KOREA

Inspirasi Tiap Lagu yang Ditulis SUHO di Album 'GREY SUIT': Mimpi Gelar Konser, Nonton Olimpiade, sampai Belajar Proses Pembuatan Wine

Jum'at, 08 April 2022 09:45

SUHO EXO ©SM Entertainment

Kapanlagi.com - SUHO EXO baru saja merilis album keduanya atau yang pertama setelah keluar dari wajib militer. Album ini berisi 6 lagu yang semuanya ditulis oleh sendiri oleh Suho lho liriknya.

Lagu pertama adalah Morning Star yang bergenre modern rock dengan lirik berisi perasaan saat bangun dari mimpi dan reuni dengan yang sudah menunggu kita selama ini. Lagu ini cocok buat mengawali hari dan punya intro mendalam.

"Lagu Morning Star punya intro sepanjang 35 detik tanpa nyanyianku, meski begitu nggak terdengar aneh dan aku sengaja membuatnya begitu saat mengerjakannya dengan komposer. Saat aku wajib militer, aku mimpi konser, dan saat bangun rasanya hampa. Rasanya dunia yang aku tempati adalah mimpi dan kenyataannya berbeda. Aku ingin mengubah mimpi itu dan menulis lirik ini dengan ide secepatnya ingin bangun dari kenyataan, mimpi, supaya ketemu fans secepatnya. Ini juga lagu pertama yang aku rekam, karena ingin menjadikannya yang pertama seakan seperti mulai baru lagi. Kalian akan bisa merasakan semangat dan kupu-kupu saat mendengarnya," jelas Suho EXO dalam konferensi pers album GREY SUIT pada hari Senin (4/4).

1. Tentang Lagu Hurdle

Selanjutnya soal lagu Hurdle yang juga dibuatkan MV-nya. Ini adalah lagu ketiga di album yang punya genre pop-rock dan mendeskripsikan keinginan buat melewati waktu dengan berlari menuju kekasih. Di lagu ini terdengar suasana dan keramaian kota di bagian awal. Ada juga beberapa aspek yang bisa membuat pendengar seakan melihat sesuatu meskipun dengan mata tertutup.

"Hurdle adalah sebuah rintangan dan waktu seperti sebuah rintangan buatku. Makanya aku menulis lagu ini dengan pikiran ingin melewati waktu. Aku menonton Olimpiade Musim Panas dan Dingin selama wajib militer. Saat nonton, aku melihat cabang olahraga hurdle (salah satu bagian dari atletik), dan merasa kalau itu bisa bahaya. Ada beberapa atlet yang jatuh, aku mungkin lebih fokus ke olahraga ini karena pesertanya nggak cuma lari, tapi juga ada rintangan di jalan mereka. Ada kalanya membuat kesalahan, rasa gugup juga. Aku ingat menulis Hurdle di catatanku dan bagiku, Hurdle seperti waktu. Itu alasan aku mulai menulis lagu ini."

2. Tentang Lagu Decanting

Decanting adalah lagu alternatif Britpop dengan melodi sensual dan gitar solo yang enak didengar. SUHO lalu menjelaskan proses penulisan lagu ini yang terinspirasi dari hobi barunya, minum wine.

"Aku punya hobi baru, minum wine, selama dua tahun belakangan. Aku nggak minum yang lain selain wine, jadi aku bawa sendiri minuman wine-ku ke acara kumpul-kumpul atau bertemu member EXO. Saat mempelajari wine, aku tahu kalau decanting adalah proses yang membuat wine terasa lebih enak dan kaya rasa. Aku merasa kalau hal ini sama kayak hubungan yang aku punya dengan fans, karena hubungan kami menjadi lebih dalam dan banyak rasa selama dua tahun ini, dan itulah yang ingin aku tulis. Ada lirik 'I can't deny' dan pelafalannya sama dengan 'Decanting' makanya aku tambahkan di lirik karena menarik buat bermain kata. Ini juga salah satu lagu terseksi di album, aku memikirkan mood seksinya Kai saat menyanyikannya," ungkap Suho.

3. Soal Lagu Bear Hug

Bear Hug adalah lagu dengan genre modern rock. Liriknya tentang keinginan buat menenangkan seseorang yang merasa kesepian dengan memberikan sebuah pelukan hangat. Judul asli dari Bear Hug ditulis dengan huruf karakter China yang berarti 'hangat', cocok dengan memberikan pelukan hangat.

"Aku berpikir judul bahasa Inggris-nya Bear Hug aja karena sama-sama berarti memberikan pelukan erat. Ide lagu ini dari melihat para siswa, pekerja, dan orang-orang kebanyakan yang ingin pulang setelah apa yang mereka lakukan (di luar rumah) selesai. Tapi ada kalanya di hari lain, mereka nggak mau pulang dan memilih melakukan sesuatu meskipun nggak ada yang istimewa buat dilakukan. Seakan mereka berjalan tanpa arah dan aku menulis lagu ini dengan pikiran ingin memberikan mereka pelukan. Aku menulis liriknya seakan bernyanyi buat anak kecil. Jadi aku ngobrol dengan komposer dan kami menambahkan elemen suara seperti dongeng atau lagu anak-anak, seperti xylophone di bagian awal lagu," jelas SUHO.

4. Soal Lagu Moment

Moment adalah lagu rock ballad dengan melodi lirikal dan gitar yang mirip dengan suara detik jarum jam. Versi judul asli lagu ini dalam bahasa Korea adalah 'sepertujuhpuluhlima detik' yang diambil dari ketentuan agama Buddha yang artinya momen paling kecil dalam waktu.

"Ini adalah lagu yang aku tulis buat penggemar dan mengekspresikan apa yang aku rasakan di akhir konser setelah semua lagu encore selesai. Semua momen pasti berlalu, kan? Tapi aku mau mengatakan pada penggemar kalau kita ingin mengingat momen ini, kita harus menyimpannya dalam hati selamanya. Ini adalah lagu hangat yang berisi pesan yang ingin aku sampaikan pada fans dan bilang ke mereka untuk terus saling mencintai," kata SUHO.

5. Soal Lagu Utama Grey Suit

Grey Suit punya genre rock progresif yang digabungkan dengan suara band dan string. Liriknya tentang melewati masa abu-abu yang membosankan, secara metafora menggambarkan emosi setelah bertemu dengan cahaya dan warna lain. Ada bagian di chorus saat paduan suara naik satu per satu menuju klimaks dari lagunya.

"Aku bekerja dengan komposer membuat melodinya naik agar bisa menunjukkan SUHO melepas jas abu-abunya dan mendapat warna dari kepala sampai kaki. Aku ikut dalam merencanakan konsep album ini dan menjelaskan apa yang aku ingin ekspresikan kepada tim. Jadi ini adalah lagu yang berisi semua yang ingin aku katakan. Makanya ini salah satu lagu favoritku dan salah satu yang membuatku sangat bahagia dan bangga," tutupnya.

Kalau EXO-L, paling suka lagu apa nih di album GREY SUIT?


REKOMENDASI
TRENDING