CLOSE

Mengintip Beda Kehidupan Bintang Korea Vs Seleb Tanah Air

Tiap negara memiliki ciri khas dunia entertainment yang berbeda. Para penggemar seleb Korea tentunya menyadari banyaknya perbedaan seleb-seleb di Indonesia dengan para bintang Korea. Mulai dari sistem debut hingga perlakuan penggemar pada idolanya.

Di Korea, peran agensi memang menjadi salah satu yang paling vital untuk kepopuleran seorang artis maupun idol grup. Pengaruh agensi juga yang membuat apakah seleb-seleb ini bisa mendapatkan peran dalam drama ataupun muncul dalam event-event musik. Idol dan bintang drama Korea bahkan sudah sering disebut sebagai 'budak agensi' karena saking seringnya dieksploitasi.

Sebelum terjun ke dunia seni peran, kebanyakan harus menjalani sistem trainee dan tentunya tak semua trainee bisa melakukan debut mereka. Tak hanya idol, akor, dan aktris juga memiliki sistem yang sama. 

Seleb-seleb di Indonesia tentunya lebih mandiri dengan karir mereka. Manager yang setia menemani bisa jadi bukan merupakan bagian dari agensi. Seperti Syahrini yang mempercayakan karirnya di tangan manager yang merupakan adik kandungnya sendiri. Beberapa artis juga menunjuk ibu sendiri sebagai manager.

Fenomena seperti Awkarin yang jadi artis sosial media, belum tentu bisa merilis lagu jika ia tinggal di Korea. Kebanyakan orang-orang yang populer di socmed akan tetap menjadi selebgram, jika ingin menjadi artis tentu harus ikut sistem audisi dan juga trainee.

Selain ini, nyatanya masih banyak lagi perbedaan yang cukup terasa di antara dunia entertainment Korea dan Indonesia...

5. Tak banyak kekayaan bintang Korea yang terungkap ke publik. Mengintip lebih dalam, bayaran bintang Korea bisa saja kalah dari seleb-seleb di Indonesia. Jun Ji Hyun misalnya, ia mendapat bayaran sebesar 100 juta Won (Rp 1,2 miliar) per episode dari Man From The Stars, drama ini sendiri hanya memiliki panjang 20 episode. Namun tentunya uang ini tak semua langsung masuk ke kantong Jun Ji Hyun karena harus berbagi dengan agensi. Karena kebijakan tak sama, beberapa agensi memutuskan pembagian dana mencapai 40% artis dan 60% agensi, ada juga yang memberikan hanya sekitar 20-30% ke artinya. Sedangkan bayaran Nikita Willy di tahun 2015 lalu menurut swa.co.id, mencapai Rp 40-45 juta per episode, seperti yang diketahui satu judul sinetron bisa mencapai ratusan episode, termasuk Kau Seputih Melati yang dibintanginya dengan total 144 episode.


Hak Cipta: ©istimewa