Harga Penyanyi Dangdut Rp 350 Juta Saat Diundang Kampanye Pilkada

Selasa, 08 Desember 2015 19:15 Penulis: Ahmat Effendi
Harga Penyanyi Dangdut Rp 350 Juta Saat Diundang Kampanye Pilkada Ilustrasi Penyanyi Dangdut ©Merdeka.com/Arie Basuki
Kapanlagi.com - by Dedi Rahmadi

Dana yang dikeluarkan untuk kampanye pilkada biasanya tidak main-main hingga menelan jumlah miliaran rupiah. Bagaimana tidak untuk menghadirkan satu event kampanye yang cukup heboh, dana ratusan juta rupiah hingga satu miliar bisa dengan cepat dikeluarkan. 

Hal ini menjadi ladang rezeki tersendiri bagi para artis, mereka pun kerap menaikkan harga untuk manggung saat diminta mengisi kampanye pilkada. Tak jarang, angka yang diminta pun bisa tiga kali lipat dari angka manggung mereka.

"Gitu banget artis ya, pokoknya kalau pilkada tarifnya beda. Jadi kayak ada masa tertentu, sama lah kayak puasa tarifnya. Bedanya ini blak-blakan aja, tapi itu fakta seperti itu. Jadi kalau artis diundang untuk apa? Oh kampanye segini kalau bisa tuh sampai tiga kali lipat, uh seru deh," ungkap Devia Sherly, Timsus Pilkada kepada KapanLagi.com.

Meski demikian para penyanyi maupun artis yang tampil dalam event kampanye pilkada bisanya menyesukaikan tarif sesuai kemampuan mereka. Jika nama penyanyi tersebut cukup besar dan sanggup memukau banyak massa, mereka baru berani mematok harga tinggi.

Ilustrasi dangdut saat kampanye. ©Merdeka.com/Arie BasukiIlustrasi dangdut saat kampanye. ©Merdeka.com/Arie Basuki

"Biasanya artis tau diri kok biasanya. Kalau yang nggak tau diri nggak dipakai lagi hehehe. Kalau yang tau diri tuh berarti gue berani pasang harga mahal tapi liat nih gue bawa ini performance gue begini, dengan alat musik luar biasa. Bukan hanya alat musik minus one, tapi full band yang mungkin mini orchestra, banyak gitu mini konser. Ada sih beberapa," ungkapnya.

Yang menarik harga dari penyanyi dangdut pun bisa lebih mahal dari band saat tampil dalam kampanye pilkada. Apalagi dangdut memang hiburan yang sangat merakyat dan bisa menyentuh banyak massa. 

"Bisa sampai Rp 350 juta untuk dangdut (satu kali tampil). Kalau band itu di kisaran Rp 250 juta sampai, tapi nggak sampai Rp 300 juta. Tapi kalau dangdut yang hebohnya sampai Rp 350 juta. Orangnya mahal dan orangnya tidak sendiri," tandasnya.

Harga yang berbeda bakal diberikan jika musisi atau penyanyi dangdut tersebut harus mengikuti salah satu calon kepala daerah. Harga Rp 500 juta sampai Rp 1 Miliar untuk satu artis pun dianggap wajar untuk mengikuti calon kepala daerah blusukan ke berbagai wilayah dan demi meramaikan suasana. 

(kpl/ded/sjw)

Reporter:

Dedi Rahmadi


REKOMENDASI
TRENDING