'FANTASTIC 4' Jeblok di Pasaran, Tak Mampu Saingi 'ROGUE NATION'

Senin, 10 Agustus 2015 14:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
'FANTASTIC 4' Jeblok di Pasaran, Tak Mampu Saingi 'ROGUE NATION' FANTASTIC FOUR/©Marvel
Kapanlagi.com - FANTASTIC FOUR jadi superhero terakhir Marvel yang dirilis pada akhir musim panas ini. Sayangnya, pendapatan film arahan Josh Trank ini tak secetar 'saudara-saudaranya'  yang lain. Hanya meraih US$ 26,2 juta (setara dengan Rp 354 M) di akhir minggu, film ini jauh dari perkiraan.

Namun, sebenarnya pendapatan rendahnya sudah bisa diramalkan karena banyaknya kontroversi dan kritik tajam yang menyertai film Miles Teller, Kate Mara, Michael B. Jordan dan Jamie Bell ini. Sang sutradara memutuskan untuk membuang beberapa bagian dari komik asli Fantastic Four. 

Karenanya FANTASTIC FOUR hanya mampu bertengger di posisi kedua, di bawah film Tom Cruise MISSION: IMPOSSIBLE ROGUE NATION. Parahnya lagi, Cinemascore hanya memberikan nilai C- kepada film penutup Phase 2 Marvel ini. Dilansir Box Office Mojo, film PIXELS milik Adam Sandler yang juga pernuh kritik saja bisa mendapatkan B. Wah, jadi penasaran seperti apa 'ngawurnya' Josh Trank.

MI: ROGUE NATION masih belum tergeser dari puncak/©boxofficemojo.comMI: ROGUE NATION masih belum tergeser dari puncak/©boxofficemojo.com

THE GIFT, secara mengejutkan duduk manis di posisi ketiga dengan meraih pendapatan sebesar US$ 12 juta (setara dengan Rp 162 M). Film yang mendapat nilai B dari Cinemascore ini sukses menampilkan performa apik meski sempat di-under estimate. Dibintangi Jason Bateman, film thriller ini memang wajib ditonton.

Selain FANTASTIC FOUR, SHAUN THE SHEEP THE MOVIE juga punya hasil yang mengecewakan. Bahkan, ini menjadi film Aardman yang punya penghasilan opening terburuk yaitu sebesar US$ 4 juta (setara dengan Rp 54 M). Trailer domestiknya dianggap sebagai salah satu pembawa mimpi buruk karena tidak terlalu membantu menjual film anak-anak ini.

Minggu kedua bulan Agustus ini memang tak sebaik tahun lalu. Pendapatan film-film yang dirilis pada saat ini menurun cukup tajam yaitu sebesar 30,1%. US$ 121 juta (setara dengan Rp 1,6 T) hingga belum mampu mengungguli rekor tahun lalu dengan US$ 174 juta (setara dengan Rp 2,3 T).

(box/tch)


REKOMENDASI
TRENDING