Frances McDormand Jadi Pusat Perhatian di Pesta Vanity Fair Karena Pidatonya

Selasa, 06 Maret 2018 15:50 Penulis: Editor KapanLagi.com
Frances McDormand Jadi Pusat Perhatian di Pesta Vanity Fair Karena Pidatonya http://cdn02.cdn.justjared.com/wp-content/uploads/2018/03/mcdormand-loses/frances-mcdormand-loses-her-oscar-01.jpg

Kapanlagi.com - Pesta Vanity Fair digelar seusai perhelatan Academy Award ini selalu dibanjiri para artis dan para insan perfilman Hollywood.  Pesta ini diadakan oleh majalah Vanity Fair dan sudah seperti sebuah perayaan tiap tahun bagi seluruh orang yang terlibat dalam industri hiburan Hollywood. siapa saja ya yang turut memeriahkan pesta tersebut?

Sebelumnya Vanity Fair tidak selalu bertabur bintang. Di tahun 2009 Vanity Fair Party lebih sepi karena digelar bersamaan dengan pesta yang diadakan oleh Demi Moore dan Madonna. Pada tahun 2008 malah pesta ini dibatalkan karena ada demonstrasi dari para pekerja film yang tergabung dalam asosiasi Writers Guilds of America yang menuntut kenaikan gaji.

Tahun ini, Graydon Carter yang telah memimpin pesta ini selama bertahun-tahun sudah tidak lagi terlibat. Penggantinya, Radhika Jones. Radhika Jones adalah seorang editor baru yang secara resmi memimpin pesta tersebut.

Kemeriahan dimulai dengan teriakan dari DJ yang memutar musik menjelang tengah malam. Ada Donald Glover yang berbincang dengan Matt Bomer. Hadir pula Drake yang berada tak jauh dari mereka. Sementara Salma Hayek melahap sebuah Burger In-N-Out. Di dekat pintu keluar juga ada Mary J. Blige, Sean Combs dan Naomi Campbell. Tak mau ketinggalan, hadir juga para bintang olahraga, di antaranya Lindsey Vonn, Kobe Bryant, Olympian Gus Kenworthy dan Adam Rippon.

Bintang utama dalam pesta tersebut adalah Frances McDormand yang memenangkan Best Actrees Leading Role. Malam itu McDormad membuat publik bertanya-tanya dengan pidato kemenangannya. Dia mengakhiri pidato Oscarnya dengan mengatakan, "Saya memiliki dua kata untukmu malam ini, ladies and gentlemen, Inclusion Rider."

Pernyataan McDormand tersebut menjadi perbincangan dalam pesta serta mendapatkan banyak tanggapan, salah satunya dari Ronan Farow. "Saya belum pernah mendengar istilah (seperti itu) yang spesifik," terang wartawan yang melaporkan Harvey Weinstein ini. Farow bersama The New York Times membuka skandal pelecehan seksual Weinstein ke publik yang kemudian diikuti dengan gerakan ‘#MeToo’.

Tanggapan lain datang dari Laura Dern."Saya belum pernah mendengar istilah yang tepat (untuk mengartikan Inclusion Rider)," kata Laura Dern sambil menambahkan bahwa dia menghabiskan perjalanannya ke pesta Vanity Fair dengan googling soal Inclusion Rider di dalam mobil. Meskipun begitu ia menyukai aksi McDormand tersebut. Ia juga membandingkan McDormand dengan dirinya yang menggunakan istilah ‘Reformative Justice’ dalam pidatonya di Golden Globes 2 bulan yang lalu.

McDormand menjelaskan bahwa dia baru mengetahui tentang ‘Inclusion Rider’ baru-baru ini. Tepatnya saat makan malam di hari Jumat, dan memutuskan akan memakainya sebagai kicker dalam pidato penerimaan Oscarnya. Agennya sendiri kemudian memberikan dokumen yang menjelaskan bahwa Inclusion Rider berarti keberagaman dalam indutri perfilman yang melibatkan minoritas, yakni wanita dan people of colour.

Disadur oleh Tantri D. Rahmawati dari nytmes.

 

 

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING