KOREA

5 Hal Janggal & Mencurigakan dari Kasus Burning Sun yang Menyeret Nama Seungri

Selasa, 19 Maret 2019 05:45 Penulis: Ayu Srikhandi

Seungri eks Big Bang © istimewa

Kapanlagi.com - Burning Sun merupakan sebuah club di Gangnam, Korea Selatan yang telah ditutup karena terlibat dalam kasus besar meliputi dugaan penganiayaan, pelecehan seksual, prostitusi, narkoba, dan suap. Nama club ini memang tidak asing di antara penggemar fans K-Pop karena diyakini sebagai salah satu bisnis Seungri eks Big Bang.

Jang Hansol lewat akun Youtubenya Korea Reomit membahas soal kasus Burning Sun ini dan memberikan runtutan awal mula club malam tersebut mulai disoroti publik, hingga kasusnya diserahkan pada Badan Anti Korupsi dan Komisi Hak Sipil.

Di sini lah ditemukan sederetan hal yang cukup janggal dan menjadi pertanyaan besar pada kasus Burning Sun ini.

 

1. Pelaku Dilindungi

Awal cerita Burning Sun mulai disoroti publik adalah ketika muncul nama Kim Sanggyo yang dikabarkan melakukan tindakan kekerasan di club dikenal sebagai salah satu bisnis Seungri tersebut. Namun terungkap kalau yang sebenarnya terjadi adalah Kim Sanggyo ini pergi minum ke Burning Sun, kemudian diseret keluar dan dipukuli karyawan. Ditahan nggak boleh masuk club. Si Kim lapor polisi, tapi justru dia dituduh jadi pelaku. Dari situ lah orang mulai curiga, kalau ternyata dia adalah mafia narkoba.

Dalam wawancara bersama sebuah stasiun TV, Kim mengaku kalau dia terlebih dulu dipukul oleh seorang cowok (si B) dalam klub. Lalu dipukul lagi dan diseret oleh cowok yang berbeda (si A). Kim Sanggyo merasa bahwa si A sengaja memukulnya agar sorotan pengunjung tidak menuju kepada si B yang memukul lebih dahulu, tapi justru pada si A itu.

Usut punya usut, si B merupakan tamu VVIP di Burning Sun, buktiknya dilihat di CCTV yang beredar, B langsung menuju pintu akses VIP keluar klub dan pergi meninggalkan klub. Sedangkan A adalah karyawan.

2. Justru Ditangkap Polisi

Karena menjadi korban kekerasan, Kim  pun langsung melapor polisi dengan cara telepon. Selama perjalanan polisi ke Burning Sun, Kim masuk lagi ke dalam Burning Sun, ia mengobrak-abrik sampah di depan klub supaya sekuriti tidak menutup pintu akses.

Sesampainya polisi datang, polisi tidak langsung turun. Mereka justru diam di mobil saja sampai Kim mendekat dan bilang, "saya yang lapor". Polisi seolah-olah menunggu arahan. Dari sudut pandang polisi, ketika mereka datang dan melihat Kim obrak-abrik sampah, Kim lah yang dianggap pengganggu.

Hal yang aneh terjadi karena polisi akhirnya dibantu bodyguard untuk memborgol Kim. Dari penjelasan Hansol, di Korea yang berhak memborgol hanya polisi tapi dalam kasus Kim ini, bodyguard Burning Sun terlihat akrab dengan polisi membantunya memborgol sehingga timbul kesan bahwa polisi sudah kenal dengan bodyguard.

3. Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual

Kim kemudian dibawa ke kantor polisi karena dituduh melakukan keonaran, setelah itu ia malah mendapat gugatan pelecehan seksual dari tiga orang wanita. Wanita pertama adalah temen dekatnya pemilik Burning Sun (A), wanita kedua adalah temen dekatnya si A. Yang ketiga, adalah Aena, dia adalah cewek 26 tahun warga negara China yang juga karyawan di club tersebut.

Aena adalah karyawan yang bertugas menghadirkan tamu-tamu VIP dari Hong Kong, China, dan Taiwan. Aena yang kerja di Burning Sun yang dikabarkan memiliki pendapatan sampai Rp 250 juta rupiah per hari. Nggak heran kalau pegawainya punya gaji besar, karena pastinya pelanggan club menghabiskan uang miliaran rupiah di situ.

 

4. Sosok Aena

Sosok Aena ini sendiri cukup menjadi sorotan karena ia sempat diberitakan sebagai orang yang bertugas mengedarkan narkoba di Burning Sun. Hal yang janggal kembali terjadi karena Aena ini diketahui merupakan orang China yang bekerja di Korea secara ilegal karena visanya telah mati.

Bagaimana ia mendadak berani sekali membuat laporan pada pihak kepolisian kalau dia menjadi korban pelecehan seksual, karena pastinya dia bisa ditangkap juga karena masalah visa. Tak hanya itu, kemungkinan besar dia akan dideportasi dan menurut hukum di China, kalau terlibat narkoba bisa mendapat hukuman mati.

Aena juga punya dua teman namanya Yang Yang dan Alice. Dua orang ini langsung melarikan diri ke China pada hari Aena dipanggil untuk pemeriksaan di kepolisian. Sosok Aena sebelumnya juga jadi pembicaraan karena pernah memposting foto bareng Seungri, tapi eks member Big Bang itu membantah dan mengaku tidak mengenal Aena, pasalnya ia selalu mau berfoto dengan siapapun yang meminta.

5. Tidak Dilaporkan ke Polisi

Jang Hansol menyampaikan kalau sampai saat ini orang yang pertama kali menemukan ada grup chat di HP Jung Joon Young, yang kemudian menyangkut nama Burning Sun dan Seungri juga, dirahasiakan identitasnya. Ia kemudian menyerahkannya kepada pengacara untuk ditindaklanjuti.

Pengacara itu perlu beberapa hari mencermati dan menelaah percakapan chat, dan berkomentar, "ini mafia Korea?". Ia pun paham, dia tidak memberikannya kepada polisi. Ia memberikannya kepada Badan Anti Korupsi dan Komisi Hak Sipil.

"Mengapa tidak ke polisi? Pengacara meyakini bahwa polisi juga terlibat dalam kasus ini. Sehingga ini buktinya harus diberikan kepada pihak bukan polisi. 27 Februari akhirnya Seungri Diperiksa (atas kasus Burning Sun)," jelasnya.

Saat ini kasus soal Burning Sun masih dalam penanganan pihak berwajib dan diperiksa oleh Kepolisian Metropolitan Seoul karena dianggap kepolisian Gangnam terlibat di dalam masalah ini.


REKOMENDASI
TRENDING