SELEBRITI

Ahmad Dhani Bisa Ajukan Bilik Asmara Selama di Rutan Cipinang?

Kamis, 13 Juni 2019 19:10 Penulis: Rahmi Safitri

Ahmad Dhani © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Sidang pamungkas Ahmad Dhani atas kasus pencemaran nama baik akhirnya digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (11/6/2019). Majelis hakim memvonis Ahmad Dhani dengan hukuman 1 tahun penjara. Hukuman tersebut lebih ringan dari tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum yang mengajukan 1 tahun 6 enam bulan. Oleh karena itu, kini Dhani harus tinggal di Rumah Tahanan Cipinang.

Dhani pun sudah dijenguk oleh sang istri, Mulan Jameela, dan putrinya, Safeea, di rutan Cipinang. Dari sini timbul pertanyaan, apakah Dhani akan mendapat perlakuan khusus berupa ruang asmara, yang bisa digunakan jika ia dijenguk oleh istrinya.

"Ini kan ada anaknya yang kecil-kecil. Paling melepas kerinduan biasa aja ketemu nggak apa-apa. Tapi kalau hubungan yang lain-lain belum diatur. Kita sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur). Tidak ada, sesuai SOP di aturan, di negara Indonesia belum ada yang mengatur hubungan badan," jelas Kepala Rutan (Karutan) Cipinang Oga Darmawan, di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (13/6/2019).

1. Malu Minta Bilik Asmara?

Seperti yang pernah diceritakan sebelumnya, Dhani ditempatkan di sebuah kamar di mana ia akan berbagi dengan 11 tahanan lainnya. Oga lalu menjelaskan kondisi ruangan tersebut.

"5X6 sudah ada kloset, tapi kloset jongkok, tidak ada AC, tidak ada TV. Televisi hanya ada di selasar dan di Aula," kata Oga.

Lalu bagaimana jika Dhani minta disediakan bilik asmara? "Malu dia. Nggak mungkin," jawab Oga.

2. Tak Ada Perlakuan Khusus

Sekali lagi Oga menjelaskan kalau Dhani akan diperlakukan sama seperti tahanan lainnya, tak akan ada perlakuan khsusu untuk ayah Al Ghazali ini. Walau begitu tentu saja, Dhani masih akan mendapatkan hak-haknya selama berada di rutan.

"Semua sama persamaan hak di depan hukum karena masih di rumah Tahanan. Tapi kalau nanti di lembaga kemasyarakatan ada beberapa kegiatan pembinaan yang harus diikuti. Tapi hak-hak untuk melaksanakan ibadah, hak untuk mendapatkan buku bacaan, hak dikunjungi itu semua kita penuhi," pungkas Oga.


REKOMENDASI
TRENDING