FILM INDONESIA

Sinetron Populer 'JADI POCONG' Diboyong ke Layar Lebar dengan Judul 'MUMUN', Siap Ajak Nostalgia

Jum'at, 25 Februari 2022 05:05

Mumun © istimewa

Kapanlagi.com - Sukses dengan MAKMUM 2 yang berhasil mengoleksi 1,7 juta penonton, rumah produksi Dee Company tampak siap mengulang kesuksesan lainnya. Kali ini mereka akan membuat versi film dari sinetron populer JADI POCONG dengan tajuk MUMUN.

JADI POCONG merupakan sinetron yang tayang di stasiun televisi Indosiar pada awal 2000-an. Tontonan yang diproduseri dan dibintangi oleh Mandra ini sukses menjadikan karakter hantu pocong bernama Mumun menjadi ikon.

1. Tak Lupakan Elemen Nostalgia

Dheeraj Kalwani selaku produser mengatakan bila adaptasi film MUMUN tidak akan melepas unsur yang menjadikan sinetronnya sukses. Ada beberapa hal dipertahannkan sebagai elemen nostalgia.

"Yang pasti penggemar sinetronnya tidak akan kehilangan nostalgia kisah cinta Mumun dan Juned melawan Jefri. Sementara penonton baru tetap bisa mengikuti ceritanya meski tidak pernah nonton sinetronnya," kata Dheeraj dikutip dari pesan Whatsapp yang diterima KapanLagi.com.

2. Mandra Turut Campur di Cerita

Sementara itu Mandra sangat antusias melihat sinetron JADI POCONG dibawa ke format film. Sebagai pemilik ide cerita, ia memercayakan semuanya kepada Dheeraj Kalwani supaya filmnya sukses.

"Saya memercayakan kepada Dee Company untuk mengadaptasi cerita si Mumun ini. Saya yakin sudah menyerahkan karya saya ke tangan yang tepat. Saya tetap turun campur di ceritanya, tapi disesuaikan dengan masa kini," tutur Mandra.

3. Lupa Lepas Tali Pocong

JADI POCONG merupakan sinetron yang tayang pertama kali pada 2002 memasang Eddies Adellia, Mandra, Achul Wiraperwata dan Benny Ruswandi. Berkisah tentang sebuah kecelakaan yang menewaskan perempuan bernama Mumun.

Saat prosesi pemakaman Mumun, Bang Husein selaku tukang gali kubur lupa melepas tali pocongnya. Sehingga kemudian Mumun menghantui warga meminta talinya dilepas.

(kpl/abs/phi)


REKOMENDASI
TRENDING