Five Vi Laporkan Mantan Suami Ke Polda

Senin, 26 Maret 2007 14:10 Penulis:
Kapanlagi.com - Konflik perebutan anak antara artis Five Vi Rahmawati dengan mantan suami Iwan Setia Budiman seperti tak berujung. Pada tanggal 11 Januari 2007 Pengadilan Agama Jakarta Selatan telah menjatuhkan amar putusan bahwa Five Vi sebagai penggugat mendapatkan hak pemeliharaan (Hadonnah) atas Bilqis M Meliskq binti Iwan Setia Budiman. Dan sebagai tergugat Iwan Setia Budiman diwajibkan menyerahkan Bilqis kepada Five Vi secara sukarela dengan batas 14 hari sejak putusan tersebut ditetapkan.

Namun sampai sekarang Iwan tidak melaksanakan putusan tersebut sehingga Five Vi didampingi kuasa hukum Dwi Ira Latifah dan rekan melaporkan Iwan ke Polda Metro Jaya, Senin (26/3) dengan Pasal 330 ayat 1 dan Pasal 331 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sebelumnya Five Vi telah mengirim surat kepada Iwan melalui pengacaranya M Joni SH MH untuk menyerahkan Billqis secara sukarela pada tanggal 22 Januari dan pada tanggal 25 Januari Five Vi didampingi kuasa hukumnya mendatangi PA Jakarta Selatan mengambil surat putusan atas gugatan perwalian anak sekaligus menyerahkan proses permohonan eksekusi kepada panitera sekretaris Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Dan pada hari yang sama pihak Five Vi diberitahukan bahwa saudara Iwan Setia Budiman telah menyatakan banding. Dalam surat permohonan banding diketahui Iwan menggunakan alamat baru Jl. Pahlawan 29 RT 05 RW 07 Kelurahan Sukabumi Selatan kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Dari alamat tersebut pihak Five Vi mencoba menelusuri keberadaan Bilqis yang selama ini disembunyikan Iwan. Dan dugaan tersebut benar, Iwan telah mengunakan alamat palsu dengan saksi ketua RT setempat yang menyatakan tidak ada warganya yang bernama Iwan Setia Budiman.

"Ini menunjukkan Iwan sama sekali tidak punya itikad baik. Dia selalu berpindah-pindah untuk menghilangkan jejak. Padahal sebelumnya terdapat klausul walaupun Iwan naik banding dia harus menyerahkan Bilqis. Dan sejak kemenangan di Pengadilan Agama sampai sekarang tidak ada kepastian, itu yang membuat saya stress," keluh Five Vi di halaman Polda Metro seusia melakukan pelaporan.

Menurut Dwi Ira Latifah, kuasa hukum Five Vi, Iwan sempat menghubungi dirinya, namun semua sudah terlambat. "Kita tetap melaporkan hal ini," tegas Dwi. Selama ini pihak Iwan dan Five Vi memang sudah tidak pernah berkomunikasi lagi, jadi kemungkinan untuk mengambil jalur damai sangatlah tipis.

(kl/wwn)

Editor:


REKOMENDASI
TRENDING