'BUMI ITU BULAT', Sebuah Film yang Tekankan Pesan Toleransi

Senin, 11 Maret 2019 22:35 Penulis: Guntur Merdekawan
'BUMI ITU BULAT', Sebuah Film yang Tekankan Pesan Toleransi Cast 'BUMI ITU BULAT' © KapanLagi/Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Indonesia sebagai negara yang dihuni oleh masyarakat dari suku, ras dan agama berbeda masih sering kali terbentur pada permasalahan intoleransi. Masalah yang sudah menjamur sejak lama ini dirasa perlu disorot dan tentunya diberantas bersama-sama.

Pesan itulah yang disampaikan dalam sebuah film layar lebar bertajuk BUMI ITU BULAT. Dalam sebuah jumpa pers, lima orang inisiator yang terdiri atas Gus Yaqut (Ketua Umum PP GP Anshor), Robert Ronny (Sutradara), Christine Hakim (aktris), Arie Kriting (komedian) dan Jenahara Nasution (desainer) mencoba menjelaskan kampanye yang sedang mereka galakkan untuk menyebarkan toleransi kepada sesama warga negara.

"Isu soal toleransi menjdi isu utama ya di dalam gerakan kita. Kita menyadari Indonesia adalah negara yang majemuk, yang paling dibutuhkan adalah toleransi di antara para warganya. Kemajemukan harus disyukuri dan lestarikan dengan cara menumbuhkan persaudaraan warga negara dan toleransi antar seksama. Banyak sekali kegiatan dan semua warga bangsa adalah saudara, jika memang ada musibah ya kita bantu tanpa kita tanyakan duilu. Kalau merayakan hari raya, kita harus bergembira meihat kesenangan mereka. Virus radikalisme dan intoleransi harus diselesaikan bareng-bareng," uajr Gus Yaqut saat ditemui di preskon BUMI ITU BULAT di Ecology Kemang, Jaksel, Senin (11/3).

Cast 'Bumi Itu Bulat' © KapanLagi/Akrom SukaryaCast 'Bumi Itu Bulat' © KapanLagi/Akrom Sukarya

Christine Hakim pun sedikit membahas seputar masalah-masalah intoleran yang membawa nama agama. Sebagai seorang muslim, beliau lebih fokus pada keimanan dan urusan sendiri ketimbang harus mengomentari atau ngejudge agama orang lain.

"Berapa juta nenek moyang kita yang gugur tumpah darah mereka? Kita hanya menikmati kerja keras dan perjuangan mereka, nggak ada darah yang kita tumpahkan. Tapi saat tuhan sudah menyatukan menjadi NKRI, kita khilaf, lupa menjaga dan bersyukur. Di situlah kita harus saling mengasihi sesama pencipta, masalah keimanan itu urusan kita sendiri. Di balik keberagaman inilah kita harus terus bersyukur, kita harus menjaga solidaritas ini karena itulah yang diminta oleh Allah," sambung Christine Hakim.

Christine Hakim © KapanLagi/Akrom SukaryaChristine Hakim © KapanLagi/Akrom Sukarya

BUMI ITU BULAT akan mengedepankan pesan positif tentang toleransi. Karenanya, desainer Jenahara begitu senang karena bisa terlibat dalam film ini, mengingat Ia juga memiliki visi yang sama.

"Kita hidup di ke-anekaragaman yang harus kita jaga. Aku pengen milenial sekarang lebih smart dalam mengambil sebuah keputusan, lebih bijak dalam mengambil keputusan. Jangan gampang terbawa arus. Pokoknya aku berharap dengan adanya film ini, akui senang diajak di film ini. Aku berharap film ini bisa menjadi salah satu media untuk memberikan pesan positif salah satunya toleransi. Masalah agama ini sensitif banget," sambung Jenahara.

Arie Kriting © KapanLagi/Akrom SukaryaArie Kriting © KapanLagi/Akrom Sukarya

Arie yang didapuk sebagai cast sekaligus produser menjelaskan jika BUMI ITU BULAT adalah sebuah film yang sangat lekat dengan generasi muda. Konflik-konflik yang disajikan di dalamnya adalah hal yang sering kita temui di dunia nyata.

"Film itukan tergantung kesukaan masing-masing ya. Ada yang suka nonton film buat lihat ceritanya, ada yang nonton film untuk mencari pesan kesannya di dalam. Nah kalau menurut saya film ini sebenarnya cukup akrab dengan kehidupan generasi muda. Menurut saya film ini adalah tantangan untuk anak muda, untuk remaja-remaja, apakah mereka bisa mengubah fungsi sesuatu yang muatannya tidak seperti yang mereka lihat selama ini? Jadi ketika disodorin dengan isu-isu toleransi, disodori dengan perbedaan, gimana mereka tanggapannya? Dan ini realitas sekali, jad itidak mengawang-ngawang. Perbedaan itu kan ada di depan mata kita," pungkas Arie.

 

(kpl/gtr)


REKOMENDASI
TRENDING