[Review] 'BANGKITNYA SUSTER GEPENG', Menagih Janji Sehidup Semati
Diperbarui
Sumber: KapanLagi.com®KapanLagi.com - Oleh: Puput Puji Lestari
Advertisement
Review:
Ada beberapa "bonus" yang bisa anda dapatkan ketika menonton film BANGKITNYA SUSTER GEPENG. Pertama, menebak-nebak adegan yang sama dengan film lain. Menikmati perjalanan waktu yang super ajaib ala pintu ajaib sebuah tokoh kartun dengan tidak konsistennya setting film ini. Dan tentu saja bonus peran seksi yang menonjolkan bagian tubuh tertentu. Tanpa ingin memberikan spoiler untuk pembaca, saya coba buktikan adanya banyak bonus tersebut.Pertama pemeran hantu, hampir semua gerak-gerik dan perwujudannya menyerupai Sadako 3D. Bahkan hingga cara mengagetkan penontonnya sangat mirip. Rumah sakit tempat suster Larasati bekerja jelas bukan rumah sakit bertingkat, masih bisa dipahami jika sutradara membuat lift manual. Namun, setelah lift tertutup, tali super canggih yang menarik lift melunturkan cerita yang settingnya diambil tahun 1945 itu.Nama Roro Fitria, sebagai seorang model majalah pria dewasa jelas tidak keberatan jika harus tampil seksi. Tapi yang menyiksa, keseksian Rorodibuat-buat dengan menghadirkan seragam perawat berbelahan rendah, sangat rendah. Siksaan itu jelas kata-kata kiasan, karena bagi anda yang memang niat dari awal menonton film ini untuk mencari gambar seksi tentu siksaan itu jadi kesenangan.Yang paling parah dari film ini adalah tidak dicantumkannya nama sutradara. Memakai nama K-Team, sutradara sepertinya bukan jadi orang penting lagi bagi sang produser KK Dheeraj dalam memproduksi film.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
(kpl/uji/dka)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor

More Stories
Advertisement
Advertisement



































