8 Cara Menanam Sawi Hijau dalam Botol Plastik Memanjang, Hanya Pakai Barang Bekas Sudah Bisa Panen

Cara Menanam Sawi Hijau dalam Botol Plastik Memanjang - AI generated
Kapanlagi.com - Cara menanam sawi hijau dalam botol plastik bisa jadi alternatif berkebun sayur tanpa menggunakan pot. Beberapa jenis botol bekas bisa dipakai, seperti bekas air minum, bekas soda sampai bekas minuman ringan.
Agar terlihat rapi dan mudah dirawat, kebun sawi di botol plastik tersebut baiknya ditata secara memanjang. Yang terpenting, sawi bisa terkena cahaya matahari, sirkulasi udara dan airnya terjaga serta ruang untuk akar tersedia.
Supaya tidak salah, dan sawi bisa tetap panen, berikut KapanLagi hadirkan cara budidayanya, Jumat (25/9).
Advertisement
1. Pilih Botol Plastik yang Akan Digunakan

Cara menanam sawi hijau bisa dimulai dengan menyiapkan botol plastik bekas air minum yang mempunyai ruang untuk menampung media dan akar tanaman. Botol kemudian digunakan dalam posisi tidur atau memanjang sehingga sisi badan botol menjadi bagian untuk membuat tempat tanam.
Bersihkan botol dari sisa minuman, lalu bilas bagian dalam sebelum digunakan. Tutup botol dapat tetap dipasang, sedangkan badan botol menjadi tempat media. Jika tersedia beberapa botol, masing-masing dapat disiapkan dengan bentuk yang sama agar penempatannya lebih mudah diatur.
Tips: Gunakan botol yang masih dapat mempertahankan bentuk ketika diisi media. Botol air minum berukuran sekitar 1,5 liter atau lebih bisa dipertimbangkan karena menyediakan ruang untuk media dibandingkan botol dengan ukuran yang lebih kecil.
2. Buat Lubang Memanjang pada Badan Botol
Letakkan botol dalam posisi tidur, kemudian buat bukaan berbentuk memanjang pada salah satu sisi badan botol. Bagian yang dibuka akan menjadi tempat memasukkan media sekaligus area untuk menanam sawi setelah benih atau bibit siap dipindahkan.
Jangan memotong seluruh sisi botol karena bagian bawah dan sisi lainnya tetap diperlukan untuk menahan media. Buat pula beberapa lubang pada bagian yang berada di bawah ketika botol diletakkan agar air dari penyiraman mempunyai jalan keluar.
Tips: Tentukan terlebih dahulu sisi botol yang akan menghadap ke atas dan ke bawah sebelum memotong. Gunakan alat potong dengan hati-hati dan rapikan bagian bekas potongan yang dapat mengganggu tangan saat mengisi media atau merawat tanaman.
3. Isi Botol dengan Media Tanam
Setelah wadah selesai dibuat, cara menanam sawi hijau dilanjutkan dengan mengisi bagian dalam botol menggunakan media tanam. Tanah dapat dicampur dengan kompos atau bahan organik yang biasa digunakan untuk menanam sayuran di dalam wadah.
Masukkan media melalui bukaan pada badan botol hingga tersedia ruang untuk pertumbuhan akar. Hindari menekan tanah terlalu padat karena air perlu masuk ke dalam media dan keluar melalui lubang yang telah dibuat pada bagian bawah botol.
Tips: Sisakan jarak antara permukaan media dan bibir bukaan botol agar tanah tidak mudah keluar ketika disiram. Periksa kembali lubang pembuangan setelah media dimasukkan untuk memastikan air tidak tertahan di dalam wadah.
4. Semai Benih Sawi Sebelum Dipindahkan

Benih sawi dapat disemai terlebih dahulu sebelum masuk ke botol yang sudah disiapkan. Penyemaian membantu benih memulai pertumbuhan sebelum tanaman menempati wadah yang akan digunakan sampai masa panen.
Letakkan benih pada media semai dan jaga kelembapannya selama proses pertumbuhan. Setelah muncul daun dan bibit mampu berdiri, tanaman dapat dipersiapkan untuk dipindahkan. Lakukan pemindahan dengan menjaga bagian akar agar tidak banyak mengalami kerusakan.
Tips: Hindari mencabut bibit dengan menarik bagian daun. Angkat bibit bersama sebagian media di sekitar akarnya sehingga tanaman tidak kehilangan seluruh media yang menempel saat dipindahkan ke dalam botol.
5. Tanam Bibit dengan Memberi Jarak
Cara menanam sawi hijau dalam botol memanjang perlu memperhatikan jumlah tanaman pada setiap wadah. Meskipun bukaan botol menyediakan ruang sepanjang badan wadah, jangan memenuhi seluruh bagian tersebut dengan bibit karena setiap tanaman membutuhkan tempat untuk membentuk daun dan akar.
Buat lubang pada media, masukkan akar bibit, lalu tutup kembali bagian sekitarnya dengan tanah. Pastikan pangkal tanaman berada di permukaan media dan tidak tertimbun terlalu dalam. Setelah selesai, siram secara perlahan untuk membantu media berada di sekitar akar.
Tips: Jika ruang dalam satu botol terbatas, kurangi jumlah tanaman daripada menempatkan bibit terlalu berdekatan. Beberapa botol dapat disusun berjajar apabila ingin menanam sawi dalam jumlah lebih banyak tanpa memenuhi satu wadah.
6. Tempatkan Botol agar Mendapat Sinar Matahari
Sawi memerlukan sinar matahari untuk mendukung pertumbuhan daun. Setelah bibit dipindahkan, tempatkan botol di halaman, teras, dekat pagar, atau bagian rumah yang mendapatkan paparan matahari selama beberapa jam dalam sehari.
Perhatikan pula posisi botol agar tidak mudah terguling ketika terkena angin atau tersenggol. Wadah dapat diletakkan pada rak, permukaan tanah, atau penyangga yang mampu mempertahankan posisinya selama tanaman tumbuh dan berat media bertambah setelah penyiraman.
Tips: Jika menggunakan beberapa botol, susun dengan jarak yang tidak membuat tanaman saling menutup. Cara menanam sawi hijau seperti ini membantu setiap tanaman memperoleh ruang sekaligus mempermudah penyiraman dan pemeriksaan daun.
7. Siram dan Beri Nutrisi Selama Pertumbuhan

Media di dalam botol mempunyai ruang yang terbatas sehingga kondisinya perlu diperiksa selama tanaman tumbuh. Lakukan penyiraman ketika media mulai kehilangan kelembapan, tetapi hindari membiarkan air terus menggenang di dasar wadah karena kondisi tersebut dapat mengganggu akar.
Nutrisi juga perlu diperhatikan karena tanaman mengambil unsur yang tersedia di dalam media selama membentuk daun. Kompos atau pupuk yang sesuai untuk tanaman sayuran dapat diberikan mengikuti kebutuhan dan petunjuk penggunaan produk apabila memakai pupuk dalam kemasan.
Tips: Periksa media dengan menyentuh bagian permukaannya sebelum menambahkan air. Penyiraman sebaiknya diarahkan ke media di sekitar pangkal tanaman dan dilakukan secukupnya sampai air dapat keluar melalui lubang pada bagian bawah botol.
8. Periksa Daun dan Singkirkan Gangguan
Selama masa pertumbuhan, periksa bagian atas dan bawah daun untuk melihat perubahan atau keberadaan serangga. Pemeriksaan juga dapat dilakukan pada batang dan permukaan media sehingga gangguan bisa diketahui sebelum menyebar ke tanaman lain yang berada dalam deretan botol.
Daun yang mengalami kerusakan atau membusuk dapat dipisahkan agar tidak menumpuk di sekitar tanaman. Gulma yang muncul di dalam media juga perlu dicabut karena ruang dan unsur dalam botol digunakan untuk pertumbuhan sawi yang sedang dibudidayakan.
Tips: Lakukan pemeriksaan ketika menyiram sehingga tidak membutuhkan kegiatan terpisah. Jika menemukan serangga, kenali terlebih dahulu gangguannya sebelum menentukan penanganan dan hindari menggunakan bahan tanpa mengetahui cara pemakaian serta pengaruhnya terhadap tanaman yang akan dikonsumsi.
9. Panen Sawi Setelah Ukurannya Sesuai
Cara menanam sawi hijau dalam botol berakhir pada tahap panen ketika tanaman sudah mencapai ukuran yang diinginkan. Waktu panen dapat berbeda bergantung pada varietas, kondisi tanaman, sinar matahari, air, media, dan perawatan selama masa pertumbuhan.
Sawi dapat dipanen dengan memotong tanaman pada bagian pangkal menggunakan alat yang telah dibersihkan. Cara lain adalah mengambil daun sesuai kebutuhan apabila jenis dan kondisi tanaman memungkinkan pemanenan dilakukan secara bertahap.
Tips: Lakukan panen sebelum daun terlalu lama dibiarkan pada tanaman apabila ukurannya sudah sesuai kebutuhan konsumsi. Setelah panen selesai, keluarkan sisa akar dan periksa kondisi wadah sebelum botol digunakan kembali untuk penanaman berikutnya.
10. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menanam Sawi Hijau dalam Botol
1. Apakah sawi hijau bisa ditanam dalam botol plastik?
Bisa. Botol dapat dijadikan wadah selama menyediakan ruang untuk media, akar, tanaman, serta mempunyai lubang untuk membuang air.
2. Berapa ukuran botol untuk menanam sawi?
Botol sekitar 1,5 liter atau lebih dapat digunakan. Semakin terbatas ukurannya, semakin sedikit pula ruang yang tersedia untuk media dan akar tanaman.
3. Apakah botol untuk menanam sawi harus dilubangi?
Ya. Lubang pada bagian bawah diperlukan agar air penyiraman dapat keluar dan tidak terus menggenang di sekitar akar.
4. Apakah sawi dalam botol harus terkena matahari?
Sawi membutuhkan sinar matahari selama pertumbuhannya. Botol dapat ditempatkan di area rumah yang mendapatkan paparan matahari selama beberapa jam setiap hari.
5. Berapa lama sawi hijau bisa dipanen?
Waktu panen bergantung pada varietas dan kondisi pertumbuhan. Sawi daun umumnya sudah dapat memasuki masa panen dalam hitungan beberapa minggu setelah penanaman.
(kpl/rul)
Advertisement
D Academy 8
- Fashion SelebritiPotret Seru Soimah di Dangdut Academy 8, Selfie Hingga Joget Bareng












































