Cara Menggunakan Pinterest untuk Bisnis dan Memaksimalkan Potensi Pemasaran Visual
cara menggunakan pinterest untuk bisnis (credit: Ilustrasi AI)
Kapanlagi.com - Pinterest marketing melibatkan pembuatan dan berbagi konten visual (Pin) yang mengarahkan kembali ke website, produk, atau konten Anda. Cara menggunakan Pinterest untuk bisnis kini menjadi keterampilan yang penting dikuasai oleh para pelaku usaha digital. Pinterest bekerja layaknya mesin pencari visual, sehingga konten yang dioptimasi dengan kata kunci menjadi sangat krusial.
Dengan lebih dari 600 juta pengguna aktif bulanan, Pinterest menjadi tempat yang ideal untuk terhubung dengan konsumen yang siap berinteraksi dengan brand. Platform ini berbeda dari media sosial lainnya karena para penggunanya datang dengan purchase intent yang tinggi. Pinterest melaporkan bahwa 85% Pinners mingguan di AS pernah melakukan pembelian berdasarkan produk yang di-pin oleh brand.
Hal ini menciptakan visibilitas gabungan: Pin yang populer dapat menghasilkan traffic selama bertahun-tahun setelah posting awal, tidak seperti sifat konten yang cepat hilang di Instagram atau TikTok. Memahami cara menggunakan Pinterest untuk bisnis akan membuka peluang besar dalam menjangkau audiens baru dan meningkatkan penjualan.
Advertisement
Menurut pakar pemasaran Neil Patel, "Pinterest bekerja sama seperti Google dalam arti bahwa kata kunci menghasilkan hasil pencarian. Jika Anda mulai mencari kata kunci terkait pemasaran digital, Anda akan mendapatkan hasil tentang pemasaran digital." Pendekatan ini menjadikan Pinterest sebagai platform yang sangat strategis untuk bisnis dari berbagai skala.
1. Membuat dan Mengoptimasi Akun Bisnis Pinterest
Langkah pertama dalam cara menggunakan Pinterest untuk bisnis adalah menyiapkan akun bisnis yang profesional. Akun bisnis memberikan akses ke alat-alat canggih seperti iklan dan analitik yang tidak tersedia pada akun Pinterest standar.
Daftar atau Konversi Akun: Jika sudah memiliki akun personal, Anda dapat mengonversinya menjadi akun bisnis dalam beberapa langkah sederhana, atau mendaftar akun baru jika ingin memisahkan akun personal dan bisnis.
Lengkapi Profil Bisnis: Visual profil Anda merupakan area utama untuk memperkuat branding. Pastikan visual berkualitas tinggi dan sesuai dengan brand untuk memberikan tampilan profil yang profesional. Gunakan logo bisnis sebagai foto profil dan tambahkan deskripsi yang mengandung kata kunci relevan.
Klaim Website Anda: Langkah terakhir dalam mempersiapkan profil bisnis Pinterest adalah menghubungkan dan memverifikasi website bisnis Anda dengan menambahkan meta tag atau mengunggah file HTML ke website.
Aktifkan Fitur Bisnis: Dengan akun bisnis, Anda akan memiliki lebih banyak alat untuk menjangkau audiens dan mengembangkan bisnis, termasuk akses ke iklan, analitik, dan insight audiens kustom.
Baca juga: Cara menggunakan WA Bisnis untuk mengembangkan usaha
2. Membangun Identitas Visual Brand yang Konsisten
Identitas visual yang kuat merupakan fondasi penting dalam cara menggunakan Pinterest untuk bisnis. Karena Pinterest adalah platform yang sangat bergantung pada visual, konsistensi tampilan menjadi faktor penentu keberhasilan.
Tentukan Palet Warna dan Font: Pastikan semua Pin yang diunggah menggunakan warna, font, dan gaya yang selaras dengan identitas visual brand Anda. Dengan tampilan yang seragam, brand akan lebih mudah dikenali.
Gunakan Template Pin: Brand e-commerce besar menskalakan Pinterest dengan membuat template Pin, memusatkan aset kreatif, dan menggunakan ulang konten dari channel lain. Anda bisa memanfaatkan Canva untuk membuat template yang konsisten.
Optimalkan Foto Profil dan Cover: Ada dua area profil utama yang perlu di-branding: foto profil dan cover. Upload foto profil yang paling mewakili bisnis Anda, biasanya logo dalam ukuran 165 x 165 piksel. Cover adalah tempat sempurna untuk menambahkan grafis, foto produk, atau visual musiman.
Manfaatkan Pinterest Palette dan Pinterest Predicts: Jika belum yakin harus memulai dari mana dengan tema atau estetika visual, gunakan Pinterest Palette untuk melihat warna terpopuler tahun ini dan Pinterest Predicts untuk insight berbasis data tentang tren terkini.
3. Membuat dan Mengorganisir Board Pinterest yang Strategis
Mengorganisir board dengan strategi yang tepat adalah bagian penting dari cara menggunakan Pinterest untuk bisnis yang efektif. Board berfungsi sebagai etalase digital yang membantu audiens menemukan konten relevan.
Pilih Tema Board Berdasarkan Riset: Kata kunci yang Anda pilih saat menyiapkan board sangat penting karena mendorong hasil pencarian di seluruh platform. Untuk menemukan kata kunci paling relevan, ketik kata kunci di bilah pencarian Pinterest, dan saran yang muncul akan memberikan insight tentang search intent konsumen.
Beri Nama Board dengan Kata Kunci Utama: Gunakan nama board yang deskriptif dan mengandung kata kunci relevan, bukan nama kreatif yang sulit dipahami algoritma Pinterest.
Buat Variasi Board yang Relevan: Jangan hanya memposting foto produk. Tambahkan Board lain yang memberikan nilai tambah bagi pengikut agar tidak terlihat terlalu berjualan, seperti board tren terbaru, showcase, atau tutorial.
Gunakan Deskripsi Board yang Informatif: Setiap board harus memiliki deskripsi yang menjelaskan isinya dan mengandung kata kunci relevan untuk meningkatkan visibilitas di hasil pencarian Pinterest.
Baca juga: Tips sosial media marketing untuk mengembangkan bisnis
4. Membuat Pin yang Menarik dan Berkualitas Tinggi
Kualitas visual adalah segalanya di Pinterest. Mengetahui cara menggunakan Pinterest untuk bisnis berarti memahami bagaimana menciptakan Pin yang mampu menarik perhatian dan mendorong aksi dari audiens.
Gunakan Gambar Vertikal Berkualitas Tinggi: Rasio terbaik untuk gambar Pinterest adalah 2:3 atau 1000 x 1500 piksel. Gambar vertikal terbukti membawa pengaruh yang lebih maksimal pada bisnis.
Tambahkan Teks Overlay yang Jelas: Tambahkan teks pada gambar yang menjelaskan isi konten, misalnya "5 Cara Memadukan Warna Pakaian" agar pengguna langsung memahami apa yang akan mereka temukan jika mengklik Pin tersebut. Anda dapat membuat desain Pin menarik menggunakan Canva Pro.
Buat Variasi Pin untuk Satu Konten: Untuk setiap konten blog atau produk, buat 3-4 variasi Pin dengan judul dan visual yang berbeda. Ini membantu menjangkau audiens yang lebih luas tanpa terdeteksi sebagai spam oleh algoritma.
Sertakan Call-to-Action dan Tautan: Saat menggunakan Pinterest untuk pemasaran, bisnis dapat membuat board relevan tempat pengguna dan calon pelanggan berinteraksi. Setiap Pin dapat menautkan kembali ke website Anda dan meningkatkan visibilitas secara gratis.
5. Mengoptimasi SEO Pinterest untuk Visibilitas Maksimal
SEO memainkan peran vital di Pinterest. Dengan menggunakan kata kunci relevan di judul Pin, deskripsi, dan nama board, Anda dapat membuat konten tampil di hasil pencarian dan membantu audiens menemukan Anda dengan mudah. Ini merupakan aspek kunci dari cara menggunakan Pinterest untuk bisnis.
Riset Kata Kunci di Pinterest: Gunakan fitur auto-suggest Pinterest untuk menemukan kata kunci yang banyak dicari. Ketik kata kunci utama di bilah pencarian dan perhatikan saran yang muncul sebagai panduan strategi SEO Anda.
Optimalkan Judul dan Deskripsi Pin: Judul Pin memegang porsi terbesar dalam kekuatan peringkat. Perlakukan judul Pin seperti search headline, bukan caption media sosial biasa.
Gunakan Kata Kunci Long-tail: Pinterest kini menggunakan pencarian berbasis AI yang memahami maksud pengguna, bukan sekadar kata yang diketik. Gunakan kata kunci long-tail yang spesifik seperti "dekorasi rumah minimalis untuk ruang kecil" untuk hasil yang lebih baik.
Optimalkan Nama File Gambar: Cara mengoptimasi gambar dengan kata kunci cukup sederhana: sertakan kata kunci utama Anda dalam nama file gambar sebelum diunggah.
Baca juga: Panduan menjual gambar di Pinterest untuk kreator
6. Memanfaatkan Fitur Rich Pins untuk Informasi Lebih Lengkap
Rich Pins adalah fitur yang sangat penting untuk dipahami dalam cara menggunakan Pinterest untuk bisnis karena memberikan informasi tambahan langsung pada Pin Anda.
Pahami Jenis Rich Pins: Ada beberapa jenis Rich Pins yang tersedia, termasuk Product Pins (menampilkan harga dan ketersediaan), Recipe Pins (bahan dan waktu memasak), dan Article Pins (judul dan deskripsi artikel). Pilih jenis yang paling sesuai dengan bisnis Anda.
Aktifkan Rich Pins: Rich Pins menawarkan lebih banyak informasi kepada Anda sebagai pemasar dan kepada audiens. Pin ini menarik informasi dari website ke dalam Pin, misalnya jika harga produk berubah di website, maka otomatis berubah juga di Rich Pin.
Validasi Rich Pins: Setelah menambahkan metadata yang diperlukan ke website, gunakan Rich Pins Validator dari Pinterest untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.
Manfaatkan untuk Meningkatkan Konversi: Rich Pins bukan sekadar opsi; Anda MEMBUTUHKAN Rich Pins jika ingin tetap kompetitif di dunia pemasaran media sosial.
7. Menerapkan Strategi Posting yang Konsisten
Konsistensi adalah kunci sukses dalam cara menggunakan Pinterest untuk bisnis. Strategi Pinterest yang cerdas mencakup visual yang kuat, posting yang konsisten, dan Pin yang ramah SEO.
Posting 1-2 Pin Baru per Hari: Konsistensi lebih penting dari volume. Satu hingga dua Pin baru per hari memberikan performa lebih baik daripada posting sporadis dalam jumlah besar.
Gunakan Alat Penjadwalan: Manfaatkan alat seperti Tailwind atau fitur penjadwal bawaan Pinterest untuk menjadwalkan Pin di waktu optimal. Ini menghemat waktu sekaligus menjaga konsistensi.
Prioritaskan Fresh Pin: Pinterest kini memprioritaskan konten segar. Buat Pin dengan grafis baru meskipun menautkan ke konten lama. Hindari mengunggah ulang Pin yang sama karena bisa terdeteksi sebagai spam.
Integrasikan dengan Konten Instagram: Dengan akun Pinterest Business, Anda dapat meng-auto-publish konten Instagram langsung ke Pinterest hingga dua minggu sebelumnya.
8. Memanfaatkan Pinterest Analytics untuk Mengukur Performa
Mengukur dan menganalisis performa merupakan langkah penting yang sering diabaikan dalam cara menggunakan Pinterest untuk bisnis. Data analitik membantu Anda memahami apa yang berhasil dan apa yang perlu ditingkatkan.
Pantau Metrik Utama: Metrik Pinterest terpenting untuk ROI adalah saves, clicks, dan conversions. Saves menunjukkan nilai jangka panjang, clicks menunjukkan apakah konten Anda mendorong aksi, dan conversions mengungkapkan return nyata.
Gunakan Pinterest Conversions API: Pinterest Conversions API adalah pembaruan terbesar. Dengan menggabungkannya dengan Pinterest tag di website, Anda dapat meningkatkan tingkat konversi yang teratribusi, dengan brand rata-rata melihat peningkatan 9% dalam biaya per aksi.
Lacak dengan UTM Parameters: Gunakan parameter URL dan pelacakan UTM untuk mengatribusi konversi secara akurat ke Pinterest di platform analitik Anda.
Evaluasi dan Sesuaikan Strategi: Dengan memeriksa Pinterest Analytics secara rutin, Anda dapat menemukan pola, menggandakan konten berkinerja tinggi, dan mengubah keputusan yang terinformasi menjadi hasil bisnis yang terukur.
9. Menggunakan Pinterest Ads untuk Meningkatkan Jangkauan
Pemasaran di Pinterest tidak berarti harus menggunakan strategi berbayar, tetapi investasi dalam Pinterest Ads adalah cara untuk meningkatkan brand awareness. Menurut data Pinterest, brand mendapatkan biaya per konversi sekitar 2,3 kali lebih efisien di Pinterest dibandingkan platform sosial lainnya. Ini menjadikan iklan sebagai komponen strategis dari cara menggunakan Pinterest untuk bisnis.
Pilih Format Iklan yang Tepat: Format seperti image ads, idea ads, atau Premiere Spotlight video dapat membantu menceritakan kisah brand Anda dan terhubung dengan pelanggan baru.
Manfaatkan Targeting yang Presisi: Pinterest menawarkan targeting canggih yang memungkinkan jangkauan audiens yang presisi: targeting minat, targeting kata kunci, targeting demografis, look-alike audiences, dan retargeting pengguna yang mengunjungi website Anda.
Gunakan Pinterest Business Hub: Menurut Erin Mathews, Product Manager Pinterest, "Jika Anda memiliki konten yang sesuai dengan topik trending, Pinterest akan memberitahu bahwa ini waktu yang tepat untuk mempromosikan Pin tersebut karena ada Pinners yang mencari konten Anda."
Terapkan Retargeting: Untuk tetap berada di pikiran calon pelanggan, gunakan retargeting untuk menampilkan iklan khusus kepada orang yang pernah mengunjungi website Anda saat mereka menjelajahi Pinterest. Cukup pasang Pinterest tag di website Anda.
Baca juga: Strategi marketing di Twitter untuk meningkatkan brand awareness
10. Mengintegrasikan Fitur Belanja dan Katalog Produk
Pinterest terus berkembang menjadi platform belanja yang semakin canggih. Pinterest adalah mesin penemuan utama untuk belanja. Lebih dari setengah Pinners melihat Pinterest sebagai tempat berbelanja, sehingga berbagi produk di platform ini memudahkan pembeli untuk membeli langsung dari Pinterest.
Upload Katalog Produk: Selama Anda memiliki data source dari semua produk beserta atributnya, Anda dapat mengunggah file tersebut ke Pinterest. Setelah data source disetujui, produk yang ditambahkan ke website akan otomatis membuat Product Pins.
Buat Shoppable Gift Guides: Mulai berjualan di Pinterest dengan membuat shoppable gift guide berisi produk yang ditautkan, atau virtual lookbook yang menampilkan 2-5 produk dalam Carousel Pins.
Tag Produk dalam Pin: Fitur belanja Pinterest memungkinkan bisnis untuk men-tag produk dalam Pin mereka, memudahkan pengguna berbelanja langsung dari toko e-commerce mereka.
Manfaatkan Shopping Ads: Shopping ads paling cocok untuk bisnis e-commerce dengan katalog produk, sementara collections ads cocok untuk brand lifestyle yang menampilkan beberapa item bersama.
11. Memanfaatkan Fitur AR Try On untuk Pengalaman Belanja Interaktif
Salah satu inovasi terbaru yang perlu diketahui dalam cara menggunakan Pinterest untuk bisnis adalah fitur Augmented Reality (AR) Try On. Fitur ini memungkinkan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan meyakinkan bagi konsumen.
Pahami Fitur Try On: Pinterest mengembangkan fitur Try On untuk membuat pengalaman belanja lebih memuaskan. Menurut pernyataan resmi Pinterest, "Kami mendengar dari Pinners yang ingin mencoba tampilan baru untuk pembelian yang lebih membahagiakan yang tidak ingin mereka kembalikan saat berbelanja via ponsel."
Kenali Kategori Produk AR: Fitur Try On telah diperluas dari produk kecantikan (lipstik dan eyeshadow) ke kategori dekorasi rumah dengan lebih dari 80.000 shoppable Pins.
Manfaatkan Dampak Konversi: Pengguna Pinterest lima kali lebih mungkin membeli dari Pin yang mendukung fitur Try On dibandingkan Pin standar.
Hubungkan Katalog dengan AR: Jika bisnis Anda bergerak di bidang kecantikan atau dekorasi rumah, pertimbangkan untuk menghubungkan katalog produk dengan fitur AR Pinterest melalui Pinterest account manager.
Joan King, SVP eCommerce di Crate & Barrel, menjelaskan, "Kami memahami bahwa perjalanan pembelian tidak selalu linear, terutama untuk furnitur. Fitur Try On for Home Decor Pinterest adalah salah satu contoh bagaimana brand kami mengeksplorasi solusi inovatif."
12. Mengoptimalkan Website agar Pinterest-Friendly
Agar cara menggunakan Pinterest untuk bisnis benar-benar efektif, website Anda harus dioptimalkan untuk mendukung integrasi dengan platform ini.
Pasang Tombol Save Pinterest: Optimalkan website untuk Pinterest dengan menambahkan tombol save atau Pinterest tag. Tombol save memudahkan pengguna menyematkan konten dari website Anda ke board Pinterest mereka, meningkatkan visibilitas.
Tambahkan Widget Pinterest: Pin widget memungkinkan Anda menempatkan Pin berkinerja tinggi langsung di website, Board widget menampilkan seluruh board Pinterest hingga 50 Pin, dan Profile widget menampilkan Pin terbaru Anda. Widget ini mengubah website menjadi perpanjangan strategi Pinterest Anda.
Pasang Pinterest Tag: Pinterest tag membantu melacak konversi, menganalisis perilaku pengguna, dan mengukur performa iklan, memberikan insight berharga untuk menyempurnakan strategi pemasaran.
Pastikan Gambar Website Siap Di-Pin: Gunakan gambar berkualitas tinggi dengan rasio yang tepat pada setiap halaman website Anda agar ketika pengguna men-pin konten, hasilnya terlihat profesional.
13. Bekerjasama dengan Influencer dan Komunitas Pinterest
Kolaborasi merupakan aspek penting dalam strategi Pinterest yang sering terlewatkan. Membangun hubungan melalui komentar, Group Boards, dan kolaborasi influencer tetap esensial untuk meningkatkan jangkauan dan loyalitas brand.
Identifikasi Influencer Relevan: Bekerja sama dengan influencer tidak hanya membantu menempatkan brand di depan audiens baru, tetapi juga hadir dengan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi. Hampir 70% konsumen mengatakan mereka lebih mempercayai influencer dibandingkan iklan tradisional.
Manfaatkan User-Generated Content: Bisnis dapat menjalankan kontes, menggunakan hashtag bermerek, dan bermitra dengan influencer untuk mendorong konsumen membuat UGC dan membangun komunitas yang loyal.
Bergabung dengan Komunitas Pinterest: Bergabunglah dengan Pinterest Community, yaitu ruang khusus untuk membuat koneksi seperti forum di mana pengguna bisa bertanya dan berbagi tips. Ini peluang bagus bagi brand untuk tampil dengan keahlian mereka.
Respon Komentar dan Interaksi: Berinteraksi dengan komunitas juga berarti merespon Pinners saat mereka berkomentar di konten Anda, jangan biarkan audiens Anda terabaikan.
Baca juga: Cara membuat Facebook bisnis dan Fanspage untuk promosi
14. Membuat Konten Evergreen yang Bertahan Lama
Pin yang populer terus menghasilkan klik berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah diposting, memberikan ROI jangka panjang yang tidak bisa ditandingi oleh iklan berbayar. Ini membuat Pinterest sangat berharga untuk bisnis dengan perpustakaan konten yang kuat. Strategi konten evergreen menjadi bagian penting dari cara menggunakan Pinterest untuk bisnis yang berkelanjutan.
Fokus pada Konten yang Tidak Mudah Usang: Buat konten yang selalu relevan sepanjang waktu seperti tutorial, panduan, tips, dan how-to yang dapat terus dicari pengguna. Konten evergreen akan mendatangkan traffic secara organik dalam jangka panjang.
Perbarui Visual untuk Konten Lama: Buat grafis baru untuk konten lama yang masih relevan. Pin dengan grafis segar tetap berkinerja baik meskipun menautkan ke konten yang sudah ada.
Manfaatkan Konten Blog: Postingan blog yang diarahkan ke konversi sangat cocok dibagikan di Pinterest, seperti gift guide, product roundup, atau tutorial. Ini adalah konten yang bagus untuk disimpan dan dipromosikan yang akan menghasilkan klik dan konversi.
Rencanakan Konten Musiman di Awal: Pinterest merekomendasikan untuk memulai posting konten musiman 30-45 hari sebelum event atau musim terkait agar konten punya waktu untuk terindeks dan mendapatkan traksi.
Baca juga: Caption jualan online makanan untuk meningkatkan penjualan
15. Mempromosikan Profil Pinterest di Berbagai Channel
Agar upaya cara menggunakan Pinterest untuk bisnis membuahkan hasil maksimal, Anda perlu mempromosikan kehadiran Pinterest Anda di seluruh touchpoint digital.
Tautkan di Semua Media Sosial: Sebarkan tautan profil Pinterest di akun Facebook, TikTok, dan platform media sosial lainnya.
Tambahkan di Website dan Email: Cantumkan ikon Pinterest di website dan sertakan dalam email signature bisnis Anda.
Gunakan Linktree atau Bio Link: Manfaatkan Linktree untuk mengumpulkan semua tautan termasuk Pinterest dalam satu halaman yang bisa dibagikan di semua platform.
Cross-Promote Konten: Bagikan Pin terbaik Anda di Instagram Stories, WhatsApp Status, atau newsletter email untuk mengundang audiens dari channel lain ke profil Pinterest bisnis Anda.
16. Keunggulan Pinterest Dibandingkan Platform Lain untuk Bisnis
Pinterest unggul dalam mengarahkan traffic ke website eksternal. Berbeda dengan platform yang ingin menjaga pengguna tetap di dalam aplikasi mereka, model bisnis Pinterest justru mendorong click-through ke website brand. Berikut beberapa keunggulan utama Pinterest untuk bisnis:
Umur Konten Lebih Panjang: Strategi pemasaran Pinterest yang efektif menciptakan aliran traffic rujukan yang terakumulasi seiring waktu. Pin populer terus menghasilkan klik berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah diposting.
Pengguna dengan Niat Beli Tinggi: Pengguna Pinterest unik dibandingkan platform media sosial lainnya karena datang dengan niat beli tinggi. Lebih dari 70% Pinners mengatakan bahwa Pinterest menginspirasi mereka membeli meskipun tidak berencana.
Jangkauan Organik Lebih Baik: Brand awareness tumbuh secara organik di Pinterest saat pengguna menemukan, menyimpan, dan membagikan ulang Pin Anda. Algoritma platform menampilkan konten kepada pengguna yang mencari kata kunci relevan, bahkan jika mereka tidak mengikuti akun Anda.
Gratis dan Mudah Digunakan: Akun bisnis gratis, dan Anda dapat menentukan anggaran sendiri jika memutuskan untuk menjalankan iklan.
Audiens yang Berkembang: Gen Z merupakan audiens dengan pertumbuhan tercepat di platform Pinterest, artinya pengguna baru datang setiap hari mencari solusi, inspirasi, dan konten.
Iklan Terasa Relevan: Pengguna Pinterest mingguan lebih cenderung mengatakan bahwa iklan terasa relevan di Pinterest dibandingkan orang yang menggunakan platform lain. Karena orang di Pinterest datang untuk mengambil tindakan, iklan justru meningkatkan pengalaman mereka.
Baca juga: Cara daftar dropship Shopee untuk memulai bisnis online
17. Industri yang Paling Cocok Menggunakan Pinterest
Platform ini bekerja sangat baik untuk industri seperti dekorasi rumah, gaya hidup, dan parenting. Namun brand yang lebih niche atau berfokus pada layanan mungkin perlu lebih intentional dalam pendekatannya. Bahkan jika Pinterest bukan pilihan yang jelas, Anda tetap bisa menyasar topik yang diminati audiens.
Pinterest dikenal dengan konten estetis dan visual yang menyenangkan. Perusahaan yang menyediakan produk atau layanan di industri seperti fashion, dekorasi rumah, makanan, dan travel sering berkinerja baik di Pinterest. Berikut industri yang paling potensial:
Fashion dan Kecantikan: Menyajikan inspirasi outfit, tutorial makeup, dan tren terbaru
Dekorasi Rumah dan Interior: Menampilkan ide desain, DIY, dan produk furnitur
Makanan dan Resep: Berbagi resep, tips memasak, dan penyajian makanan menarik
Pernikahan dan Event: Inspirasi dekorasi, tema, dan vendor pernikahan
Travel dan Pariwisata: Destinasi wisata, itinerary, dan tips perjalanan
DIY dan Kerajinan: Tutorial langkah demi langkah dan ide kreatif
E-commerce dan Retail: Penjualan produk fashion online dan katalog digital
18. Kesalahan Umum yang Harus Dihindari dalam Pinterest Marketing
Memahami cara menggunakan Pinterest untuk bisnis juga berarti mengetahui jebakan yang harus dihindari. Berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan pelaku bisnis di Pinterest:
Hanya Posting Foto Produk: Aturan untuk semua media sosial adalah memvariasikan konten. Anda akan kehilangan minat pengikut dan peluang mendapatkan pengikut baru jika konten bersifat statis. Jangan hanya memposting foto produk.
Mengabaikan SEO Pinterest: Tanpa optimasi kata kunci, Pin Anda tidak akan muncul di hasil pencarian, sehingga kehilangan potensi traffic organik yang besar.
Tidak Konsisten: Kesuksesan membutuhkan komitmen strategis, bukan posting sporadis. Bisnis yang secara konsisten membuat Pin yang dioptimasi dan menganalisis performa secara rutin melihat pertumbuhan traffic yang bermakna dalam 3-6 bulan.
Re-pin Konten yang Sama Berulang Kali: Algoritma Pinterest kini memprioritaskan konten segar. Re-pin gambar yang sama ke beberapa board sudah tidak efektif dan bisa membuat akun terdeteksi sebagai spam.
Mengabaikan Analytics: Tanpa memantau data, Anda tidak bisa mengetahui strategi mana yang berhasil dan mana yang perlu diperbaiki.
Ekspektasi Terlalu Cepat: Pinterest adalah platform jangka panjang. Hasil yang signifikan biasanya terlihat setelah 3-6 bulan konsistensi.
Baca juga: Cara menjual foto dan video di internet untuk penghasilan pasif
19. Tips Lanjutan untuk Memaksimalkan Pinterest Bisnis
Setelah menguasai dasar-dasar cara menggunakan Pinterest untuk bisnis, berikut beberapa tips lanjutan yang dapat membantu meningkatkan performa Anda ke level berikutnya:
Jika menambahkan platform lain ke bauran pemasaran terasa melelahkan, Pinterest adalah salah satu platform yang paling mudah di-outsource setelah Anda memahami strateginya. Setelah menyiapkan sistem dengan template dan alur kerja, seorang asisten virtual dapat menangani kehadiran Pinterest Anda hanya dalam sekitar satu jam per minggu.
Lakukan Audit Kompetitor: Lakukan audit kompetitif informal. Periksa profil kompetitor dari waktu ke waktu dan lihat apa yang mereka lakukan, yang bisa memicu ide Pinterest marketing jika Anda bingung menentukan bio atau jenis board.
Gunakan Pinterest Trends: Manfaatkan fitur Pinterest Trends dan auto-suggest untuk melihat apa yang naik populer sebelum mencapai puncaknya, sangat membantu untuk konten musiman.
Buat Konten Video: Video Pin mendapatkan engagement yang lebih tinggi dibandingkan Pin statis. Gunakan format video pendek untuk tutorial, demo produk, atau behind-the-scenes.
Jadikan Profil Terlihat di Mesin Pencari: Jangan lupa untuk membuat profil Anda terlihat oleh mesin pencari untuk meningkatkan discoverability. Opsi ini tersedia di Privacy Settings.
Evaluasi Board Secara Berkala: Melakukan audit Pinterest memungkinkan Anda melihat Pin mana yang beresonansi dengan audiens dan di mana ada celah dalam organisasi board Anda saat ini.
Manfaatkan Pinterest Academy: Pinterest Academy menawarkan pelatihan taktis dan mendalam yang didukung oleh para ahli internal. Anda dapat mengikuti kursus, menonton webinar, atau meraih badge untuk menunjukkan keahlian Anda.
Baca juga: Panduan membuat Linktree gratis untuk bisnis digital
20. FAQ
Apakah Pinterest gratis untuk bisnis?
Ya, membuat akun bisnis Pinterest sepenuhnya gratis. Anda mendapatkan akses ke fitur analitik, tools promosi, dan kemampuan membuat iklan tanpa biaya berlangganan. Biaya hanya diperlukan jika Anda memutuskan untuk menjalankan kampanye iklan berbayar dengan anggaran yang bisa Anda tentukan sendiri.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melihat hasil dari Pinterest marketing?
Berbeda dengan platform media sosial lainnya, Pinterest membutuhkan waktu lebih lama untuk menunjukkan hasil yang signifikan. Umumnya, bisnis yang konsisten membuat Pin yang dioptimasi akan melihat pertumbuhan traffic bermakna dalam 3-6 bulan. Namun, keunggulannya adalah Pin yang berhasil akan terus menghasilkan traffic dalam jangka panjang.
Berapa banyak Pin yang harus diposting per hari?
Untuk hasil optimal, posting 1-2 Pin baru per hari dengan konsistensi lebih baik daripada memposting dalam jumlah besar secara sporadis. Kualitas dan konsistensi lebih penting daripada kuantitas dalam strategi cara menggunakan Pinterest untuk bisnis.
Apa perbedaan akun personal dan akun bisnis Pinterest?
Akun bisnis menawarkan fitur tambahan yang tidak tersedia di akun personal, termasuk Pinterest Analytics untuk melacak performa, akses ke Pinterest Ads untuk beriklan, Rich Pins untuk menampilkan informasi produk lebih detail, dan insight audiens untuk memahami demografi pengikut Anda.
Apakah Pinterest cocok untuk semua jenis bisnis?
Pinterest bekerja sangat baik untuk industri yang berorientasi visual seperti fashion, dekorasi rumah, makanan, pernikahan, dan travel. Namun bisnis di niche lainnya tetap bisa memanfaatkan Pinterest dengan pendekatan konten yang tepat, seperti membuat infografis, tutorial, atau konten inspiratif yang relevan dengan audiens target.
Bagaimana cara meningkatkan traffic website dari Pinterest?
Cara menggunakan Pinterest untuk bisnis dalam meningkatkan traffic melibatkan beberapa strategi: optimalkan SEO Pin dengan kata kunci relevan, pastikan setiap Pin memiliki tautan langsung ke halaman website yang sesuai, buat konten berkualitas tinggi yang mendorong klik, dan gunakan Rich Pins agar informasi lebih lengkap ditampilkan langsung di Pin.
Apakah perlu menggunakan Pinterest Ads jika baru memulai?
Tidak wajib, karena Pinterest menawarkan potensi jangkauan organik yang sangat baik. Anda bisa memulai dengan fokus pada konten organik yang dioptimasi untuk pencarian, membangun board yang relevan, dan menjaga konsistensi posting. Setelah memahami konten yang berperforma baik, barulah pertimbangkan untuk memperkuatnya dengan iklan berbayar.
Ikuti kabar terbaru tentang tips dan trik hanya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/nlw)
Advertisement
D Academy 8
-
Update Dangdut Foto-Foto Lesti Kejora Debut Manggung di Pestapora
-
Dangdut Academy Mila DA7 Bergaya Princess Saat Jadi Kakak Kelas DA8