Banyak Artis Ikutan Nyaleg, Begini Tanggapan Fitri Carlina

Selasa, 31 Juli 2018 16:55 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Banyak Artis Ikutan Nyaleg, Begini Tanggapan Fitri Carlina Fitri Carlina (credit: Kapanlagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)

Kapanlagi.com - Banyak para artis kini sedang banting stir terjun ke dunia politik. Mulai dari penyanyi, aktor dan komedian, mereka berbondong-bondong menjajal dunia baru tersebut. Melihat hal ini Fitri Carlina pun berikan tanggapannya.

"kalau aku sih support-support aja, karena kan itu adalah keputusan pribadi masing-masing dan ini juga menambah khasanah baru juga buat dunia dangdut, karena kan selama ini dangdut dibilang musik rakyat, terus orangnya pun kayak gimana gitu, selalu dipandang sebelah mata, ternyata jangan salah kemampuan berpolitiknya dan cara berpikirnya pun bahkan sampai digandeng sama partai politik besar, nah itu juga bisa membuktikan bahwa dangdut tidak seperti yang dibayangkan," ungkap Fitri Carlina saat ditemui di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018).

Namun saat ditanya mengenai dirinya, Fitri Carlina mengaku belum tertarik. Apalagi kini menjadi penyanyi masih menjanjikan baginya. Ia pun tak mau terjebak dalam dua profesi tersebut. Terlebih lagi kini ia juga lebarkan sayap menjadi pengusaha.

"Kalau tertarik terus terang belum, cuma kalau mengamati iya, kadang aku suka baca aja gitu, kayak peta politik ke depan itu gimana, ini bakal gimana dan sudah bikin survei sendiri aja gitu, dan juga sering diundang mengisi acara kampanye, sometimes juga bisa melihat mana nih yang ternyata bakal jadi kepala daerah, jadi aku belajar disitu. karena memang kan sebagai pengisi acaranya kan," ungkap wanita kelahiran Banyuwangi tersebut.

Fitri Carlina mengaku belum ingin terjun ke dunia politik (credit: Kapanlagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)Fitri Carlina mengaku belum ingin terjun ke dunia politik (credit: Kapanlagi.com/Fikri Alfi Rosyadi)

Melihat para temannya yang ikutan nyaleg, Fitri berikan harapannya. Semoga siapapun yang terpilih nantinya, mereka bisa mengemban tugas dengan amanah dan tidak lupakan janji-janji saat kampanye.

Ia pun memandang politik dengan melihat orangtuanya. Banyak yang harus dikorbankan untuk menjadi seorang politisi. Itulah konsekuensi yang harus dihadapi menjadi politisi

"Harapannya pasti harus amanah. jangan melupakan janji-janjinya, terus kemudian mesti konsisten, kalau emang awalnya ingin memperjuangkan ya harus konsisten, apapun itu risikonya harus diterima. kalau aku melihat Politik itu dari kedua orang tua aku, karena kedua orangtuaku itu bisa dibilang salah satu politisi di daerah di Banyuwangi dan itu semua harus dikorbankan, termasuk keluarga, anak, waktu, dan itu semuanya bisa dikorbankan dan bahkan materipun juga bisa dikorbankan. Itu sudah risiko tapi kalau dia sudah amanah untuk kebaikan ya berarti dia sudah berpikir panjang, dan memang untuk hidupnya dikonsumsikan untuk politik," pungkasnya.

(kpl/far/gen)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING