'MERAH PUTIH' Segarkan Nasionalisme

'MERAH PUTIH' Segarkan Nasionalisme Pemain 'MERAH PUTIH'

Kapanlagi.com - Tanggapan positif atas rilisnya film MERAH PUTIH membuat Yadi Sugandi terharu. Apalagi film ini merupakan hasil karya pertama Yadi sebagai sutradara. Semangat nasionalisme yang dititipkan dalam film ini diharapkan sampai pada penonton."Soal tanggapan masyarakat saya nggak bisa komen. Rasanya ajaib, MERAH PUTIH bisa diterima dengan baik. Semoga ini bisa menjadi aset buat bangsa. Dan buat penonton bioskop, semoga bisa menjadi penyegar," ujarnya saat dihubungi KapanLagi.com.Yadi menyebut selama ini film untuk usia di atas 30 dan anak-anak masih susah penggarapannya. "Selera penonton itu memang susah. Tapi jangan sampai penonton hanya nonton film horor melulu. Penonton itu harus dijaga," katanya.Yadi tidak menampik bahwa genre film horor secara penjualan lebih menjanjikan. "Tapi jangan berkiblat dengan uang saja. Dedikasinya jangan uang saja. Berilah sesuatu kepada penonton. Jangan sampai perfilman rontok lagi karena banyak film horor. Penontonnya tidak ada regenerasi," harapnya.Pengambilan momen kemerdekaan RI menjadi momen yang tepat untuk pemutaran film yang bertema perjuangan tersebut. "Karena memang pesannya ngingetin nasionalisme. Cinta tanah air itu wajib. Jika cinta tanah air, mulai warga hingga pemerintahan adil. Sehingga ada harapan rakyatnya bisa sampai ke kemakmuran bersama," katanya.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/uji/npy)

Rekomendasi
Trending