Hari Pahlawan, Artika Sari Devi Ajarkan Kejujuran Pada Anak

Selasa, 10 November 2015 22:30 Penulis: Helmi Romadhon
Hari Pahlawan, Artika Sari Devi Ajarkan Kejujuran Pada Anak Artika Sari Devi © KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - 10 November 1945 jadi salah satu momen yang paling bersejarah bagi bangsa kita, di mana para pahlawan berjuang keras melawan penjajah untuk meraih kemerdekaan. Sebagai anak bangsa yang cinta tanah air, Artika Sari Devi tentunya juga sangat menghargai dan menghormati jasa-jasa pahlawan.

Menurutnya, hari pahlawan tidak hanya untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan saja. Tapi apa makna di balik hari pahlawan itu, yakni bagaimana kita membangun Indonesia menjadi yang lebih baik lagi.

"Hari pahlawan itu nggak hanya sekedar kita mengingat jasa-jasa para pahlawan aja, tapi bagaimana sekarang itu para pahlawan memberikan pesan kepada kita untuk membangun Indonesia sebaik-baiknya. Itu juga jadi pesan buat saya sebagai orang tua tetap berpesan kepada anak saya, ke mana pun kamu pergi dan ke mana pun kamu menuntut ilmu, tidak boleh melupakan asal kamu berada," ujar Artika saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat pada (10/11).

Artika Sari Devi menghargai dan menghormati jasa-jasa pahlawan © KapanLagi.com®Artika Sari Devi menghargai dan menghormati jasa-jasa pahlawan © KapanLagi.com®

Sementara tindakan nyata untuk negeri ini, istri dari musisi Ibrahim Imran alias Baim itu mengatakan berbuatlah hal-hal baik sekecil apa pun itu. Salah satunya adalah mengajarkan arti kejujuran pada anak-anaknya sedari kecil.

"(Tindakan nyata) kalau aku berbuat baik aja. Sekecil apa pun, menolong orang yang membutuhkan dan saya rasa jika setiap orang melakukan itu menjadi lebih ringan. Di rumah juga saya membiasakan anak untuk jujur, dengan harapan kalau diterapkan dari kecil, otomatis jika semua generasi pada jujur Insya Allah tidak ada lagi korupsi," katanya.

Bicara tokoh pahlawan siapa yang menginspirasinya, Artika memilih pejuang-pejuang perempuan seperti RA Kartini dan Dewi Sartika. "Semua tokoh berjasa. Mulai dari Bapak Proklamator, kemudian pahlawan perempuan seperti Dewi Sartika, RA Kartini, itu menginspirasi saya sebagai perempuan," pungkas Artika.

(kpl/rhm/mhr)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING