Trauma Hubungan Toxic, Dinar Candy Pilih Menikah di Usia 40 Tahun
Kesuksesan karier dan kondisi finansial yang mapan rupanya belum membuat Dinar Candy terburu-buru menikah. Di balik pencapaiannya saat ini, Dinar mengaku masih menyimpan trauma dari pengalaman asmara di masa lalu.
Menurut Dinar, kesehatan mental menjadi prioritas utama dalam hidupnya saat ini. Ia juga mengaku sering melihat berbagai kasus perselingkuhan yang membuatnya semakin berhati-hati untuk melangkah ke jenjang pernikahan.
"Saat ini aku lebih mementingkan kesehatan mental aku. Aku sering melihat kasus perselingkuhan di media sosial, sehingga ada rasa takut tersendiri untuk melangkah ke jenjang pernikahan," ujar Dinar Candy saat ditemui di BSD, Tangerang Selatan, Jumat (19/6/2026).
Selain rasa khawatir terhadap perselingkuhan, Dinar juga mengaku pernah berada dalam hubungan yang terlalu mengekang. Pengalaman tersebut meninggalkan trauma yang membuatnya kini lebih selektif dalam menjalin hubungan.
"Aku merasa trauma di masa lalu karena pernah berada dalam hubungan yang sangat mengekang tanpa mendapatkan apa yang aku inginkan. Kami berteman secara sehat tanpa ada hubungan yang mengekang," ungkapnya.
Dinar berharap publik dapat memahami pilihannya untuk tidak terburu-buru menikah. Baginya, kebahagiaan tidak selalu harus diukur dari status pernikahan, melainkan juga dari kenyamanan dan ketenangan dalam menjalani hidup.
"Aku bahkan sempat mendorong adik-adikku untuk menikah duluan, tapi mereka tidak mau dan ingin sukses seperti kakaknya dulu. Jadi, semua patokannya ada di aku," pungkas Dinar.
Hak Cipta: instagram.com/dinar_candy


































































