'SINS' Film Kontroversi Bollywood

Kapanlagi.com - Sebuah film berjudul SINS dari industri perfilman India yang berpusat di Bombay Bolywood' telah menjadi kontroversi setelah pihak gereja Katolik Roma di India meminta film termasuk ditarik dari peredaran. Namun sutradara SINS, Vinod Pande menyatakn film yang dibuatnya tidak berupaya untuk melecehkan pihak gereja.

Pihak gereja Katholik India beranggapan SINS sangat berbau pornografi dan sensasional.

Pantas memang jika pihak gereja Kahtolik meradang dan meminta penarikan peredaran SINS.

Karena dalam film itu diceritakan seorang pendeta memiliki affair dengan wanita yang umurnya setengah dari sang pendeta.

SINS sendiri kabarnya akan diluncurkan secara nasional di India mulai akhir pekan ini meski sejumlah stasiun TV di India menolak untuk menayangkan promosi film ini.

Vinod Pande yang menjadi sutradara SINS secara tegas menolak untuk menarik peredaran karena ia mengatakan SINS dibuat bukan untuk bermaksud menyerang gereja.

Karena itulah sejumlah kalangan Katholik akan melakukan proets dalam bentuk demontrasi pada hari rabu (23/2) wib besok di Bombay.

Salah satu ketua organisasi gereja Katholik di Bombay, Dolphy D'Souza mengatakan jalan cerita film itu merupakan sebuah pengkhianatan karena digambarkan seorang pendeta yang kehilangan moral.

D'Souza malah menuduh melalui film ini sang sutradara ingin mencapai keuntungan semata.

"Agama seharusnya tidak menjadi obyek komersial sebauh hiburan,' ujar Joseph Dias, yang merupakan sekretaris dari Forum Katholik India dalam pernyataanya. SINS dibuat disebuah daerah selatan India, Kerala.

"Ini merupakan sebuah jalinan cinta terlarang dan kami tidak memiliki agenda melukai hati siapapun,' ujar Vinod Pande bersikukuh.

Sejumlah pihak juga menyayangkan bagaimana badan sendor film meluluskan film ini dengan kategori A (hanya untuk dewasa).

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(jak/erl)

Rekomendasi
Trending