SELEBRITI

Datangi Kejaksaan Tinggi, Kartika Putri Pertanyakan Kelanjutan Kasusnya dengan Dokter Richard Lee

Kamis, 23 Juni 2022 16:30

Kartika Putri (credit: Kapanlagi.com/Irfan Kafril)

Kapanlagi.com - Perseteruan antara Kartika Putri dengan Dokter Richard Lee rupanya masih belum usai. Kali ini Kartika Putri ditemani dengan kuasa hukumnya terlihat mendatangi Kepala Kejaksaan Tinggi di Jakarta Selatan, Kamis (23/6).

Kuasa hukum Kartika Putri, Brian Praneda pun menjelaskan maksud kedatangannya ke Kejaksaan Tinggi hari ini untuk mempertanyakan progres laporan terhadap Richard Lee. Pihaknya juga sekaligus ingin menanyakan apakah terdapat kekurangan.

"Jadi agenda hari ini saya dan Kartika Putri ingin menanyakan progres terkait laporan kami. Berdasarkan informasi penyidik, memang ada kekurangan berkas sebagainya atas petunjuk jaksa. Tetapi sudah dikembalikan ke pihak Kejati," ungkap Brian saat ditemui di Kejati Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

1. Sebut DRL Sebagai Tersangka

Diketahui pengembalian berkas sudah terhitung cukup lama. Oleh karena itu, Brian menjelaskan jika konfirmasi progres ini merupakan lanjutan tentang kasus pencemaran nama baik dengan tersangka berinisial DRL yang diduga dokter Richard Lee.

"Kasusnya mengenai pencemaran nama baik. Tersangka saat ini DRL ya," ucap Brian.

2. Ingin Tahu Progres

Selain itu, apabila terdapat kekurangan terkait bukti atau keterangan dari Kartika Putri dan saksi, pihaknya siap untuk memberi dukungan dan bantuan terkait proses penyelidikan. Kartika Putri pun menyebutkan dirinya bersama pihak hukum telah mengikuti prosedur hukum yang ada, karena menurutnya sebagai orang yang awam proses hukumnya ini terasa sangat panjang.

"Jadi poinnya kita ingin menanyakan progres sampai sejauh mana penyelidikan ini agar bisa cepat dituntaskan di P21 kan. Sehingga nanti menuju proses persidangan," ujar Brian.

"Tapi kita kan sudah memenuhi segala sesuatunya. Bahkan kemarin di Mabes kita penuhi sudah semua selesai. Tapi kok menurut saya saya pribadi yang awam hukum, kok proses nya gak maju-maju nih," timpal Kartika Putri.

3. Semua Sama di Mata Hukum

Ia juga menambahkan hanya ingin mendapatkan kejelasan soal penanganan laporannya tersebut. Semua bertujuan agar masalah tak berlarut dan dirinya tidak menerka-nerka.

"Karena saya pengen semua sama di mata hukum, tidak ada yang di istimewa kan di mata hukum. Karena ya biasa sebagai warga negara ada rasa cemburu," tutup Kartika Putri lagi.

(kpl/irf/pit)


REKOMENDASI
TRENDING