sekolah, ibu Rara mulai jualan kue, jadi pekerja di tempat catering, masak dan cuci piring," jelas Rara saat ditemui di studio 5 Indosiar, Jakarta Barat, Senin (20/11/2018) silam.

4. Ibunda Selalu Melarang

Tentu perjuangan sang ibu yang susah payah menghidupi keluarga itu bikin Rara pengen ikut membantu. Ia kerap berniat turut berjualan kue dan memulung, tapi sang ibu selalu melarangnya.

"Ibu bilang ‘nggak usah-nggak usah, kamu sekolah saja, kamu jadi anak yang pintar, yang rajin biar bisa mengubah hidup keluarga, jangan seperti ibu’, ibu sering berkata seperti itu, ibu orangnya nggak mau dibantu," ujarnya.

 

 

 


REKOMENDASI
TRENDING