in partnership with Indosiar
 
DANGDUT

Sebelum Mobil Dibakar Orang, Via Vallen Sempat Dimarahi Ayah Karena Bangun Pagar Rumah Terlalu Tinggi

Senin, 06 Juli 2020 15:38 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Via Vallen © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Menjadi seorang publik figur membuat Via Vallen harus menerima konsekuensi dari berkurangnya privasi. Namun ketika berada di dalam rumah, ia ingin mendapatkan privasinya dan karena itu Via membangun rumah baru dengan tembok tinggi.

Hal ini sempat membuat ayah Via marah, karena sungkan kepada tetangga. Ayah Via merasa tembok rumah mereka terlalu tinggi untuk bangunan yang berada di dalam kampung. Sampai kemudian kejadian pembakaran mobil itu terjadi di rumahnya.

"Papa saya sebelumnya itu pikirannya positif. Kayak saya bangun rumah dengan tembok tinggi lalu dimarahi. Kenapa mesti tembok tinggi, bangun rumah di kampung aja, gak enak sama tetangga. Saya jelasin, selama ini banyak orang yang aneh-aneh, papa harus inget. Orang-orang di luar nganggep saya lain. Jadi ini yang bisa saya lakuin," ujar Via ketika dihubungi awak media belum lama ini.


1. Ayah Sempat Larang Pakai Security

Keinginan Via untuk memakai jasa pengamanan pun ditentang oleh sang ayahanda. Karena rumah di kampung, ayah Via lebih mempercayakan kepada warga sekitar untuk menjaga keamanan.

"Saya ingin ada security di rumah, tapi dilarang sama papa. Orang-orang kampung sini bantu kalau ada apa-apa. Gak percaya dengan kemungkinan terburuk. Dan pas kejadian kemadin, baru dia bilang iya pakai satpam. Mungkin harus nunggu kejadian dulu," terangnya.

Namun atas apa yang sudah terjadi, Via mengikhlaskannya. Ia menganggap itu sebagai sebuah konsekuensi dari apa yang pernah dilakukan.


2. Nggak Bisa Nangis

Ketika mobilnya dibakar orang, Via mengaku sangat syok. Saking terkejutnya, ia sampai tidak bisa menangis. Justru yang menangis adalah tetangga dan warga sekitar rumahnya.

"Orang-orang di rumah pada nangis. Sampai tetangga yang anterin pun nangis. Saya malah terharu sama sikap mereka. Jadi saya nangisnya gara-gara lihat mereka sampai segitunya," tukas Via.

(kpl/aal/phi)

Reporter: Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING