7 Tanaman yang Bisa Membuat Ruangan Terasa Lebih Asri Tanpa Banyak Perawatan
Tanaman yang Bisa Membuat Ruangan Terasa Lebih Asri Tanpa Banyak Perawatan
Kapanlagi.com - Menghadirkan tanaman di dalam rumah bisa menjadi cara sederhana untuk membuat ruangan terasa lebih hidup, asri, dan nyaman. Kehadiran warna hijau dari tanaman juga dapat memberikan sentuhan alami pada berbagai sudut rumah, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, hingga area dekat jendela. Namun, tidak semua orang memiliki cukup waktu untuk menyiram, memangkas, atau memberikan perhatian khusus kepada tanaman setiap hari.
Kabar baiknya, ada sejumlah tanaman yang relatif mudah dirawat dan tidak membutuhkan perhatian berlebihan. Beberapa jenis bahkan tetap dapat tumbuh dengan baik meski tidak disiram setiap hari atau ditempatkan di area dengan cahaya yang tidak terlalu kuat. Meski demikian, tanaman indoor tetap membutuhkan kondisi dasar yang sesuai, seperti pencahayaan, sirkulasi udara, media tanam, dan penyiraman yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
Memilih tanaman yang tepat menjadi kunci agar ruangan tetap terlihat hijau tanpa membuat aktivitas perawatan terasa merepotkan. Dengan mempertimbangkan kondisi ruangan dan karakter tanaman, Anda bisa menciptakan sudut hijau yang cantik sekaligus praktis. Lantas apa saja tanaman yang bisa membuat ruangan terasa lebih asri tanpa banyak perawatan? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (28/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. 1. Lidah Mertua
Lidah mertua atau sansevieria merupakan salah satu tanaman yang populer digunakan sebagai dekorasi interior karena bentuk daunnya tegak dan tidak membutuhkan banyak ruang. Daunnya yang memanjang dapat memberikan kesan vertikal sehingga cocok ditempatkan di sudut ruang tamu, dekat meja kerja, maupun area kosong di samping furnitur. Beberapa varietas memiliki kombinasi warna hijau dan corak kekuningan yang membuat tanaman ini sekaligus berfungsi sebagai elemen dekorasi.
Salah satu alasan lidah mertua banyak dipilih adalah kebutuhan airnya yang relatif rendah. Tanaman ini memiliki jaringan daun yang mampu menyimpan air sehingga tidak perlu disiram terlalu sering. Justru, penyiraman berlebihan dapat menjadi masalah karena media yang terlalu basah dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko akar membusuk. Karena itu, sebelum menyiram, periksa kondisi media tanam terlebih dahulu dan pastikan air dapat mengalir keluar melalui lubang drainase pot.
Untuk membuatnya tetap tumbuh dengan baik, letakkan lidah mertua di area yang memperoleh cahaya terang tidak langsung atau cahaya yang cukup. Tanaman ini memang dikenal cukup toleran terhadap kondisi cahaya lebih rendah, tetapi pertumbuhannya dapat lebih optimal jika mendapatkan pencahayaan yang sesuai. Bersihkan permukaan daunnya ketika mulai berdebu agar tampilannya tetap menarik. Dengan perawatan sederhana tersebut, lidah mertua dapat menjadi pilihan praktis untuk menghadirkan nuansa hijau di dalam rumah.
2. 2. Sirih Gading
Sirih gading merupakan tanaman merambat yang mudah dimanfaatkan untuk mempercantik berbagai sudut ruangan. Daunnya berbentuk hati dengan warna hijau yang pada beberapa varietas dihiasi corak kuning atau putih. Karakter tanaman yang dapat tumbuh menjuntai membuatnya menarik ditempatkan di rak, ambalan dinding, meja, atau pot gantung. Ketika sulurnya mulai memanjang, tanaman akan memberikan efek seperti tirai hijau yang membuat ruangan terasa lebih natural.
Tanaman ini termasuk pilihan yang cukup praktis bagi pemula karena relatif mudah beradaptasi dengan kondisi indoor. Sirih gading dapat tumbuh dalam cahaya terang tidak langsung dan masih mampu bertahan pada kondisi cahaya yang lebih rendah, meskipun pertumbuhannya bisa lebih lambat. Penyiramannya juga tidak perlu dilakukan setiap hari. Tunggu hingga bagian atas media tanam mulai mengering sebelum memberikan air kembali, dan hindari membiarkan pot terus-menerus tergenang.
Perawatan sirih gading dapat dilakukan dengan memangkas sulur yang terlalu panjang atau tidak beraturan. Pemangkasan bukan hanya menjaga bentuk tanaman agar tetap rapi, tetapi juga dapat merangsang pertumbuhan yang lebih lebat. Daun yang berdebu juga sebaiknya dibersihkan secara berkala. Jika ingin membuat ruangan terasa lebih asri tanpa memenuhi lantai dengan pot, sirih gading bisa menjadi pilihan karena dapat memanfaatkan ruang vertikal.
3. 3. ZZ Plant
ZZ plant atau Zamioculcas zamiifolia dikenal sebagai salah satu tanaman indoor yang relatif mudah dirawat. Tanaman ini memiliki daun tebal, mengilap, dan tersusun rapi pada batang sehingga tampilannya cocok untuk interior bergaya minimalis maupun modern. Bentuknya yang kompak juga membuatnya mudah ditempatkan di sudut ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, atau area lain yang membutuhkan sentuhan hijau.
ZZ plant memiliki rimpang yang mampu menyimpan air sehingga tanaman ini cukup toleran terhadap periode ketika penyiraman tidak dilakukan terlalu sering. Kondisi tersebut membuatnya cocok bagi orang yang sering sibuk atau terkadang lupa menyiram tanaman. Meski demikian, jangan menjadikan sifat tahan kering sebagai alasan untuk menyiram secara berlebihan ketika baru mengingatnya. Media tanam yang terlalu basah justru dapat meningkatkan risiko masalah pada akar dan rimpang.
Untuk perawatan sehari-hari, tempatkan ZZ plant pada area dengan cahaya terang tidak langsung hingga cahaya rendah. Pertumbuhannya biasanya lebih baik ketika memperoleh pencahayaan yang memadai, tetapi hindari paparan sinar matahari langsung yang terlalu kuat karena dapat menyebabkan daun mengalami kerusakan. Bersihkan daun ketika berdebu dan periksa kondisi media sebelum menyiram. Dengan rutinitas sederhana tersebut, ZZ plant dapat menjadi dekorasi hijau yang tidak membutuhkan banyak perhatian.
4. 4. Aglaonema
Aglaonema menjadi pilihan menarik bagi orang yang ingin menghadirkan tanaman dengan tampilan daun lebih dekoratif. Tanaman ini memiliki banyak variasi warna dan pola daun, mulai dari dominasi hijau hingga kombinasi hijau dengan semburat merah muda, merah, atau putih pada varietas tertentu. Karakter tersebut membuat aglaonema tidak hanya berfungsi sebagai tanaman, tetapi juga dapat menjadi aksen visual yang memperkuat dekorasi ruangan.
Aglaonema relatif toleran terhadap kondisi cahaya rendah, sehingga dapat dipertimbangkan untuk ruangan yang tidak mendapatkan sinar matahari langsung. Namun, kebutuhan cahaya dapat berbeda tergantung varietasnya, terutama pada tanaman dengan corak daun yang lebih terang. Cahaya yang terlalu sedikit dapat membuat pertumbuhan kurang optimal dan corak tertentu menjadi kurang menonjol. Karena itu, pilih lokasi dengan pencahayaan yang sesuai dan hindari paparan matahari langsung yang terlalu terik.
Dalam hal penyiraman, aglaonema tidak perlu terus-menerus berada dalam media yang basah. Siram ketika lapisan atas media mulai mengering dan gunakan pot dengan drainase yang baik. Daun yang lebar juga sebaiknya sesekali dibersihkan menggunakan kain lembut agar bebas dari debu. Dengan pencahayaan, penyiraman, dan drainase yang tepat, aglaonema dapat memberikan kesan ruangan yang lebih hijau dan segar tanpa membutuhkan rutinitas perawatan yang rumit.
5. 5. Peace Lily
Peace lily atau Spathiphyllum memiliki tampilan elegan dengan daun hijau mengilap dan bunga berwarna putih yang khas. Bentuknya yang rimbun membuat tanaman ini cocok digunakan untuk mengisi sudut ruangan yang terasa kosong. Kehadiran bunga putih di antara daun hijau juga dapat memberikan aksen yang lebih lembut sehingga cocok ditempatkan di ruang tamu, ruang kerja, maupun area lain dengan gaya interior minimalis.
Tanaman ini dapat tumbuh di dalam ruangan dengan cahaya terang tidak langsung hingga kondisi cahaya yang lebih rendah. Meski cukup toleran, pencahayaan tetap memengaruhi pertumbuhan dan kemampuannya menghasilkan bunga. Peace lily juga menyukai kelembapan yang cukup, sehingga jangan menempatkannya di area yang terlalu kering. Penyiraman dilakukan ketika media mulai mengering, tetapi tetap hindari kondisi pot yang terus-menerus tergenang.
Salah satu karakter peace lily yang memudahkan perawatannya adalah perubahan kondisi daun yang cukup mudah diamati. Ketika membutuhkan air, daunnya dapat terlihat layu dan kembali tegak setelah mendapatkan penyiraman yang sesuai. Namun, jangan menunggu tanaman terlalu sering mengalami kelayuan. Periksa media secara berkala dan sesuaikan frekuensi penyiraman dengan kondisi ruangan. Dengan perawatan yang konsisten tetapi sederhana, peace lily dapat memberikan nuansa hijau sekaligus sentuhan bunga di dalam rumah.
6. 6. Palem Kuning
Palem kuning atau Dypsis lutescens dapat menjadi pilihan jika ingin menghadirkan kesan tropis di dalam rumah. Tanaman ini memiliki banyak batang ramping dengan daun yang panjang dan melengkung sehingga memberikan tampilan rimbun. Karena bentuknya cukup tinggi, palem kuning cocok digunakan sebagai tanaman lantai untuk mengisi sudut ruangan yang kosong, terutama pada rumah yang memiliki plafon cukup tinggi.
Untuk pertumbuhan yang baik, palem kuning membutuhkan cahaya terang tidak langsung. Letakkan di dekat jendela atau area yang memperoleh pencahayaan cukup, tetapi hindari paparan matahari langsung yang terlalu kuat apabila tanaman belum terbiasa. Sirkulasi udara juga penting agar lingkungan di sekitar tanaman tidak terlalu lembap. Penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi media dan lingkungan, dengan memastikan air tidak menggenang di dalam pot.
Dibandingkan tanaman berukuran kecil, palem kuning memang membutuhkan ruang yang lebih luas karena tajuknya dapat berkembang. Namun, tanaman ini dapat menjadi pilihan dekorasi yang efektif karena satu pot saja sudah mampu memberikan dampak visual cukup besar. Pangkas daun yang sudah menguning atau rusak dan bersihkan daun secara berkala. Dengan penempatan yang tepat, palem kuning dapat membuat ruangan terasa lebih tropis, lapang, dan asri.
7. 7. Tanaman Karet
Tanaman karet atau Ficus elastica memiliki daun besar, tebal, dan mengilap yang memberikan kesan elegan sekaligus natural. Ukuran daunnya membuat tanaman ini cukup menonjol ketika ditempatkan di dalam ruangan, sehingga cocok menjadi titik fokus pada sudut tertentu. Varietas dengan daun hijau maupun kombinasi warna tertentu juga dapat disesuaikan dengan konsep interior rumah.
Tanaman karet menyukai cahaya terang tidak langsung dan dapat beradaptasi dengan kondisi indoor selama pencahayaannya memadai. Letakkan tanaman di dekat jendela dengan cahaya yang tersaring, bukan tepat di bawah sinar matahari yang sangat terik. Penyiraman dilakukan ketika lapisan atas media mulai mengering. Seperti tanaman indoor lainnya, drainase menjadi hal penting karena media yang terlalu basah dapat menyebabkan masalah pada akar.
Perawatan tanaman karet relatif sederhana, terutama jika ditempatkan di lokasi yang tepat sejak awal. Daunnya yang besar perlu dibersihkan sesekali agar debu tidak menumpuk dan mengurangi keindahan tanaman. Jika tanaman mulai tumbuh terlalu tinggi atau tidak sesuai dengan ruang yang tersedia, pemangkasan dapat dilakukan untuk mengatur bentuknya. Dengan karakter daun yang kuat dan bentuk yang menarik, tanaman karet dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan suasana asri tanpa membutuhkan perawatan setiap hari.
8. Pertanyaan & Jawaban Seputar Tanaman yang Bisa Membuat Ruangan Terasa Lebih Asri Tanpa Banyak Perawatan
1. Apa saja tanaman yang bisa membuat ruangan terasa lebih asri tanpa banyak perawatan?
Beberapa pilihan yang relatif mudah dirawat antara lain lidah mertua, sirih gading, ZZ plant, aglaonema, peace lily, palem kuning, dan tanaman karet. Setiap jenis tetap membutuhkan cahaya, air, dan sirkulasi udara yang sesuai agar dapat tumbuh sehat.
2. Tanaman indoor apa yang cocok untuk pemula?
Lidah mertua, sirih gading, dan ZZ plant dapat menjadi pilihan bagi pemula karena perawatannya relatif sederhana dan tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering. Meski demikian, kondisi ruangan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tanaman.
3. Apakah tanaman indoor harus disiram setiap hari?
Tidak. Frekuensi penyiraman bergantung pada jenis tanaman, ukuran pot, media tanam, suhu, kelembapan, dan pencahayaan ruangan. Sebaiknya periksa kondisi media tanam terlebih dahulu dan hindari menyiram ketika media masih terlalu basah.
4. Di mana sebaiknya tanaman diletakkan di dalam rumah?
Tanaman sebaiknya diletakkan di area yang mendapatkan pencahayaan sesuai kebutuhannya. Sebagian tanaman indoor menyukai cahaya terang tidak langsung, sementara beberapa jenis lebih toleran terhadap cahaya rendah. Area dekat jendela dengan cahaya tersaring dapat menjadi salah satu pilihan.
5. Apakah ruangan minim cahaya bisa diberi tanaman?
Bisa, tetapi pilih tanaman yang relatif toleran terhadap cahaya rendah, seperti ZZ plant, lidah mertua, atau beberapa jenis aglaonema. Perlu diingat, toleran terhadap cahaya rendah bukan berarti tanaman tidak membutuhkan cahaya sama sekali.
(kpl/iya)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Hasil Top 26 Dangdut Academy 8: Kadhafy Bangkalan Tersenggol
-
Dangdut Academy Lesti Kejora Rawat Karier Sejak Kecil, Ungkap Kunci Bertahan
-
Selebritis Pacaran Zahra DA7 dan Eby Rizta Bawakan Ulang 'Saat Bahagia' Versi Dangdut
