Disney memang jagonya bikin film dengan berbagai macam latar dan plot. Lama tak menggarap film bertema futuristik dan sci-fi, Disney menyeret nama besar seperti George Clooney untuk bergabung dalam film berjudul TOMORROWLAND.Menggandeng Brad Bird (MISSION: IMPOSSIBLE GHOST PROTOCOL & RATATOUILE) sebagai sutradara, TOMORROWLAND juga meminjam penulis naskah serial Once Upon A Time, Damon Lindelof, sebagai sang penulis ceritanya. Tentunya, ketika dua nama tersebut pertama kali diumumkan, banyak yang menaruh harapan besar bahwa film ini bakal sukses.Mengangkat cerita tentang sebuah negeri di mana perkembangan teknologi sudah sangat maju, TOMORROWLAND punya alur maju-mundur yang cukup rumit. Mengingat film ini sudah bisa ditonton oleh remaja di atas usia 13 tahun, alurnya cukup rumit dan bisa jadi membingungkan bagi beberapa segmen usia.Berkisah tentang Frank Walker kecil (Thomas Robinson) yang sangat menyukai sains, ia kemudian dengan percaya diri mengikuti New York's World Fair tahun 1964 di mana banyak ilmuwan dan science enthusiast berlomba-lomba mendaftarkan penemuan terbarunya. Meski ditolak, ternyata ambisi Frank yang besar menarik perhatian gadis cilik yang pintar bernama Athena (Raffey Cassidy).Athena memberinya pin berlambang huruf T yang menjadi tiket masuknya menuju Tomorrowland. Terletak di dimensi yang berbeda, negeri ini merupakan surga bagi para science enthusiast. Sayang, karena suatu hal Frank terpaksa dipulangkan lagi ke bumi. Marah dan kecewa, Frank melampiaskan kekecewaannya dengan membuat inovasi-inovasi dan mengurung diri di rumahnya. Hingga akhirnya takdir membawa Casey Newton (Britt Robertson) bertemu dengannya dan juga Athena. Mereka bertiga punya misi yang lumayan penting untuk menyelamatkan bumi.
Di sinilah plot mulai terasa sangat rumit dan terlalu berat bagi audiens yang lebih muda. Pergumulan masa lalu Frank, Casey dan juga David Nix (Hugh Laurie) terasa sangat hambar dan klise.Ujung-ujungnya, bisa ditebak jika kebaikanlah yang akan mengalahkan rencana jahat Nix. Frank dan Casey mampu menyelamatkan Tomorrowland dan dunia dari kehancuran mengerikan. Sayang, robot cantik Athena tak dapat selamat karena terkena tembakan plasma dari Nix.Akting aktris muda pendatang baru, Britt Robertson, cukup keren sebagai seorang remaja pemberontak dan selalu ingin tahu. Sayang, kehadiran George Clooney dalam film ini dirasa kurang memberi greget. Andaikan saja posisinya digantikan oleh Dwayne Johnson. Lihat saja kesuksesan yang ia bawa di SAN ANDREAS dengan jalan cerita yang mirip dengan 2012.TOMORROWLAND sendiri masuk ke dalam daftar film yang gagal bersinar di musim panas 2015. Pendapatannya mencapai USD 208 juta (Rp 3 T) dengan budget penggarapan filmnya yang mencapai USD 190 juta (Rp 2,7 T).Namun, tak bisa dipungkiri jika keberadaan Tomorrowland yang super futuristik membangkitkan imajinasi liar kita, bagaimana jika dunia itu benar-benar ada? Penasaran? Intip dulu trailernya di sini.