60 Ucapan Idul Adha untuk Keluarga Penuh Makna dan Hangat
Ucapan Idul Adha untuk Keluarga yang Penuh Makna dan Hangat di Hari Lebaran (h)
Kapanlagi.com - Ucapan Idul Adha untuk keluarga yang penuh makna dan hangat di hari Lebaran bukan sekadar pesan forwarded di grup WhatsApp. Ia adalah doa yang dikirim dari hati ke hati — jembatan kecil yang menghubungkan rindu, syukur, dan harapan di momen paling sakral dalam kalender Islam.
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026, bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah dalam kalender Hijriah. Hari raya ini memperingati ketaatan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya demi perintah Allah — sebuah kisah yang mengajarkan keikhlasan paling murni dalam sejarah umat manusia. Momen ini menjadi waktu tepat untuk menyampaikan ucapan yang benar-benar dirasakan, bukan sekadar template yang di-forward ratusan kali.
Enam puluh ucapan berikut dirancang untuk berbagai anggota keluarga — dari orang tua, saudara kandung, pasangan, anak, hingga mertua. Ada yang puitis, ada yang jenaka, ada yang ditulis dalam bahasa Jawa halus, dan ada yang diperkaya wisdom tokoh dunia yang belum pernah muncul di kebanyakan artikel ucapan berbahasa Indonesia.
Advertisement
1. Ucapan Idul Adha Penuh Doa untuk Orang Tua
Orang tua adalah wujud pengorbanan paling nyata yang kita saksikan setiap hari — jauh sebelum kita memahami arti kurban. Waktu terbaik mengirim ucapan adalah pagi hari sebelum atau sesudah shalat Idul Adha, karena ucapan yang berfokus pada keluarga biasanya mengandung emosi lebih dalam. Berikut ucapan yang bisa disampaikan saat sungkeman atau dikirim lewat pesan pribadi.

1. "Ayah dan Ibu, kalian adalah kurban paling nyata dalam hidupku — mengorbankan waktu, tenaga, bahkan mimpi, tanpa pernah mengeluh. Di Idul Adha ini, doaku hanya satu: panjang umur dan sehat selalu untuk kalian."
2. "Untuk Mama yang selalu bangun paling pagi di hari raya — terima kasih sudah menjadi bukti hidup bahwa pengorbanan terbesar tidak butuh panggung. Cukup dapur, doa subuh, dan cinta tanpa syarat."
3. "Ayah, dulu kau menceritakan kisah Nabi Ibrahim saat aku kecil. Sekarang aku paham: kau sendiri adalah Ibrahim dalam hidupku — rela mengorbankan segalanya agar anak-anakmu berdiri tegak. Selamat Idul Adha 1447 H."
4. "Gema takbir pagi ini terasa seperti panggilan pulang ke pelukan kalian. Selamat Hari Raya Idul Adha, Ayah dan Ibu. Semoga pengorbanan kalian selama membesarkan kami dibalas Allah dengan keberkahan tanpa henti."
5. "Di hari yang suci ini, biarkan anakmu menjadi orang pertama yang memohon maaf. Bukan karena ada kesalahan besar, tapi karena cinta kalian terlalu besar untuk kubalas hanya dengan kata-kata. Selamat Idul Adha, Ayah dan Ibu tersayang."
6. "Ibu, aroma rendang dari dapurmu adalah takbir tersendiri bagiku — ia menandakan bahwa hari raya telah tiba, dan rumah ini selalu menjadi tempat paling hangat di muka bumi."
7. "Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Ayah dan Ibu. Semoga Allah membalas setiap keringat yang kalian teteskan dengan taman-taman surga yang tak pernah layu."
Baca juga: Ucapan Idul Adha yang menyentuh untuk mereka yang merayakan tanpa orang tua
2. Ucapan Hangat untuk Saudara Kandung dan Keluarga Inti
Kakak, adik, dan saudara adalah teman pertama yang Allah pilihkan untuk kita. Mereka yang menyaksikan kita tumbuh, jatuh, dan bangkit kembali. Idul Adha menjadi momen tepat untuk menyembelih ego dan menyambung kembali ikatan yang mungkin sempat renggang.
8. "Untuk adik dan kakakku — mari jadikan Idul Adha ini momen untuk menyembelih gengsi dan ego yang mungkin sempat memisahkan kita. Aku rindu kita yang dulu."
9. "Saudara-saudaraku, kita tidak perlu kambing atau sapi untuk membuktikan pengorbanan. Cukup hadir di meja makan yang sama, tertawa bersama, dan saling memaafkan — itu kurban terindah kita hari ini."
10. "Selamat Idul Adha untuk keluarga kecil kita. Semoga meja makan hari ini bukan hanya penuh daging kurban, tapi juga penuh tawa, syukur, dan rasa saling memaafkan."
11. "Kakak, jarak antar kota memang memisahkan kita tahun ini. Tapi doa untuk keluarga tak pernah terputus oleh kilometer. Selamat Hari Raya Idul Adha — semoga kita dipertemukan kembali dalam keadaan lebih baik."
12. "Idul Adha bukan hanya soal kambing dan sapi di halaman. Di rumah kita, ia soal pelukan hangat setelah sholat Ied, aroma sate dari halaman, dan senyum tulus dari orang-orang tercinta."
13. "Keluarga adalah kurban yang paling sering tidak kita sadari — mereka mengorbankan waktu, tenaga, bahkan mimpi, agar kita bisa berdiri tegak hari ini. Selamat merayakan Lebaran Haji, saudara-saudaraku."
Baca juga: Ucapan Lebaran Idul Adha terbaru yang menyentuh hati
3. Ucapan Idul Adha Romantis untuk Pasangan
Idul Adha sering menjadi momen paling berat bagi pasangan jarak jauh. Saat keluarga besar berkumpul, justru orang yang paling dirindukan berada jauh di sana. Ucapan yang tepat bisa menjadi pelukan virtual yang menghangatkan.
14. "Sayangku, merayakan Idul Adha bersamamu membuat setiap pengorbanan terasa bermakna. Imanmu menginspirasi imanku. Eid Mubarak, cintaku."
15. "Seperti kisah Ibrahim dan Hajar yang mengajarkan tentang kepercayaan dan pengorbanan, pernikahan kita pun mencerminkan nilai-nilai itu setiap hari. Selamat Idul Adha, pendamping hidupku."
16. "Jarak memisahkan raga kita, tapi takbir yang sama bergema di telinga kita berdua. Di setiap 'Allahu Akbar' yang kuucapkan pagi ini, ada doamu yang kuselipkan. Selamat Idul Adha dari jauh, tapi dekat di hati."
17. "Masak rendang pertama untuk suamiku di Idul Adha ini. Mungkin rasanya belum seenak masakan ibumu, tapi cinta yang kutuangkan ke dalamnya insyaAllah lebih banyak. Selamat Hari Raya Kurban."
18. "Di hari yang penuh berkah ini, aku bersyukur bahwa Allah mempertemukan kita. Semoga cinta kita selalu dalam lindungan-Nya — semakin hari semakin kuat, semakin tua semakin hangat."
19. "Kiriman doaku lebih cepat dari paket kilat manapun. Semoga sampai di hatimu sebelum matahari terbit di pagi Idul Adha ini. Eid Mubarak, my love — sampai kita bertemu lagi."
20. "Dulu kita hanya saling berkirim ucapan Idul Adha lewat chat. Sekarang kita merayakannya bersama di satu rumah, satu doa, satu harapan. Semoga Allah memberi kita banyak Idul Adha lagi berdampingan."
Baca juga: Ucapan Idul Adha romantis untuk pasangan yang menyentuh hati
4. Ucapan Idul Adha untuk Anak dan Generasi Muda
Anak-anak adalah alasan kita terus berkorban tanpa perhitungan. Idul Adha menjadi momen untuk menanamkan nilai keikhlasan dalam bahasa yang mereka pahami — sederhana, hangat, dan penuh harapan.
21. "Anakku sayang, semoga kamu tumbuh menjadi pribadi yang memahami makna pengorbanan — bahwa memberi dengan ikhlas adalah kekuatan, bukan kelemahan. Selamat Idul Adha 2026."
22. "Nak, hari ini Nabi Ibrahim mengajarkan sesuatu yang penting: kadang hal yang paling kita cintai justru harus kita serahkan kepada Allah. Dan Allah selalu mengganti dengan yang lebih indah."
23. "Untuk putra-putriku, semoga setiap Idul Adha yang kalian rayakan menambah satu lapisan keimanan di hati kecil kalian. Ayah dan Ibu selalu mendoakan yang terbaik."
24. "Selamat Idul Adha, jagoan kecilku. Hari ini kita belajar bersama: berbagi daging kurban dengan tetangga itu rasanya lebih nikmat daripada menyimpannya sendiri. Itulah keindahan memberi."
25. "Anakku, suatu hari nanti kamu akan mengerti mengapa Ayah dan Ibu rela begadang, rela lelah, rela menahan keinginan demi kalian. Itu namanya cinta yang berkurban tanpa mengeluh. Selamat Hari Raya Kurban."
5. Ucapan untuk Keluarga Besar dan Mertua
Ucapan Idul Adha untuk mertua lebih dari sekadar pesan selamat hari raya. Ia adalah jembatan emosi yang menyatukan dua keluarga besar dalam satu ikatan spiritual. Mertua adalah orang tua kedua yang Allah hadirkan dalam hidup kita melalui pernikahan, dan momen Lebaran menjadi waktu paling tepat untuk mengungkapkan rasa hormat.
26. "Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Bapak dan Ibu Mertua. Kehadiran Bapak dan Ibu di kehidupan kami bukan hanya berkah — tapi juga contoh nyata bagaimana cinta dan pengorbanan membangun keluarga yang kokoh."
27. "Untuk keluarga besar tercinta — mari jadikan Idul Adha ini momen untuk saling memeluk lebih erat dan bersyukur lebih dalam. Taqabbalallahu minna wa minkum."
28. "Selamat Idul Adha untuk seluruh keluarga besar. Semoga meja makan kita tahun ini lebih ramai, tawanya lebih lepas, dan silaturahmi kita semakin tak terputus oleh jarak dan waktu."
29. "Bapak dan Ibu Mertua yang saya hormati, terima kasih telah mempercayakan putra/putri terbaik Bapak dan Ibu kepada saya. Di hari yang agung ini, izinkan saya mendoakan kesehatan dan keberkahan untuk keluarga besar kita."
30. "Rayakan momen Hari Raya Idul Adha 2026 kali ini dengan saling berbagi kebahagiaan bersama keluarga besar tercinta. Semoga berkah selalu menaungi rumah-rumah kita."
Baca juga: Panduan ucapan Idul Adha untuk mertua yang menyentuh dan bermakna
6. Wisdom Tokoh Dunia tentang Pengorbanan dan Keluarga
Nilai pengorbanan dalam Idul Adha bukan monopoli satu budaya. Para pemikir dan penyair lintas zaman telah merenungkan makna memberi dan melepaskan — dan kata-kata mereka ternyata sangat relevan dengan semangat Hari Raya Kurban. Berikut kutipan-kutipan yang bisa memperkaya ucapan keluarga Anda.
Khalil Gibran — Penyair Lebanon
31. "Kamu hanya memberi sedikit saat memberi dari hartamu. Saat kamu memberi dari dirimu sendirilah, kamu benar-benar memberi."
Original: "You give but little when you give of your possessions. It is when you give of yourself that you truly give."
Sebagaimana dikutip dari Goodreads, kalimat dari buku The Prophet ini mengingatkan bahwa esensi kurban bukan pada mahalnya hewan, melainkan pada ketulusan hati yang melepaskan.
32. "Ada orang-orang yang memberi dengan sukacita, dan sukacita itulah pahala mereka."
Original: "There are those who give with joy, and that joy is their reward."
Dilansir dari BrainyQuote, Khalil Gibran mengungkapkan bahwa kebahagiaan sejati datang dari tindakan memberi itu sendiri. Relevan dengan semangat berkurban: pahala bukan sekadar di akhirat, tapi juga kebahagiaan yang dirasakan saat berbagi.
33. "Kedermawanan adalah memberi lebih dari yang kamu mampu, dan kebanggaan adalah menerima kurang dari yang kamu butuhkan."
Original: "Generosity is giving more than you can, and pride is taking less than you need."
Mengutip Goodreads dari karya Sand and Foam, kalimat ini merefleksikan semangat berbagi daging kurban kepada yang membutuhkan.
Jalaluddin Rumi — Penyair Sufi Persia
34. "Luka adalah tempat di mana cahaya masuk ke dalam dirimu."
Original: "The wound is the place where the Light enters you."
Rumi menuliskan bahwa luka justru menjadi pintu masuk bagi cahaya ilahi. Dalam konteks Idul Adha, pengorbanan yang terasa menyakitkan justru membuka jalan menuju kedekatan dengan Allah.
35. "Jangan berduka. Apa pun yang hilang darimu akan kembali dalam wujud lain."
Original: "Do not grieve. Anything you lose comes round in another form."
Rumi mengajarkan untuk tidak berduka karena apa pun yang hilang akan kembali dalam wujud lain. Kalimat ini mengingatkan bahwa setiap kurban yang diikhlaskan akan diganti Allah dengan keberkahan tak terduga.
36. "Tinggikan kata-katamu, bukan suaramu. Hujan lah yang menumbuhkan bunga, bukan guntur."
Original: "Raise your words, not your voice. It is rain that grows flowers, not thunder."
Mengacu pada Parade, Rumi menasihati bahwa hujan yang menumbuhkan bunga, bukan guntur. Ucapan Idul Adha yang lembut dan tulus akan lebih membekas di hati keluarga daripada pesan broadcast yang kencang namun hampa.
Mitch Albom — Penulis Amerika
37. "Kadang saat kamu mengorbankan sesuatu yang berharga, kamu tidak benar-benar kehilangan. Kamu sedang meneruskannya kepada orang lain."
Original: "Sometimes when you sacrifice something precious, you're not really losing it. You're just passing it on to someone else."
Dilansir dari Goodreads, kutipan ini berasal dari novel best-seller Albom yang mengeksplorasi tema pengorbanan dan keterhubungan antarmanusia. Dalam konteks Idul Adha, daging kurban yang kita bagikan bukan kehilangan — melainkan perpindahan berkah.
38. "Pengorbanan adalah bagian dari kehidupan. Memang seharusnya begitu. Bukan sesuatu yang harus disesali, melainkan sesuatu yang patut dicita-citakan."
Original: "Sacrifice is a part of life. It's supposed to be. It's not something to regret. It's something to aspire to."
Kalimat ini terasa seperti cerminan semangat Nabi Ibrahim: pengorbanan bukan beban, melainkan pencapaian tertinggi bagi jiwa yang beriman.
Baca juga: 60 ucapan Idul Adha singkat dan menyentuh untuk media sosial
7. Ucapan Bernuansa Jawa Halus (Krama Inggil)
Bahasa Jawa memiliki tiga tingkatan utama: ngoko, krama madya, dan krama inggil. Tingkatan krama inggil digunakan untuk orang tua, guru, atau orang yang dihormati. Saat menyampaikan ucapan Idul Adha kepada Bapak dan Ibu, penggunaan krama inggil mencerminkan nilai andhap asor dan tepa selira. Berikut ucapan dalam bahasa Jawa halus yang cocok untuk sungkeman.
39. "Sugeng Riyadi Idul Adha 1447 H. Mugi-mugi Gusti Allah maringi berkah lan rahmat dumateng kita sedaya. Nyuwun agunging pangapunten lahir lan batin."
(Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H. Semoga Allah memberikan berkah dan rahmat kepada kita semua. Mohon maaf lahir dan batin.)
40. "Ing dinten Idul Adha menika, mugi kita sedaya saged nulad keikhlasan Nabi Ibrahim AS. Semangat tulung-tinulung lan berbagi dumateng sesami."
(Di hari Idul Adha ini, semoga kita semua bisa meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS. Semangat saling menolong dan berbagi kepada sesama.)
41. "Bapak lan Ibu ingkang kula tresnani, mugi kurban kita sedaya dipuntampi dening Gusti Allah. Kula nyuwun pangapunten sedaya kalepatan."
(Ayah dan Ibu yang saya cintai, semoga kurban kita semua diterima oleh Allah. Saya memohon maaf atas semua kesalahan.)
42. "Selamet Riyadi Idul Adha! Ingkang kurban sapi, monggo. Ingkang kurban kambing, mangga. Ingkang dereng saged, doanya mawon sampun cekap."
(Selamat Hari Raya Idul Adha! Yang kurban sapi, silakan. Yang kurban kambing, silakan. Yang belum bisa, doanya saja sudah cukup.)
43. "Berkah Idul Adha mugi tansah maringi kita sedaya kekiyatan kangge tulung-tinulung kaliyan sesami. Nyuwun pangapunten, mugi kita tansah dipunparingi kasarasan."
(Berkah Idul Adha semoga senantiasa memberikan kita semua kekuatan untuk saling menolong dengan sesama. Mohon maaf, semoga kita selalu diberi kesehatan.)
Baca juga: Pantun ucapan Idul Adha yang lucu dan penuh makna
8. Ucapan Puitis dan Reflektif untuk Hari Raya Kurban
Bagi yang suka merenungkan makna di balik perayaan, kategori ini menyajikan ucapan dengan metafora alam dan sudut pandang yang jarang ditemui di pesan Lebaran pada umumnya.
44. "Fajar Idul Adha selalu berbeda — lebih sunyi, lebih khidmat, seolah langit pun ikut menunduk bersama kita dalam takbir pertama. Selamat Hari Raya untuk keluarga tercinta."
45. "Pengorbanan yang tulus ibarat hujan: ia turun tanpa pilih-pilih tanah mana yang layak basah. Begitu pula daging kurban yang kita bagikan — tanpa pandang siapa penerimanya. Eid Mubarak."
46. "Jika keikhlasan adalah benih, maka Idul Adha adalah musim tanamnya. Semoga yang tumbuh di keluarga kita adalah pohon persaudaraan yang akarnya tak kenal musim kemarau."
47. "Pisau kurban mengajarkan paradoks yang indah: dengan melepaskan, kita justru memperoleh. Dengan memberi, kita justru dipenuhi. Selamat Hari Raya Idul Adha, keluarga tersayang."
48. "Pagi Idul Adha di rumah selalu punya aromanya sendiri — campuran takbir dari masjid, suara anak-anak berlarian, dan janji rendang di dapur Ibu. Selamat Hari Raya, keluarga."
49. "Idul Adha adalah pengingat bahwa keindahan hidup terletak bukan pada apa yang kita genggam, tetapi pada apa yang rela kita lepaskan demi ridha Ilahi. Semoga keluarga kita selalu diberi hati yang lapang."
50. "Hujan di pagi Idul Adha bukan pertanda buruk. Itu langit yang ikut menangis bahagia melihat umat-Nya berlomba dalam kebaikan. Selamat merayakan, keluargaku."
Baca juga: Panduan menyusun ucapan Idul Adha menyentuh hati dan penuh makna
9. Ucapan Ringan dan Jenaka untuk Grup Keluarga
Tidak semua ucapan hari raya harus serius. Kadang, sentuhan humor justru membuat pesan lebih diingat dan mempererat keakraban — terutama untuk sahabat dekat yang sudah saling kenal baik. Berikut ucapan dengan bumbu humor yang tetap sopan untuk grup keluarga besar.
51. "Selamat Idul Adha! Tahun ini resolusiku sederhana: lebih rajin berkurban, lebih rajin berbagi, dan lebih rajin menolak godaan untuk mengambil jatah daging ketiga. Doakan ya."
52. "Kalau nggak bisa kurban sapi, minimal kurban gengsi saat ditanya 'kapan nikah?' oleh tante-tante di acara keluarga. Selamat Idul Adha 2026!"
53. "Hidup ini seperti sate kurban: harus sabar dibolak-balik, dibumbui dengan keikhlasan, baru terasa nikmatnya. Selamat Idul Adha, keluarga!"
54. "Niatnya kurban untuk ibadah, ending-nya jadi pesta makan keluarga besar. Tapi ya sudahlah, yang penting niatnya. Selamat Idul Adha!"
55. "Semoga Idul Adha-mu menyenangkan: dagingnya melimpah, kolesterolnya terkendali, dan tante-tante nggak ada yang nanya soal jodoh di acara keluarga. Stay strong!"
Baca juga: Ucapan Lebaran Idul Adha meme terbaru yang bikin ngakak
10. Caption Singkat Idul Adha untuk Status Keluarga di Media Sosial
Kadang, ucapan terbaik adalah yang paling ringkas. Berikut pilihan yang cocok untuk status WhatsApp, caption Instagram, atau story — langsung siap posting tanpa perlu diedit.
56. "Ikhlas itu kurban terbesar. Selamat Idul Adha 2026."
57. "Berbagi hari ini, berkah selamanya. Eid Mubarak, keluargaku."
58. "Bukan daging dan darah yang sampai kepada-Nya, melainkan ketakwaan dari hatimu. (QS. Al-Hajj: 37)"
59. "Kulkas penuh daging, hati penuh cinta. Idul Adha 2026 bersama keluarga tercinta."
60. "Melepaskan bukan kelemahan. Melepaskan adalah bentuk tertinggi dari kepercayaan kepada-Nya. Selamat Hari Raya Kurban."
Baca juga: Animasi ucapan Idul Adha untuk WhatsApp dan media sosial
11. Fakta Menarik dan Quote Viral Seputar Idul Adha
Fakta Menarik
- Jalaluddin Rumi (1207–1273) adalah penyair Sufi asal Persia yang karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 23 bahasa. Filosofinya tentang cinta dan penyerahan diri sangat relevan dengan semangat pengorbanan di Idul Adha.
- Kata "qurbani" berasal dari kata Arab "qurban," yang berakar dari kata "qurb" yang berarti "kedekatan." Jadi, berkurban secara harfiah bermakna "mendekatkan diri" kepada Allah.
- Perayaan Idul Adha berlangsung selama empat hari (10-13 Dzulhijjah), yang dikenal sebagai Ayyam al-Tashreeq, sehingga ucapan Idul Adha masih relevan dikirim selama hari-hari tersebut — tidak harus di hari pertama saja.
Quote Viral di Media Sosial
- "Kurban terberat bukan kambing atau sapi. Tapi ego yang kita turunkan saat meminta maaf duluan." — Viral di Twitter/X Indonesia 2025
- "Saat kau ikhlas melepas, saat itu pula Allah siapkan yang lebih pantas." — Banyak dibagikan di Instagram Story Idul Adha
- "Reminder: yang dikurbankan bukan cuma sapi atau kambing, tapi juga sifat-sifat buruk yang masih bersarang di hati." — Trending di kalangan Gen Z Muslim
Tips Agar Ucapan Tidak Terasa Generik
Sebagaimana disampaikan Kementerian Agama Republik Indonesia, mengirim ucapan Hari Raya adalah praktik budaya terinspirasi Sunnah yang memperkuat ikatan cinta dan persatuan. Ucapan bermakna juga bisa menjadi pengingat akan nilai pengorbanan dan keikhlasan — dua pilar utama perayaan Idul Adha. Agar ucapan Anda benar-benar menyentuh, hindari broadcast massal tanpa personalisasi. Tambahkan nama penerima, kenangan spesifik, atau doa yang relevan dengan kondisi keluarga Anda. Satu pesan tulus yang ditulis khusus jauh lebih bermakna dari seratus forwarded message.
Baca juga: Ucapan Idul Adha dari nonis yang penuh toleransi
Baca juga: Jangan biarkan silaturahmi terputus, manfaatkan momen Lebaran untuk mempererat hubungan
Baca juga: Cara memilih kata-kata mudik Lebaran Adha yang paling menyentuh
Baca juga: Cara menyusun ucapan Idul Adha untuk rekan kerja yang profesional dan menyentuh
Daftar Referensi
- Goodreads. Quotes by Kahlil Gibran (Author of The Prophet). Diakses pada 20 Mei 2026, dari https://www.goodreads.com/author/quotes/6466154.Kahlil_Gibran
- BrainyQuote. Khalil Gibran Quotes. Diakses pada 20 Mei 2026, dari https://www.brainyquote.com/authors/khalil-gibran-quotes
- Parade. 150 Best Rumi Quotes on Love, Life and Self. Diakses pada 20 Mei 2026, dari https://parade.com/living/rumi-quotes
(kpl/fed)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Hasil Top 26 Dangdut Academy 8: Kadhafy Bangkalan Tersenggol
-
Dangdut Academy Lesti Kejora Rawat Karier Sejak Kecil, Ungkap Kunci Bertahan
-
Selebritis Pacaran Zahra DA7 dan Eby Rizta Bawakan Ulang 'Saat Bahagia' Versi Dangdut