Studio di Balik DEMON SLAYER dan SOLO LEVELING Buka Suara Soal Penggunaan Teknologi AI

Studio di Balik DEMON SLAYER dan SOLO LEVELING Buka Suara Soal Penggunaan Teknologi AI
DEMON SLAYER Dan SOLO LEVELING Buka Suara Soal AI (credit: IMDb.com)

Kapanlagi.com - Industri anime kembali diramaikan dengan perbincangan soal kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Selama ini, AI masih menjadi topik sensitif di kalangan kreator dan penggemar karena dianggap bisa menggeser sentuhan kreativitas manusia yang menjadi ciri khas anime.

Namun, pandangan tersebut tampaknya mulai berubah. Aniplex, perusahaan yang terlibat dalam produksi anime hit seperti Demon Slayer dan Solo Leveling, mengungkapkan bahwa mereka tidak menutup kemungkinan memanfaatkan AI dalam proses produksi anime di masa depan.

Pernyataan ini langsung memicu berbagai reaksi. Sebagian fans penasaran dengan potensi AI untuk meningkatkan kualitas produksi, sementara yang lain khawatir teknologi tersebut justru mengurangi nilai artistik yang selama ini menjadi kekuatan utama anime.

1. Aniplex Resmi Buka Peluang Gunakan AI di Produksi Anime

DEMON SLAYER Dan SOLO LEVELING Buka Suara Soal AI (credit: IMDb.com)

Perbincangan soal AI di industri anime kembali memanas setelah Presiden Aniplex, Nishimoto Shu, memberikan pernyataan dalam wawancaranya bersama Variety. Ia mengaku perusahaan tidak menolak perkembangan teknologi, termasuk AI, selama penggunaannya benar-benar membantu proses kreatif para animator dan kreator.

Menurut Nishimoto, AI bukan sesuatu yang harus langsung ditolak. Selama teknologi tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap pekerjaan kreator tanpa menghilangkan kreativitas manusia, Aniplex siap mempertimbangkan penggunaannya secara hati-hati.

Pernyataan ini menjadi sorotan besar karena Aniplex merupakan salah satu perusahaan paling berpengaruh di industri anime. Mereka berada di balik berbagai judul populer dan menjadi bagian dari komite produksi banyak anime besar yang mendunia.

2. 'Solo Leveling' dan 'Demon Slayer' Jadi Anime yang Paling Disorot

DEMON SLAYER Dan SOLO LEVELING Buka Suara Soal AI (credit: IMDb.com)

Komentar Nishimoto membuat banyak penggemar mulai berspekulasi bahwa eksperimen AI mungkin sudah mulai dilakukan pada beberapa proyek besar Aniplex. Salah satu yang paling sering disebut adalah Solo Leveling, terutama setelah trailer film terbarunya menampilkan perpaduan visual 2D dan CGI yang terlihat berbeda dari biasanya.

Walau belum ada konfirmasi resmi bahwa AI benar-benar digunakan dalam proses animasinya, kombinasi visual tersebut memunculkan banyak diskusi di kalangan penggemar. Sebagian menilai tampilannya lebih realistis, sementara yang lain menduga teknologi baru mulai diuji coba.

Spekulasi serupa juga mengarah ke Demon Slayer. Mengingat Aniplex bekerja sama dengan Ufotable dalam komite produksinya, bukan tidak mungkin berbagai eksperimen teknologi, termasuk AI, ikut diuji selama proses pengembangan film maupun serial anime tersebut, meski belum tentu digunakan pada versi final.

3. AI Bisa Jadi Masa Depan Industri Anime, Tapi Masih Jadi Perdebatan

DEMON SLAYER Dan SOLO LEVELING Buka Suara Soal AI (credit: IMDb.com)

Selama bertahun-tahun, anime dikenal sebagai salah satu bentuk seni yang membutuhkan kerja luar biasa besar. Satu episode saja bisa terdiri dari ribuan frame yang dikerjakan oleh banyak animator. Karena itulah, penggunaan AI masih menjadi isu yang memecah pendapat para pelaku industri maupun penggemar.

Di satu sisi, AI berpotensi membantu mempercepat proses produksi, mengurangi beban kerja animator, hingga meningkatkan efisiensi di tengah jadwal produksi yang semakin padat. Teknologi ini juga bisa menjadi solusi atas berbagai tantangan yang selama ini dihadapi studio anime.

Meski begitu, banyak pihak tetap berharap AI hanya berfungsi sebagai alat bantu, bukan menggantikan kreativitas manusia sepenuhnya. Dengan sikap Aniplex yang kini lebih terbuka terhadap AI, besar kemungkinan teknologi ini akan semakin sering hadir dalam proses produksi anime beberapa tahun ke depan.

(Nathalie Holscher resmi menikah dengan Aripat, maskawin sesuai tanggal akad.)

Rekomendasi

Trending