SELEBRITI

Dihukum 4 Tahun Penjara Karena Kepemilikan Narkoba, Roro Fitria Kecewa

Jum'at, 19 Oktober 2018 15:31 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Roro Fitria © Kapanlagi/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan jika Roro Fitria bersalah dalam kasus kepemilikan narkoba. Selain hukuman 4 tahun penjara, Roro juga dikenakan denda pidana sebesar 800 juta rupiah.

Roro sendiri mengatakan jika kecewa dengan putusan tersebut. Dirinya beralasan jika hanya sebagai pemakai, namun didakwa seperti bukan pemakai, Roro bahkan tidak direhab.

"Saya sangat kecewa, sedih, duka yang mendalam bagi saya. Kami tadi sudah berembuk untuk bisa mengajukan banding. Tadi saya pusing sekali, hampir pingsan. Saya beristigfar supaya bisa menenangkan diri saya. Ini jadi takdir yang saya lalui, InsyaAllah takdir ini, sebagai makhluk Allah SWT masih bisa berikhtiar berusaha dengan jalan banding bersama tim kuasa hukum saya," ujarnya usai Sidang Putusan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/10).

1. Berharap Dapatkan Rehabilitasi

"Temen-temen media, sahabat semua tau kalo saya mengetahui betapa ketidakadilan terjadi di diri saya. Saya hanya pemakai tapi didakwa bukan pemakai dan saya tidak direhab," tambahnya lagi.

Dirinya pun berharap bisa mendapatkan rehabilitasi. Roro mengatakan jika dirinya tak pantas dipenjara dan harusnya disembuhkan.

"Keinginan saya ingin direhab. Disembuhkan karena menyalahgunakan dari narkotika itu jadi tidak pantas untuk dipenjara," tutupnya.

2. Shock

Setelah ditinggal kepergian ibunda untuk selamanya, beban Roro Fitria semakin berat usai Ketua Majelis Hakim menyatakan putusan hukuman untuk dirinya karena kasus penyalahgunaan narkotika. Pasalnya, dirinya baru saja dikenakan hukuman 4 tahun penjara dan Rp 800 juta.

Putusan yang diterimanya tentu membuat shock perempuan berusia 28 tahun tersebut. Mendengar putusan itu, perempuan yang sekarang mengenakan kerudung hitam itu sesenggukan menangis sambil menyebut orang kesayangannya.

"Mama.. Mama..." ucapnya sambil menangis di kursi pesakitan ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (18/10).

3. Hukuman Dirasa Tak Sesuai

Seraya berdiri keluar ruang sidang, tangisnya makin pecah di pundak tim kuasa hukumnya, Hesti Valentina. Rasanya putusanya tidak seusai dengan harapan dan memberatkannya.

"Berat yang saya rasakan, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Saya sedih," ucapnya.

(kpl/apt/frs)


REKOMENDASI
TRENDING