'GANDHI IS MY FATHER', Kegagalan Bapak Bangsa

KapanLagi.com - Pemain: Akshaye Khanna, Shefali Shetty, Vinay Jain Bagi warga India ini adalah film kontroversial. Film ini mengisahkan sepenggal perjalanan hidup tokoh utama di balik bedirinya negara India, Mahatma Gandhi. Film ini berkisah plus minus bapak bangsa India ini. Gandhi sukses mengubah hidup jutaan orang India, namun ia tak becus mengurus anaknya sendiri dengan 'membiarkannya' menjadi gelandangan. GANDHI IS MY FATHER adalah sebuah film yang mengguncang, tapi juga jujur. ''...Mereka adalah kekalahan terbesar dalam hidupku. Yang pertama, Mohammad Ali Jinnah, kawan karibku. Yang kedua, Harilal.'' (Mahatma Gandhi) Dikisahkan, India 1948. Pemuda dengan janggut menyerupai sarang tawon itu terkulai di sebuah bangsal rumah sakit yang beratap rompal di Bombay. Di tepi kasur tampak seorang petugas medis dan dua orang polisi. Ketiganya menunggu sepatah kata dari bibir Harilal, sang gelandangan yang terbaring lemas bagai daun kering itu. ''Siapa nama keluargamu?'' tanya mereka. Hariral yang sekarat akhirnya menjawab parau,''Gandhi, Mohandas Gandhi.'' Padahal, ketika menoleh ke belakang, kembali ke masa 1906, Harilal (Akshaye Khanna) bagai bunga di musim semi. Mekar dan bersinar. Hidungnya yang mancung, wajahnya yang rupawan, dan perawakannya yang tegap mengundang perbawa, menandakan ia bukan seorang India biasa. Ia adalah putra sulung Mohandas Gandhi (Darshan Jariwala), seorang hakim India yang disegani di Afrika Selatan. Dan, wajah berseri-seri Hariral siang itu adalah berkat sukses persuntingannya dengan sang kekasih, Gulab (Bhumika Chawla). Tapi, kelak kita tahu bahwa inilah satu-satunya momen emas dalam masa kehidupan Harilal yang pendek. Segalanya dimulai dari Afrika Selatan. Gandhi memanggil Harilal ke negeri benua hitam itu, menjanjikannya beasiswa kuliah hukum ke Inggris. Toh, Gandhi tak betul-betul menghadiahkan fasilitas ini kepada putra sulungnya itu, meski ia sebetulnya kuasa. Harilal dinilai Gandhi tak patut secara akademis. Beasiswa ini diberikan Gandhi kepada keponakannya. Ketika Kasturba (Shefali Shah), istri Gandhi, mencoba menggugahnya dengan pertanyaan,''Apa salahnya memberikan sesuatu untuk darah daging kita sendiri?'' Gandhi menjawab datar, dan itu terdengar amat murni,''Semua anak-anak yang ada di sini (di Afrika Selatan) adalah anak-anak saya.'' Bagi Gandhi, kebenaran adalah aliran sungai bening yang tak dapat dipertukarkan dengan aliran darah yang kusam. Tapi bagi Harilal, prinsip keras ayahnya itu adalah hukuman rajam. Kandas mengecap bangku kuliah, Harilal pulang ke India sebagai pecundang bagi istrinya. Ia lantas menganggur. Sementara Gandhi, dengan nama Mahatma yang berarti 'jiwa besar', kian menjulang. Pada 1915 Gandhi tiba di India dari Afrika Selatan sebagai seorang tokoh perlawanan terbesar, mungkin satu-satunya. Ia disambut di mana-mana. Sedangkan Harilal berkoar di gang-gang bahwa ia seorang pecundang yang putra Gandhi. Gerakan Satya Graha yang dikobarkan Gandhi mencetuskan pemboikotan atas produk-produk tekstil Inggris. Revolusi itu pun dimulai dari sepintal benang. Rakyat menanggalkan baju mereka, membakar kain yang nota bene bikinan kaum penjajah ini, lantas menenun sendiri pakaiannya. Tapi, Harilal bagai melawan arus yang dibetikkan ayahnya ke seantero negeri. Ia menumpuk kain-kain tekstil Inggris. Ia mengumpulkan ribuan rupee dari banyak orang, memanfaatkan nama besar ayahnya untuk memperjualbelikan komoditas langka itu. Bisnisnya bangkrut dan ia diburu banyak orang. Tapi, Gandhi adalah pemimpin yang tak pandang bulu. Ia minta Harilal diproses hukum. Harilal kabur dan menjadi seorang pencandu alkohol. Hilang dari peredaran, Harilal baru muncul saat prosesi pembakaran abu jenazah istrinya, Gulab, yang meninggal akibat depresi. Konfontrasi ayah dan anak ini kian meruncing. Diangkat dari biografi Harilal Gandhi: A Life, film berdurasi 128 menit yang berbasis kisah nyata ini mengetengahkan kisah tragis hubungan antara Gandhi dan putranya, Harilal. Pertalian keduanya ibarat sungai besar di tengah hutan. Tenang di permukaan, tetapi sesungguhnya terjadi amuk di dasarnya.

(Irma Darmawangsa Resmi Menikah dengan Irfan Sebastian, Maharnya 50 Gram Emas)

(republika/rsd)

Rekomendasi

Trending