SELEBRITI

Ario Bayu Kenang Masa Lalu Pernah Jadi Tukang Cuci Piring Hingga Jadi Barista

Kamis, 30 April 2020 07:15

Ario Bayu / Credit: KapanLagi - Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Setiap orang pasti punya cerita-cerita unik di masa lalunya. Begitu pula dengan aktor kondang Ario Bayu yang ternyata dulu sempat menjajal berbagai macam pekerjaan sebelum akhirnya bisa sampai di titik kesuksesan seperti sekarang.

Kepada awak media, Ario pun tanpa malu menceritakan jika dirinya dulu pernah jadi tukang cuci piring. Sebaliknya, pria berusia 35 tahun itu merasa bersyukur karena pernah melewati masa-masa yang telah memberikannya pengalaman berharga tersebut.

"Saya pernah jadi tukang cuci piring di Australia, di restoran Thailand kurang lebih 8 bulan. Kadang di resume saya taruh kalau interview saya sampaikan, wah saya dulu selalu menjaga kebersihan piring," kenang Ario Bayu saat ditemui di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (28/4).

1. Pernah Jadi Barista

Selain jadi tukang cuci piring, Ario pernah menjajal berbagai pekerjaan lain, seperti barista hingga OB di salah satu perusahaan. Tak disangka jika Ia kini bisa sukses di industri perfilman Tanah Air, bahkan punya berbagai usaha sendiri.

"Kayak gue pernah jadi barista kan nggak tahu, tiba-tiba berapa tahun kemudian gue punya cafe, akhirnya gue bisa ajarin barista gue bikin kopi. Mana saya tahu ke depan bisa begitu? Cuci piring, akhirnya saya punya bisnis restoran, akhirnya saya punya keahlian di dapur. Koki nggak bisa berjalan kalau nggak ada cuci piring, masakannya mau ditaruh di mana? Jadi komponen ini sangat penting," sambungnya.

2. Masih Sering Bantu Cuci Piring

Bahkan saat kini dirinya sudah jadi bos, Ario tak pernah malu untuk langsung turun ke dapur buat ikutan bantu cuci piring. Pasalnya, dari pengalamannya itulah Ario bisa membangun bisnisnya hingga sebesar sekarang.

"Bukan, bukan ekonomi, tapi karena pengalaman. Buat saya rezeki itu pengalaman. Mau punya rezeki banyak harus punya pengalaman. Pengalaman itu membuat saya ya ini saya jadi nggak malu mau say cuci piring. Coba lihat saya di cafe saya cuci piring. Ngapain malu? Kalau gelas gue nggak dicuci, gimana gue bisa bikin kopi lagi buat customer berikutnya? Emang udah fungsi aja buat apa malu toh juga dengan cuci piring ini saya juga dapat rezeki," tutup Ario.


REKOMENDASI
TRENDING