Cara Menggunakan Oven Tangkring yang Benar agar Hasil Panggang Sempurna
5. Cara Menggunakan Oven Tangkring untuk Memanggang Bolu (h)
Kapanlagi.com - Oven tangkring menjadi pilihan praktis bagi banyak rumah tangga yang ingin memanggang kue tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk oven listrik.[1] Alat panggang tradisional ini bekerja dengan memanfaatkan panas dari kompor yang menyebar ke seluruh bagian dalam oven.[1]
Memahami cara menggunakan oven tangkring dengan benar sangat penting agar hasil pemanggangan matang merata tanpa bagian yang gosong atau masih mentah. Kunci keberhasilannya terletak pada kontrol api kompor dan penempatan loyang yang strategis.[1]
Meskipun tidak dilengkapi pengatur suhu otomatis seperti oven modern, dengan teknik yang tepat, kue yang dihasilkan bisa sama sempurnanya.[1] Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menggunakan oven tangkring mulai dari persiapan, langkah memanggang, hingga tips mengatasi masalah umum.
Advertisement
Menurut para ahli kuliner, oven konvensional seperti oven tangkring memerlukan penyesuaian khusus dalam hal pengaturan suhu dan waktu pemanggangan dibandingkan oven listrik modern. Pemahaman tentang karakteristik alat ini akan sangat membantu menghasilkan kue yang berkualitas.[5]
1. 1. Cara Menggunakan Oven Tangkring dengan Mengenal Bagian-Bagiannya
Sebelum mempraktikkan cara menggunakan oven tangkring, penting untuk mengenal terlebih dahulu bagian-bagian utama alat ini. Pemahaman tentang konstruksi oven akan membantu Anda mengoperasikannya dengan lebih efektif dan menghasilkan panggang yang sempurna.
Kenali ruang panggang: Oven tangkring adalah jenis oven tradisional yang diletakkan di atas kompor sebagai sumber panasnya.[1] Ruang panggang dirancang untuk menampung panas yang naik dari kompor.[1]
Pahami fungsi rak bertingkat: Konstruksi oven tangkring umumnya terdiri dari tiga rak, yakni atas, tengah, dan bawah.[2] Rak-rak ini memungkinkan pengguna menempatkan loyang pada posisi yang berbeda sesuai kebutuhan.[1]
Perhatikan tutup oven: Tutup pintu di oven tangkring umumnya cukup sederhana, hanya berupa palang kecil yang berputar 180 derajat di tengah untuk mencegah pintu terbuka.[2] Jika masih ada celah, tambahkan ganjalan untuk menekan pintu agar lebih rapat.[2]
Ketahui material oven: Alat ini terbuat dari logam dengan desain sederhana dan dinding yang relatif tipis sehingga panas dari kompor bisa langsung disalurkan ke bagian dalam oven.[4]
2. 2. Cara Menggunakan Oven Tangkring untuk Pemanasan Awal
Pemanasan awal atau preheating merupakan langkah krusial dalam cara menggunakan oven tangkring. Tanpa pemanasan yang tepat, adonan yang dimasukkan akan mengalami perubahan suhu yang drastis sehingga mempengaruhi tekstur dan tingkat kematangan kue.[1]
Panaskan oven baru beberapa kali: Oven tangkring baru yang belum pernah dipakai biasanya akan berasap dan mengeluarkan bau sangit ketika pertama kali dipanaskan.[2] Lakukan pemanasan selama 15 menit dengan api cenderung sedang, ulangi 3 kali dengan jeda 10 menit.[2]
Lakukan preheating sebelum memanggang: Panaskan oven selama 10 hingga 15 menit dengan api kecil hingga sedang sebelum memasukkan adonan.[1] Pastikan tutup oven tertutup rapat selama proses pemanasan agar panas tidak keluar.[1]
Pastikan suhu sudah stabil: Masukkan kue saat oven telah mencapai suhu yang diinginkan atau saat sudah panas betul.[3] Proses pemanasan awal ini sangat penting untuk memastikan suhu dalam oven sudah stabil dan merata di seluruh bagian.[1]
Baca juga: Panduan menggunakan oven kompor untuk pemula
3. 3. Cara Menggunakan Oven Tangkring dengan Mengatur Suhu yang Tepat
Salah satu tantangan utama dalam cara menggunakan oven tangkring adalah mengatur suhu tanpa indikator otomatis. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan suhu yang sesuai.
Gunakan termometer oven: Penggunaan termometer oven sangat disarankan untuk mengukur suhu di dalam oven tangkring karena oven jenis ini tidak dilengkapi dengan indikator suhu otomatis.[1] Termometer ini bisa dibeli di pasaran.[3]
Pelajari perkiraan suhu dari api kompor: Gunakan api kecil cenderung sedang untuk suhu sekitar 150 derajat Celsius dan api sedang cenderung besar untuk suhu sekitar 180 derajat Celsius.[2] Kisaran suhu ini tentu berbeda tergantung karakteristik kompor masing-masing.[2]
Sesuaikan api dengan jenis kue: Untuk kue kering, suhu yang dibutuhkan biasanya sekitar 150-170 derajat Celsius.[1] Untuk bolu, suhu umumnya berkisar 160-180 derajat Celsius.[5]
Jaga kestabilan suhu: Setelah memasukkan loyang, kecilkan api kompor menjadi api kecil hingga sedang.[1] Api yang terlalu besar akan membuat suhu oven naik terlalu cepat dan menyebabkan kue gosong sebelum matang sempurna.[1]
Baca juga: Cara menggunakan oven api atas bawah
4. 4. Cara Menggunakan Oven Tangkring untuk Memanggang Kue Kering
Memanggang kue kering merupakan salah satu penggunaan paling populer dari oven tangkring. Berikut langkah-langkah cara menggunakan oven tangkring untuk kue kering agar hasilnya renyah dan matang merata.
Siapkan loyang dengan benar: Loyang harus dilapisi dengan kertas roti atau diolesi margarin tipis agar kue tidak lengket saat matang.[1] Pastikan loyang yang digunakan sesuai dengan ukuran oven tangkring agar udara panas masih bisa bersirkulasi dengan baik.[1]
Letakkan alas di rak bawah: Letakkan seng atau loyang kosong di rak paling bawah sebagai alas untuk mencegah panas langsung dari api kompor mengenai bagian bawah loyang kue.[1]
Tempatkan loyang di rak tengah: Penempatan adonan di rak tengah adalah hal yang tepat karena memberikan distribusi panas yang paling merata.[2] Posisi ini tidak terlalu dekat dengan sumber panas di bawah maupun terlalu jauh dari sirkulasi panas di bagian atas oven.[1]
Panggang secara bertahap: Jangan memaksakan terlalu banyak adonan dalam satu loyang.[6] Memberikan ruang yang cukup antara setiap kue memungkinkan udara panas bersirkulasi dengan baik.[1]
Putar posisi loyang: Setelah 10-15 menit pemanggangan, putar posisi loyang 180 derajat agar semua bagian kue mendapat panas yang sama.[1]
Pantau kematangan: Kue kering biasanya matang dalam waktu 20-30 menit tergantung jenis dan ukurannya.[1] Kue yang sudah matang akan berwarna keemasan dan terasa keras saat disentuh.[1]
5. 5. Cara Menggunakan Oven Tangkring untuk Memanggang Bolu
Selain kue kering, oven tangkring juga bisa digunakan untuk memanggang bolu. Cara menggunakan oven tangkring untuk bolu memerlukan perhatian ekstra pada pengaturan suhu dan waktu agar hasilnya tidak bantat.
Panaskan oven lebih dulu: Panaskan oven selama 10-15 menit dengan api kecil-sedang sebelum memasukkan adonan bolu.[5]
Olesi loyang dengan margarin dan tepung: Tuang adonan bolu ke loyang yang sudah diolesi margarin dan tepung agar tidak lengket.[5]
Letakkan loyang di rak tengah: Hindari terlalu dekat dengan api untuk mencegah bagian bawah gosong sementara bagian atas masih mentah.[5]
Tutup oven rapat: Jangan sering dibuka selama 20-25 menit pertama agar adonan tidak kempis.[5]
Cek kematangan dengan tusuk sate: Jika keluar bersih, bolu sudah matang.[5] Angkat dan dinginkan di suhu ruang sebelum dipotong agar tekstur lebih kokoh.[5]
6. 6. Cara Menggunakan Oven Tangkring untuk Memanggang Roti
Memanggang roti dengan oven tangkring memerlukan sedikit penyesuaian karena roti membutuhkan kelembapan yang cukup agar tidak kering. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan.
Olesi adonan dengan susu: Oleskan susu cair pada adonan sebelum dipanggang agar roti tidak kering dan permukaannya lebih mengkilap.[4]
Masukkan air dalam oven: Letakkan semangkuk air di dalam oven pada rak paling bawah untuk menciptakan uap sehingga roti lebih lembut.[4]
Atur posisi loyang di rak tengah: Menempatkan roti di rak paling bawah bisa membuat roti cepat gosong karena suhunya terlalu tinggi.[4]
Pantau suhu dan waktu: Biasanya, waktu pemanggangan roti berkisar antara 25-30 menit tergantung jenis roti.[4]
Cek kematangan roti: Ketuk bagian atas roti, jika terdengar suara agak kosong berarti roti sudah matang.[4]
Dinginkan dengan benar: Setelah matang, oleskan butter di bagian atas roti agar terlihat mengkilap dan biarkan dingin di cooling rack.[4]
7. 7. Cara Menggunakan Oven Tangkring dengan Teknik Api Atas
Oven tangkring secara alami hanya memiliki sumber panas dari bawah yang berasal dari kompor. Namun, ada teknik khusus untuk mendapatkan panas dari atas yang bisa menyempurnakan hasil pemanggangan.
Siapkan arang menyala: Oven tangkring juga bisa menggunakan api atas dengan cara meletakkan arang dalam keadaan menyala di atas oven.[3]
Atur api bawah sesuai kebutuhan: Api bawah boleh tetap menyala atau dimatikan, ikuti saja saran dari resep yang digunakan.[3]
Gunakan di menit akhir: Teknik api atas biasanya diterapkan di beberapa menit terakhir pemanggangan untuk memberi warna kecokelatan yang cantik pada permukaan kue.[5]
8. 9. Cara Menggunakan Oven Tangkring di Ruang Terbuka
Beberapa orang menggunakan oven tangkring di area dapur terbuka atau teras. Hal ini memerlukan perhatian khusus agar proses pemanggangan tetap optimal. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan.
Lindungi oven dari angin: Bila Anda menggunakan oven di ruang terbuka, tutupi bagian belakang dan samping oven agar api tidak padam atau terganggu dengan hembusan angin di sekitar.[3]
Pastikan posisi oven stabil: Gunakan alas yang kokoh dan rata di bawah kompor untuk memastikan oven berada dalam posisi yang benar-benar datar selama proses pemanggangan berlangsung.[1]
Perhatikan api kompor lebih sering: Angin bisa membuat api kompor berfluktuasi, sehingga Anda perlu lebih sering memantau kestabilan api saat memanggang di ruang terbuka.
9. Tips Penting Saat Menggunakan Oven Tangkring bagi Pemula
Bagi pemula yang baru pertama kali mencoba, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan agar proses memanggang berjalan lancar. Kunci utama keberhasilan menggunakan oven tangkring adalah pengalaman, semakin sering berlatih maka semakin jago pula hasilnya.[3]
Jangan tinggalkan proses pemanggangan: Oven tangkring tidak bekerja seperti oven listrik yang bisa ditinggal karena dapat mematikan mesin secara otomatis.[6] Anda harus terus memperhatikan proses pemanggangan supaya hasilnya tepat.[6]
Hindari membuka tutup terlalu sering: Hindari membuka tutup oven saat proses pemanggangan berlangsung karena dapat mengubah suhu dan mengganggu proses adonan mengembang.[2]
Catat pengaturan api yang berhasil: Setiap kompor memiliki karakteristik api yang berbeda, sehingga Anda perlu melakukan beberapa kali percobaan untuk menemukan pengaturan yang pas.[7] Catat pengaturan api yang berhasil untuk setiap jenis makanan agar bisa direplikasi.[7]
Gunakan loyang yang tepat: Pilih loyang yang sesuai ukuran oven tangkring dan tidak terlalu besar sehingga udara panas masih bisa bersirkulasi dengan baik di sekitar loyang.[1]
Perhatikan jarak antar kue: Jarak antara kue dalam loyang harus diperhatikan agar setiap kue mendapat panas yang merata.[1]
Hindari overbaked: Karena tidak memiliki timer khusus, Anda harus bisa menentukan waktu terbaik dalam memanggang kue.[6] Jangan sampai kue kering menjadi overbaked dan mengubah rasa hingga penampilannya.[6]
10. Jenis Kue yang Bisa Dipanggang dengan Oven Tangkring
Meskipun sederhana, oven tangkring tetap mampu menghasilkan berbagai jenis kue dengan kualitas yang baik jika digunakan dengan teknik yang benar.[1] Berikut beberapa jenis kue yang bisa Anda buat menggunakan oven tangkring.
Kue kering Lebaran: Oven tangkring dapat digunakan untuk memanggang berbagai jenis kue kering seperti nastar, kastengel, putri salju, dan cookies lainnya.[1]
Bolu dan cake: Bolu panggang klasik, bolu marmer, hingga bolu gulung bisa dibuat dengan oven tangkring asalkan suhu dijaga stabil.[5]
Roti: Dengan teknik yang tepat seperti menambahkan semangkuk air di dalam oven, roti yang dipanggang bisa tetap lembut dan tidak kering.[4]
Kue kering kekinian: Berbagai kue kering kekinian juga bisa dipanggang menggunakan oven tangkring dengan penyesuaian suhu dan waktu.
Baca juga: Resep kue Lebaran mudah dan nikmat
11. Perawatan dan Penyimpanan Oven Tangkring
Merawat oven tangkring dengan baik akan memperpanjang usia pakainya dan memastikan hasil pemanggangan yang konsisten. Perawatan rutin sangat penting untuk menjaga oven kompor tetap berfungsi optimal dan awet.[7]
Setelah selesai digunakan, biarkan oven mendingin sepenuhnya sebelum dibersihkan. Jangan pernah mencuci oven saat masih panas karena perubahan suhu mendadak dapat merusak material dan menyebabkan deformasi.[7] Untuk pembersihan rutin, gunakan spons lembut dengan air sabun hangat untuk membersihkan bagian dalam dan luar oven, serta hindari penggunaan bahan pembersih yang terlalu abrasif.[7]
Rak-rak oven dapat dilepas dan dicuci secara terpisah untuk pembersihan yang lebih menyeluruh.[1] Simpan oven di tempat yang kering dan terhindar dari kelembaban untuk mencegah karat.[7] Dengan perawatan yang tepat, oven tangkring dapat bertahan lama dan selalu siap digunakan kapan saja.[7]
Baca juga: Cara ampuh bersihkan kerak di tungku kompor
12. Keunggulan dan Kekurangan Oven Tangkring
Sebelum memutuskan untuk membeli dan mempelajari cara menggunakan oven tangkring, ada baiknya mengetahui keunggulan dan kekurangan alat ini agar ekspektasi Anda sesuai dengan kenyataan.
Keunggulan utama oven tangkring adalah harganya yang terjangkau dan tidak memerlukan listrik untuk beroperasi.[1] Harga oven tangkring biasanya dibanderol sekitar 100 ribu hingga 200 ribuan, tergantung merek dan ketebalan.[2] Hal ini menjadikannya pilihan ekonomis bagi pelaku usaha kue rumahan atau ibu rumah tangga yang ingin membuat kue tanpa investasi besar.[1]
Namun, salah satu kelemahan oven tangkring yang paling menonjol adalah panasnya yang tidak merata.[2] Keluhan yang sering muncul adalah bagian bawah kue sering gosong sementara bagian atas belum matang sempurna.[5] Meski demikian, dengan teknik yang tepat dan pengalaman yang cukup, kekurangan ini bisa diatasi dengan baik.
Terlepas dari kekurangannya, oven tangkring cukup sepadan untuk dibeli, apalagi bagi pemula yang ingin belajar baking dengan bujet terbatas.[2] Semakin sering berlatih, Anda akan semakin mahir dan bisa menaklukkan berbagai jenis kue dengan oven tangkring.[3]
Baca juga: Panduan lengkap cara menggunakan oven gas
13. FAQ
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan oven tangkring?
Oven tangkring memerlukan waktu pemanasan awal sekitar 10-15 menit dengan api sedang sebelum siap digunakan.[1] Waktu ini diperlukan agar suhu dalam oven mencapai tingkat yang stabil dan merata di seluruh bagian sehingga kue dapat matang dengan sempurna.
Apakah harus menggunakan termometer oven saat memanggang?
Penggunaan termometer oven sangat disarankan karena oven tangkring tidak memiliki indikator suhu otomatis.[1] Termometer membantu memastikan suhu dalam oven sesuai dengan yang dibutuhkan dalam resep sehingga hasil pemanggangan lebih konsisten. Namun, jika tidak punya termometer, Anda bisa mengira-ngira suhu dari besar kecilnya api kompor.[2]
Mengapa kue saya gosong di bagian bawah saat menggunakan oven tangkring?
Kue gosong di bagian bawah biasanya terjadi karena panas langsung dari api kompor mengenai loyang.[1] Solusinya adalah dengan menempatkan alas berupa loyang kosong atau seng di rak paling bawah, serta menggunakan bata sebagai pijakan oven agar tidak terlalu dekat dengan api.[3]
Bagaimana cara mengetahui kue sudah matang di oven tangkring?
Untuk kue kering, kue yang sudah matang akan berwarna keemasan dan terasa keras saat disentuh.[1] Untuk bolu, gunakan tusuk sate atau lidi yang ditusukkan ke bagian tengah kue. Jika keluar bersih tanpa adonan yang menempel, berarti kue sudah matang sempurna.[5]
Apakah oven tangkring bisa digunakan untuk semua jenis kue?
Oven tangkring dapat digunakan untuk memanggang berbagai jenis kue seperti nastar, kastengel, putri salju, bolu, dan roti.[1] Kuncinya adalah memahami cara mengatur suhu dan waktu pemanggangan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing jenis kue.[1] Namun, tidak semua resep cocok untuk oven tangkring, terutama yang membutuhkan suhu sangat presisi.[5]
Berapa kali harus memutar posisi loyang saat memanggang?
Idealnya, putar posisi loyang satu kali di tengah proses pemanggangan, yaitu setelah 10-15 menit.[1] Jika memanggang dengan rak atas dan bawah secara bersamaan, tukar juga posisi rak atas dan bawah agar kematangan merata.[3] Memutar loyang membantu mengatasi distribusi panas yang tidak merata pada oven tangkring.
Bagaimana cara merawat oven tangkring agar awet?
Biarkan oven mendingin sepenuhnya sebelum dibersihkan dan jangan pernah mencuci oven saat masih panas.[7] Gunakan spons lembut dengan air sabun hangat untuk membersihkan bagian dalam dan luar oven. Simpan oven di tempat yang kering dan terhindar dari kelembaban untuk mencegah karat.[7]
Daftar Referensi
- KapanLagi.com. Cara Menggunakan Oven Tangkring untuk Kue Kering. Diakses pada 10 Maret 2026, dari https://www.kapanlagi.com/feeds/cara-menggunakan-oven-tangkring-untuk-kue-kering-eb830a155b.html
- Mojok.co. 5 Kiat Jitu Menggunakan Oven Tangkring bagi Pemula. Diakses pada 10 Maret 2026, dari https://mojok.co/terminal/5-kiat-jitu-menggunakan-oven-tangkring-bagi-pemula/
- SajianSedap.com. Tips Memakai Oven Tangkring Untuk Memanggang Kue Agar Matang Merata dan Tidak Gosong. Diakses pada 10 Maret 2026, dari https://sajiansedap.grid.id/read/104050864/tips-memakai-oven-tangkring-untuk-memanggang-kue-agar-matang-merata-dan-tidak-gosong-pemula-harus-catat
- ManunggalPerkasa.co.id. Cara Memanggang Roti Menggunakan Oven Tangkring. Diakses pada 10 Maret 2026, dari https://manunggalperkasa.co.id/cara-memanggang-roti-menggunakan-oven-tangkring/
- Mitra10.com. Cara Menggunakan Oven Tangkring untuk Bolu. Diakses pada 10 Maret 2026, dari https://www.mitra10.com/blog/cara-menggunakan-oven-tangkring-untuk-bolu
- IDNTimes.com. 5 Tips Memanggang Kue Kering dengan Oven Tangkring. Diakses pada 10 Maret 2026, dari https://www.idntimes.com/food/dining-guide/5-tips-memanggang-kue-kering-dengan-oven-tangkring-pemula-harus-tahu-01-tdp64-m8481p
- KapanLagi.com. Cara Menggunakan Oven Kompor untuk Pemula. Diakses pada 10 Maret 2026, dari https://www.kapanlagi.com/feeds/cara-menggunakan-oven-kompor-untuk-pemula-28ea6a155a.html
(kpl/fds)
Advertisement
D Academy 8
-
Anak Selebritis Indonesia Potret Soimah Gendong Arjuna, Anak Putri Isnari Bikin Gemas di Dangdut Academy 8
-
Dangdut Academy Dangdut Academy 8 Top 21 Dimulai, Simak Beberapa Aturan Baru