Gesang, Usia Bukan Halangan Untuk Berkarya
Kapanlagi.com - Meski segera menginjak usia 92 tahun, namun maestro keroncong tanah air, Gesang Martohartono masih memiliki semangat dan kreativitas dalam berkarya, betapa tidak, dalam karya seni terbarunya, Tembang Gesang, pria asal Surakarta tersebut seakan ingin menularkan inspirasinya untuk generasi muda."Di sini Gesang bukan hanya menjadi inspirasi generasi masa kini. Beliau adalah sosok yang pantas diteladani. Karena di salam syair sejumlah lagu ciptaannya tersirat makna kepedulian gesang terhadap masalah sosial, lingkungan, dan harmoni kehidupan. Salah satu contohnya Bengawan Solo, ini merupakan karya emas yang populer dan digemari masyarakat di dunia, seperti di Jepang, China, Vietnam, Belanda, dan sejumlah negara di Eropa, tapi itu tidak membuat Gesang bertepuk dada," jelas Ketua Yayasan Gesang, Didit BP.Selain itu, kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisakan Tembang Gesang ternyata juga sebuah bentuk penghormatan untuk sosok Gesang Martohartono yang pada 1 Oktober nanti akan genap berusia 92 tahun."Kearifan itu bukan bicara soal pendidikan, karena Gesang yang faktanya cuma sekolah kelas dua SR (setingkat SD) bisa menyikapi kehidupan ini dengan bijaksana. Kegiatan ini selain untuk menghormati bapak Gesang tapi juga untuk mengangkat musik keroncong," ujar Paul Bernaldi, pihak dari Kraftik Advertising yang turut mendukung acara tersebut."Karena musik keroncong telah diincar negara lain, nggak usah tanya negara siapa, untuk dijadikan lagu nasionalnya. Jangan sampai kita selalu teriak saat punya kita telah diakui oleh negara lain," tambahnya
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ant/bar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
