Demi Bertemu Putri Tercinta, Five Vi Terus Upayakan Mediasi

Selasa, 09 Mei 2017 02:43 Penulis: Rahmi Safitri
Demi Bertemu Putri Tercinta, Five Vi Terus Upayakan Mediasi Five Vi © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Selebriti cantik Five Vi agaknya tak main-main dengan keinginannya untuk segera bertemu dengan putri tercinta setelah 13 tahun lamanya terpisah. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Five Vi mendatangi KPAI untuk meminta bantuan mediasi. Bahkan sebelumnya ia juga tak ragu melaporkan Iwan, sang mantan suami dengan pasal dugaan penculikan anak.

"Harus lakukan asessment. Ayah dan ibunya tidak boleh menutup akses untuk komunikasi. Orangtua harus mereduksi terhadap anaknya.
Intinya kasusnya udah lama, putusan 2008, kita tetap menyelesaikan dengan proses mediasi. Anak itu harus ditanya dan beradaptasi, terlebih anak udah lama gak sama ibu. Intinya lebih ke pengasuhan bersama. Seusia gitu udah bisa memilih," ujar Rita Pranawati, sekretaris KPAI (konsuler komisioner bidang pengasuhan KPAI) di kantor KPAI, Teuku Umar, Menteng, Jakarta Selatan, Selasa (2/5).

"Upaya hukum sudah laporkan ke Polda Metro 17 April 2017. Laporannya perlakuan salah dan penelantaran anak dibawah umur. Pasal 77 B UU RI tahun 2014, tentang perlindungan anak atau pasal 330 ayat 1 KUHP," imbuh Henry Indraguna, pengacara Five Vi, di kesempatan yang sama.

Five Vi terus upayakan mediasi dengan bantuan KPAI © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom SukaryaFive Vi terus upayakan mediasi dengan bantuan KPAI © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya


Menilik ke belakang, kasus perceraian Five Vi dan Iwan di tahun 2008 memang pelik. Tak hanya isu penculikan, namun juga diwarnai dengan KDRT berupa penyekapan dan pemukulan yang dilakukan oleh Iwan. Menurut sang kuasa hukum, Five Vi punya alasan tersendiri di balik gugatannya yang baru dilakukan di tahun 2017 ini.

"Kedua kita minta ke PA untuk melakukan eksekusi terkait putusan MA. Hak asuh dimenangkan oleh Five v inkrah 2008. Kita sudah dapat panggilan eksekusi PA Jakarta Selatan besok (Rabu) jam 10 pagi. Kami sudah ke Komnas perempuan, sudah mengalami banyak penganiayaan dulu. Penganiayaan tahun 2003-2004," ungkap Henry.

"Sebelum ini kami kuasa hukum melakukan mediasi kepada kuasa hukum Iwan, Amir Husein. Dijadwalkan hari Minggu untuk berjumpa dengan Bilqis. Pas ketemu Bilqis gak ada. Ternyata tidak ada. Tadi malam, kuasa hukum iwan infokan Bilqis akan diterbangkan pagi ini ke Jakarta akan ditemukan dengan ibunya jam 7 malam ini. Kita berharap ibunya bisa ketemu anak. Upaya selalu kita jalankan," pungkas Henry.

(kpl/pur/mhr)

Reporter:

Mathias Purwanto


REKOMENDASI
TRENDING