CLOSE

Cara Memandulkan Kucing Betina dengan Aman dan Langkah-Langkahnya

Cara Memandulkan Kucing Betina dengan Aman dan Langkah-Langkahnya
cara memandulkan kucing betina (©Ilustrasi dibuat AI)

Cara memandulkan kucing betina yang paling efektif adalah sterilisasi, yaitu operasi pengangkatan indung telur dan rahim oleh dokter hewan. Prosedur ini permanen, sehingga kucing tidak bisa hamil dan tidak lagi mengalami masa birahi.

Ada juga pilihan sementara seperti suntikan, pil, atau implan hormon, tetapi masing- masing punya efek samping. Karena itu, langkah pertama dalam cara memandulkan kucing betina adalah berkonsultasi dengan dokter hewan supaya metodenya sesuai kondisi kucing.

Dilansir dari Healthline, sterilisasi atau ovariohysterectomy adalah prosedur bedah untuk mengangkat ovarium dan rahim kucing betina. Operasi ini termasuk salah satu prosedur yang paling sering dilakukan pada kucing dan risikonya umumnya sangat rendah.

1. 1. Menentukan Waktu dan Klinik yang Tepat

Sebelum memilih cara memandulkan kucing betina, kamu perlu tahu kapan waktu yang ideal. Jadwal yang tepat membuat manfaat kesehatannya lebih besar dan risiko operasinya lebih kecil.

  1. Kenali usia ideal: Banyak dokter hewan menyarankan sterilisasi sebelum birahi pertama, yang bisa datang paling cepat saat kucing berusia 4 bulan.

  2. Hindari operasi saat birahi: Masa birahi kucing rata-rata berlangsung sekitar 6 hari. Perhatikan tandanya, seperti mengeong keras, gelisah, dan berusaha kabur, lalu jadwalkan operasi setelah masa itu selesai.

  3. Pilih klinik terpercaya: Cari dokter hewan berpengalaman dan tanyakan rincian biayanya, termasuk pemeriksaan darah, obat, dan kontrol ulang.

  4. Diskusikan kondisi khusus: Kalau kucing sedang menyusui, tanyakan soal teknik sayatan di samping perut yang bisa menjadi pilihan.

Mengutip Chewy, sterilisasi pada kucing yang sedang birahi bisa memakan waktu lebih lama dan risiko perdarahannya sedikit lebih tinggi, sehingga sebagian dokter hewan memilih menunggu sampai siklus birahi selesai.

Dr. Brian Voynick, dokter hewan dan pemilik American Animal Hospital, dikutip dari Care.com, mengatakan, "Secara tradisional, usia untuk mensteril kucing selalu enam bulan, sebelum siklus birahi pertama." Dr. Taylor Truitt, dokter hewan di The Vet Set, menambahkan, "Yang utama, ini satu-satunya cara untuk mencegah kehamilan dan anak kucing yang tidak diinginkan."

2. 2. Menjalani Prosedur Sterilisasi di Dokter Hewan

Dalam praktiknya, cara memandulkan kucing betina lewat operasi berjalan cukup singkat. Supaya kamu lebih tenang, berikut gambaran urutan prosesnya dari persiapan sampai kucing boleh pulang.

  1. Puasakan kucing: Dokter hewan biasanya memberi instruksi untuk memuasakan kucing pada malam sebelum operasi, supaya lambungnya kosong dan kucing tidak muntah selama dibius.

  2. Pemeriksaan dan pembiusan: Kucing diperiksa dulu, lalu dibius total sehingga tertidur dan tidak merasakan sakit.

  3. Pencukuran dan sayatan: Tim medis mencukur bulu perut agar area operasi terlihat jelas, lalu membuat sayatan sekitar 1-2 inci.

  4. Pengangkatan organ reproduksi: Melalui sayatan itu, dokter mengangkat ovarium dan rahim, lalu menjahit lukanya.

  5. Pemantauan saat siuman: Kucing tetap di klinik selama proses siuman, dan biasanya kamu akan dihubungi saat ia sudah siap dibawa pulang.

Prosedurnya biasanya berlangsung 20-30 menit, tetapi durasinya bisa berbeda tergantung usia, berat badan, dan kondisi kesehatan kucing.

3. 3. Merawat Kucing Setelah Operasi

Bagian terpenting dari cara memandulkan kucing betina justru ada di rumah, yaitu masa pemulihan. Umumnya pemulihan total butuh sekitar 10-14 hari.

  1. Siapkan ruang istirahat yang tenang: Letakkan tempat tidur, air minum, dan kotak pasir yang mudah dijangkau di ruangan yang jauh dari keramaian.

  2. Pasang cone atau baju pemulihan: Lidah kucing kasar, jadi jilatan bisa menarik jahitan dan membuka luka. Biarkan pelindung ini terpasang selama masa pemulihan.

  3. Batasi gerakan: Cegah kucing berlari, melompat, dan memanjat setidaknya selama seminggu supaya jahitan tidak tertarik.

  4. Jaga luka tetap kering: Jangan mandikan kucing dan cek area sayatan setiap hari untuk melihat tanda kemerahan, bengkak, atau cairan.

  5. Waspadai tanda bahaya: Segera hubungi dokter hewan kalau kucing tidak mau makan lebih dari 48 jam, muntah, diare, atau lukanya terus berdarah.

  6. Datang ke jadwal kontrol: Tetap datang kontrol walaupun kucing terlihat sehat.

Sebagaimana dikutip dari PetMD, dokter hewan akan memeriksa ulang setelah 10-14 hari untuk memastikan sayatan sudah sembuh dengan baik. Jennifer Coates, penasihat veterinernya, juga mengingatkan bahwa "kanker kelenjar susu pada kucing cenderung sangat agresif dibandingkan spesies lain."

Tips: Saat menggendong kucing yang baru dioperasi, topang dada dan pinggulnya supaya perutnya tidak tertekan. Kalau kamu juga merawat anak kucing yatim, pelajari dulu cara merawat anak kucing sebelum menjadwalkan sterilisasinya.

4. Alternatif Nonbedah dan Manfaat Sterilisasi yang Perlu Kamu Tahu

Sebagian pemilik ingin cara yang tidak permanen, biasanya karena masih ingin mengembangbiakkan kucingnya. Sebelum memilih, kamu perlu tahu bahwa kucing betina yang tidak disteril akan terus mengalami birahi secara berkala. Mark Stickney, profesor di Texas A&M College of Veterinary Medicine, dikutip dari Texas A&M University, menjelaskan, "Sterilisasi adalah pengangkatan organ reproduksi pada anjing dan kucing betina."

"Hewan betina bisa mengalami kanker kelenjar susu, kanker rahim, kanker ovarium, dan pyometra jika tidak disteril," ujar Stickney.
  • Karantina saat birahi: Ini cara paling alami, yaitu menjauhkan kucing dari pejantan setiap kali birahi. Masalahnya, kucing bisa birahi berkali-kali dalam setahun, jadi cara ini melelahkan.

  • Pil atau suntikan progestin: Hormon seperti medroxyprogesterone acetate hanya bisa didapat dengan resep dokter hewan. Penelitian menunjukkan, tanpa pengawasan, hormon ini bisa memicu infeksi rahim, tumor kelenjar susu, dan diabetes.

  • Implan GnRH (deslorelin): Studi menunjukkan implan 9,4 mg dapat menekan kesuburan sekitar 2 tahun dan efeknya bisa pulih. Namun, birahi sementara bisa muncul setelah implan dipasang dan perlu diawasi.

  • Implan melatonin: Implan ini meniru kondisi siang hari yang pendek, sehingga birahi tertunda sekitar 2-4 bulan.

  • Keterbatasan cara nonbedah: Para ahli menyimpulkan belum ada kontrasepsi nonbedah yang bisa menggantikan sterilisasi.

  • Manfaat kesehatan sterilisasi: Sterilisasi sebelum birahi pertama menurunkan risiko kanker kelenjar susu secara signifikan dan mencegah infeksi rahim.

  • Manfaat perilaku: Kucing yang sudah disteril tidak lagi mengeong keras atau mencoba kabur karena birahi.

5. Pertanyaan dan Jawaban Seputar Memandulkan Kucing Betina

Apakah kepribadian kucing berubah setelah disteril?

Umumnya tidak. Sebagian besar kucing tetap punya kepribadian yang sama. Bedanya, perilaku khas birahi seperti mengeong keras dan gelisah akan berkurang.

Bolehkah kucing yang sedang birahi langsung disteril?

Bisa saja, tetapi risikonya lebih tinggi, misalnya perdarahan lebih banyak dan pemulihan lebih lama. Banyak dokter hewan menyarankan menunggu sampai masa birahi selesai.

Berapa lama kucing pulih setelah sterilisasi?

Kebanyakan kucing mulai aktif lagi dalam beberapa hari. Namun, luka biasanya butuh 10-14 hari untuk sembuh total, jadi aktivitasnya tetap perlu dibatasi selama masa itu.

Daftar Referensi

  1. Healthline. About Spay Surgery and How to Help Your Cat Recover. Diakses pada 2 November 2026, dari https://www.healthline.com/health/pet-health/cat-spay-surgery
  2. Chewy. What Is Cat Spaying: Benefits, Cost, Recovery, and FAQs. Diakses pada 2 November 2026, dari https://www.chewy.com/education/cat/health-and-wellness/cat-spaying
  3. PetMD. Cat Spay: Benefits, Cost, and How To Prepare Your Cat. Diakses pada 2 November 2026, dari https://www.petmd.com/cat/procedure/cat-spay
  4. Care.com. Spaying a Cat: The Benefits and Cost. Diakses pada 2 November 2026, dari https://www.care.com/c/spaying-a-cat-the-benefits-and-cost/
  5. Texas A&M College of Veterinary Medicine. Spaying and Neutering Pets May be Best Decision for Pet Health. Diakses pada 2 November 2026, dari https://vetmed.tamu.edu/news/pet-talk/spaying-and-neutering-pets-may-be-best-decision-for-pet-health

(kpl/phi)

Rekomendasi

Trending