Cara Menggunakan Tangkur Buaya untuk Kesehatan dan Vitalitas

Cara Menggunakan Tangkur Buaya untuk Kesehatan dan Vitalitas
cara menggunakan tangkur buaya

Kapanlagi.com - Tangkur buaya merupakan salah satu bahan pengobatan tradisional yang telah lama dikenal di Indonesia. Banyak masyarakat yang percaya akan khasiatnya untuk meningkatkan vitalitas dan mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Penggunaan tangkur buaya dalam pengobatan tradisional memerlukan pemahaman yang tepat tentang cara pengolahannya. Metode yang benar akan memaksimalkan manfaat sekaligus meminimalkan risiko yang mungkin timbul.

Sebelum membahas cara menggunakan tangkur buaya, penting untuk memahami bahwa tangkur buaya yang dimaksud dalam pengobatan tradisional sebenarnya merujuk pada dua jenis berbeda. Menurut Kepala Laboratorium Biologi Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Dr Diniatik, dalam versi pengobatan tradisional Tiongkok, tangkur buaya adalah hewan laut sejenis ikan dari keluarga Syngnathoides dengan nama latin Syngnathoides biaculoatus yang penampakannya mirip kuda laut.

1. Pengertian dan Jenis Tangkur Buaya

Pengertian dan Jenis Tangkur Buaya (c) Ilustrasi AI

Tangkur buaya dalam konteks pengobatan tradisional Indonesia umumnya merujuk pada alat kelamin buaya jantan yang telah dikeringkan. Bahan ini dipercaya memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan, terutama terkait dengan peningkatan stamina dan vitalitas. Namun perlu dipahami bahwa terdapat perbedaan antara tangkur buaya versi lokal dengan versi pengobatan tradisional Tiongkok.

Tangkur buaya yang dijual di pasaran Indonesia biasanya berupa organ yang telah dikeringkan dengan ukuran bervariasi mulai dari 4 cm hingga 30 cm. Harga jualnya pun beragam tergantung ukuran, berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per potong. Bahan ini memiliki bau amis yang khas, baik dalam kondisi basah maupun kering.

Ciri-ciri tangkur buaya asli dapat dikenali dari beberapa karakteristik. Tangkur buaya asli memiliki bau amis yang konsisten dan tidak berubah meskipun telah disimpan lebih dari satu tahun. Warnanya berkisar dari coklat muda hingga coklat tua, dan akan berwarna agak keemasan saat sudah kering. Tangkur buaya asli tidak memiliki duri atau garis serta cabang kecuali bekas proses pemotongan.

Penting untuk membedakan tangkur buaya asli dengan yang palsu karena banyak beredar produk tiruan di pasaran. Konsumen perlu berhati-hati dan membeli dari penjual yang terpercaya untuk memastikan kualitas dan keaslian produk yang dibeli.

2. Metode Penggunaan Tangkur Buaya untuk Vitalitas

Metode Penggunaan Tangkur Buaya untuk Vitalitas (c) Ilustrasi AI

Cara menggunakan tangkur buaya untuk meningkatkan vitalitas dapat dilakukan dengan beberapa metode. Metode pertama adalah dengan merendam tangkur buaya dalam minuman tertentu kemudian mengonsumsi air rendamannya. Metode kedua adalah dengan mengolahnya menjadi minyak untuk penggunaan luar.

Untuk membuat obat perangsang, potong atau parut tangkur buaya sebesar kuku orang dewasa. Panaskan tangkur dengan kuali tanpa menggunakan minyak selama 7 menit. Setelah itu parut tangkur buaya dan campurkan dengan kopi, teh atau air lalu diminum. Metode ini dipercaya dapat meningkatkan stamina dan gairah.

Metode alternatif lainnya adalah dengan memanaskan 200 ml air hingga mendidih, lalu tuang ke dalam mangkuk dan masukkan tangkur buaya sambil terus diaduk selama 2 menit. Angkat, dinginkan, dan minum airnya. Cara ini lebih sederhana dan praktis untuk dilakukan di rumah.

Untuk penggunaan sebagai obat kuat, siapkan minuman seperti kopi atau teh, lalu rendam tangkur buaya di dalamnya selama 5 jam untuk tangkur kering dan 3 jam untuk tangkur basah. Setelah itu minuman tersebut dapat dikonsumsi. Beberapa orang juga merendam tangkur buaya dalam toples berisi minuman dan membiarkannya selama 1 hingga 4 minggu sebelum dikonsumsi dengan takaran 20 ml sekali minum.

3. Cara Menggunakan Tangkur Buaya untuk Pengobatan Luar

Cara Menggunakan Tangkur Buaya untuk Pengobatan Luar (c) Ilustrasi AI

Selain dikonsumsi, tangkur buaya juga dapat digunakan sebagai obat luar untuk mengatasi berbagai keluhan. Metode penggunaan luar ini terutama efektif untuk mengatasi masalah pada tulang, sendi, dan otot.

Untuk membuat minyak tangkur buaya, rendam tangkur buaya dalam minyak goreng panas. Setelah dingin, minyak tersebut dapat digunakan untuk dioleskan pada area tubuh yang sakit. Lakukan pemijatan lembut pada bagian yang mengalami keluhan seperti rematik, keseleo, salah urat, atau encok.

Cara menggunakan tangkur buaya untuk memperbesar alat vital adalah dengan merendam 1 cm tangkur buaya dalam minyak goreng panas. Setelah dingin, minyak rendaman tersebut dapat digunakan sebagai obat oles. Menurut penjelasan penjual tradisional, minyak tersebut bekerja dengan melapisi kulit sehingga memberikan efek penebalan.

Penggunaan minyak tangkur buaya sebaiknya dilakukan secara teratur namun tidak berlebihan. Oleskan pada area yang diinginkan dengan gerakan memijat lembut untuk membantu penyerapan. Hindari penggunaan pada kulit yang luka atau iritasi.

4. Cara Menggunakan Tangkur Buaya untuk Mengatasi Penyakit

Cara Menggunakan Tangkur Buaya untuk Mengatasi Penyakit (c) Ilustrasi AI

Tangkur buaya dalam pengobatan tradisional juga dipercaya dapat mengatasi berbagai penyakit. Untuk mengatasi darah tinggi, lemah jantung, dan kencing manis, rendam tangkur buaya dalam 125 ml air jeruk belimbing. Setelah air jeruk dingin, minum hingga habis. Metode ini dipercaya dapat membantu mengontrol tekanan darah dan kadar gula.

Untuk mengatasi mabuk perjalanan, cara menggunakan tangkur buaya cukup sederhana. Basahi tangkur buaya dengan air putih lalu kemut di dalam mulut. Metode ini dipercaya dapat mengurangi rasa pusing dan mual saat bepergian menggunakan kendaraan seperti kapal laut, pesawat, atau mobil.

Tangkur buaya juga dipercaya dapat membantu mengatasi masalah pernapasan seperti asma. Konsumsi air rendaman tangkur buaya secara teratur dipercaya dapat membantu meredakan gejala sesak napas dan batuk yang dialami penderita asma. Namun penggunaan untuk kondisi medis serius seperti ini sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional.

Untuk mengatasi sakit maag dan masalah pencernaan lainnya, air rendaman tangkur buaya dapat dikonsumsi secara rutin. Dipercaya bahwa kandungan dalam tangkur buaya dapat membantu menetralkan asam lambung dan mengurangi rasa nyeri pada organ pencernaan.

5. Dosis dan Aturan Pakai yang Tepat

Penggunaan tangkur buaya harus memperhatikan dosis yang tepat agar mendapatkan manfaat optimal tanpa efek samping. Dosis yang umum digunakan adalah sebesar kuku orang dewasa atau sekitar 1 cm untuk sekali pakai. Penggunaan yang berlebihan tidak disarankan karena dapat memberikan beban pada tubuh.

Untuk konsumsi rutin, tangkur buaya dapat diminum 2 kali sehari dengan jarak waktu yang cukup. Sebaiknya konsumsi dilakukan setelah makan untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan. Hindari mengonsumsi tangkur buaya sebelum tidur karena dapat menyebabkan peningkatan energi yang mengganggu istirahat.

Lama perendaman juga mempengaruhi kekuatan ekstrak yang dihasilkan. Untuk perendaman singkat, waktu 3-5 jam sudah cukup untuk tangkur basah, sementara tangkur kering memerlukan waktu lebih lama. Untuk perendaman jangka panjang yang menghasilkan ekstrak lebih kuat, waktu 1-4 minggu diperlukan dengan penyimpanan dalam wadah tertutup rapat.

Penting untuk memulai dengan dosis kecil terlebih dahulu untuk melihat reaksi tubuh. Jika tidak ada efek samping yang muncul, dosis dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan. Perhatikan juga kondisi kesehatan secara keseluruhan dan hentikan penggunaan jika muncul reaksi yang tidak diinginkan.

6. Pertimbangan Keamanan dan Efek Samping

Pertimbangan Keamanan dan Efek Samping (c) Ilustrasi AI

Meskipun tangkur buaya telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, aspek keamanannya perlu diperhatikan dengan seksama. Dr Diniatik memperingatkan kemungkinan munculnya toksin atau racun karena bahan tersebut berasal dari benda hidup yang telah mati. Metode pengolahan seperti merendam dalam air atau minyak juga dipertanyakan efektivitasnya dalam mengikat senyawa yang diperlukan.

Hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan secara medis khasiat tangkur buaya untuk meningkatkan vitalitas. Penelitian yang ada lebih banyak mengarah pada hewan laut Syngnathoides biaculoatus yang mengandung asam amino, namun tidak ada penelitian spesifik yang mengarah ke kemampuan seksual seperti kandungan steroid, alkaloid, atau afrodisiak.

Para ulama juga memberikan pandangan terkait penggunaan tangkur buaya. Konsumsi obat apapun selama bukan berasal dari barang najis, tidak mengandung bahaya, dan tidak berlebihan diperbolehkan dalam agama. Namun harus dipastikan bahwa penggunaannya tidak mendatangkan bahaya kepada diri sendiri maupun orang lain, sesuai dengan hadist Nabi yang menyatakan La dharar wa la dhiraar.

Sebagian ulama berbeda pendapat tentang halal dan haramnya mengonsumsi produk dari buaya. Sebagian melarang karena buaya memiliki taring untuk memangsa, sementara sebagian lagi membolehkan karena termasuk binatang air yang secara umum halal. Oleh karena itu, konsumen perlu mempertimbangkan aspek kehalalan ini sesuai dengan keyakinan masing-masing sebelum menggunakan tangkur buaya.

7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) (c) Ilustrasi AI

Apakah tangkur buaya aman untuk dikonsumsi?

Keamanan tangkur buaya masih menjadi perdebatan karena belum ada penelitian medis yang memadai. Meskipun banyak pengguna yang mengklaim tidak mengalami efek samping, para ahli memperingatkan kemungkinan adanya toksin atau racun. Sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan tangkur buaya, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Berapa lama efek tangkur buaya dapat dirasakan?

Efek tangkur buaya bervariasi pada setiap individu tergantung kondisi tubuh dan metode penggunaan. Beberapa pengguna melaporkan merasakan efek dalam beberapa jam setelah konsumsi, sementara yang lain memerlukan penggunaan rutin selama beberapa hari atau minggu. Efek yang dirasakan juga bergantung pada dosis dan kualitas tangkur buaya yang digunakan.

Bagaimana cara menyimpan tangkur buaya agar awet?

Tangkur buaya kering dapat disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan sinar matahari langsung dan kelembaban tinggi yang dapat menyebabkan pertumbuhan jamur. Jika disimpan dengan benar, tangkur buaya dapat bertahan lebih dari satu tahun tanpa kehilangan khasiatnya. Bau amis yang khas akan tetap ada meskipun sudah lama disimpan.

Apakah tangkur buaya memiliki efek samping?

Meskipun banyak penjual tradisional yang mengklaim tangkur buaya tidak memiliki efek samping, belum ada penelitian medis yang mengonfirmasi hal ini. Potensi efek samping dapat muncul terutama jika dikonsumsi berlebihan atau jika terdapat kontaminasi pada produk. Beberapa kemungkinan efek samping termasuk gangguan pencernaan, reaksi alergi, atau interaksi dengan obat-obatan tertentu.

Bisakah wanita menggunakan tangkur buaya?

Tangkur buaya tidak hanya diperuntukkan bagi pria, wanita juga dapat menggunakannya. Dalam pengobatan tradisional, tangkur buaya dipercaya dapat membantu mempercepat orgasme pada wanita dengan cara meningkatkan aliran darah. Namun penggunaan pada wanita hamil atau menyusui sebaiknya dihindari karena belum ada penelitian tentang keamanannya pada kondisi tersebut.

Apakah tangkur buaya bisa dikombinasikan dengan obat medis?

Kombinasi tangkur buaya dengan obat medis sebaiknya dilakukan dengan hati-hati dan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Potensi interaksi antara bahan alami dengan obat-obatan kimia dapat mempengaruhi efektivitas pengobatan atau menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Jika sedang menjalani pengobatan medis, informasikan kepada dokter tentang penggunaan tangkur buaya.

Bagaimana cara membedakan tangkur buaya asli dan palsu?

Tangkur buaya asli memiliki ciri-ciri khusus yang dapat dikenali. Bau amisnya konsisten dan tidak berubah meskipun sudah lama disimpan. Warnanya berkisar dari coklat muda hingga coklat tua, dan berwarna agak keemasan saat kering. Tangkur asli tidak memiliki duri atau garis serta cabang kecuali bekas pemotongan. Ukurannya bervariasi dari 4 cm hingga 30 cm tergantung ukuran buaya. Sebaiknya membeli dari penjual terpercaya untuk memastikan keaslian produk.

(kpl/fed)

Rekomendasi
Trending