Konser Terakhir di Tokyo Dome Jadi Tanda Berakhirnya Karier ARASHI Setelah 26 Tahun

Konser Terakhir Di Tokyo Dome Jadi Tanda Berakhirnya Karier ARASHI (credit: x.com/@arashi5official)
Kapanlagi.com - Kabar emosional datang dari dunia musik Jepang. Grup legendaris ARASHI resmi menutup perjalanan panjang mereka setelah menggelar konser terakhir dalam tur ARASHI LIVE TOUR 2026: We are ARASHI di Tokyo Dome pada 31 Mei 2026.
Konser tersebut menjadi penampilan terakhir lima member ARASHI sebagai grup setelah lebih dari dua dekade berkiprah di industri hiburan. Ribuan penggemar yang memadati venue menjadi saksi berakhirnya salah satu grup J-Pop paling berpengaruh sepanjang sejarah.
Malam itu tidak hanya menjadi ajang nostalgia melalui deretan lagu hits mereka, tetapi juga dipenuhi momen haru, pesan perpisahan, dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para fans yang telah menemani perjalanan ARASHI selama 26 tahun.
Advertisement
1. Konser di Tokyo Dome Resmi Menutup Perjalanan ARASHI

Tokyo Dome menjadi lokasi yang dipilih untuk menutup rangkaian tur perpisahan We are ARASHI. Konser ini sekaligus menjadi titik akhir perjalanan grup yang memulai debutnya pada November 1999 lewat lagu A RA SHI.
Selama 26 tahun berkarier, ARASHI berkembang menjadi salah satu grup terbesar Jepang. Tidak hanya sukses di dunia musik, mereka juga mendominasi televisi, film, iklan, hingga berbagai program hiburan yang membuat nama mereka dikenal luas oleh berbagai generasi.
Bagi para penggemar, konser terakhir ini terasa seperti penutupan sebuah era. Banyak fans yang telah mengikuti perjalanan ARASHI sejak awal debut hadir untuk memberikan salam perpisahan kepada grup yang telah menjadi bagian penting dalam hidup mereka.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Tur Perpisahan Jadi Bentuk Terima Kasih untuk Fans

Setelah memasuki masa hiatus pada akhir 2020, kelima member memutuskan untuk kembali berkumpul pada 2025. Tujuannya sederhana namun bermakna, yaitu menyampaikan rasa terima kasih secara langsung kepada para penggemar yang sebelumnya tidak sempat mereka temui akibat pandemi COVID-19.
Tur We are ARASHI digelar di lima dome besar Jepang dan berhasil menarik sekitar 490 ribu penonton dari total 15 pertunjukan. Antusiasme luar biasa tersebut membuktikan bahwa ARASHI tetap memiliki tempat spesial di hati para penggemar meski sempat vakum selama beberapa tahun.
Dalam konser terakhirnya, ARASHI membawakan total 33 lagu yang merangkum perjalanan karier mereka. Lagu-lagu seperti Love so sweet, Monster, One Love, Love Rainbow, Happiness, hingga A RA SHI sukses membangkitkan nostalgia para penonton yang memenuhi stadion.
3. Pesan Haru Para Member Jadi Penutup yang Tak Terlupakan

Salah satu momen paling emosional terjadi ketika para member menyampaikan pesan terakhir mereka kepada para penggemar. Satoshi Ohno mengungkapkan rasa syukurnya karena ARASHI berhasil menjaga grup tersebut selama 26 tahun tanpa kehilangan satu pun anggota.
Sementara itu, Sho Sakurai meninggalkan kalimat yang langsung menyentuh hati banyak fans. "Kami adalah ARASHI. Tidak... kami adalah ARASHI." Ucapan tersebut menjadi simbol bahwa ikatan antara para member dan penggemar akan tetap hidup meski perjalanan grup telah berakhir.
Konser ditutup dengan lagu Five, sebuah lagu yang merepresentasikan rasa terima kasih mereka kepada para penggemar. Setelah saling berpelukan di atas panggung dan mengucapkan salam terakhir, kelima member resmi menutup salah satu perjalanan paling bersejarah dalam dunia musik Jepang.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/kiy)
Advertisement















































