Ini Dia Gadis Sampul Tahun 90-an Yang Kini Jadi Perias Jenazah

Senin, 17 November 2014 18:15 Penulis: Nadia Adibie
Ini Dia Gadis Sampul Tahun 90-an Yang Kini Jadi Perias Jenazah Ira Rayani. Foto: KapanLagi.com/Teddy Kurniawan
Kapanlagi.com - Menjadi seorang perias artis, tentu merupakan pekerjaan yang sudah sering kita dengar. Namun, bagaimana dengan merias jenazah?

Adalah Nyi Raden Ira Rayani Riswana atau yang akrab disapa Ira Rayani. Ira yang namanya pernah melambung sebagai seorang artis di tahun 1995 - 2002, kini punya profesi baru sebagai seorang perias jenazah.

Membicarakan Ira Rayani di masa lampau, memang tidak pernah lepas dari sejumlah kehebohan berita yang pernah dibuatnya. Dari kisah asmaranya dengan Paundrakarna, pernikahan pertamanya dengan seorang pebasket nasional hingga berujung perceraian, sakit tumor otak dan hubungannya dengan seorang perwira kepolisian.

Namun itu hanya sepenggal cerita lalu bagi Ira Rayani yang tidak ingin diungkit lagi. Ira yang kini telah memiliki empat orang anak itu, kembali dengan lembaran baru dan kisah kebahagiaan seorang istri dan ibu.

Lantas, bagaimana akhirnya perempuan kelahiran 23 November 1977 tersebut bisa menjadi perias jenazah? Belum lama ini, Ira mengenang kisahnya pada KapanLagi.com®.

"Ceritanya cukup sederhana. Waktu kembali ke Jakarta tahun 2014 ini, aku ikutan kursus merias wajah. Kepinginnya jadi make up artis. Eh, ternyata saingannya sudah banyak ya. Jadi aku lihat yang saingannya sedikit, ya merias jenazah," kenang Ira.

Menurutnya, hingga saat ini sudah ada 10 mayat yang ia rias dan kesemuanya adalah perempuan. Sebagai perias mayat, Ira tidak ingin membagikan dokumentasinya lantaran menyangkut etika.

Ira memilih menjadi perias jenazah lantaran lebih sedikit pesaing. / KapanLagi.com/Teddy KurniawanIra memilih menjadi perias jenazah lantaran lebih sedikit pesaing. / KapanLagi.com/Teddy Kurniawan

"Emang seperti itu (nggak boleh dipublikasikan)," pungkas Ira.

Dalam merias mayat, Ira mengaku tidak memiliki ritual apapun kecuali konsentrasi agar pihak keluarga yang ditinggalkan puas dengan hasil riasannya.

"Aku juga nggak pernah menemukan kejadian yang aneh-aneh (mistis) selama merias jenazah. Semuanya berjalan normal saja," ujarnya.

Sebagai seorang perias mayat, Ira mengaku melakukan pemasaran dengan cara yang tak sulit. Hasil riasan yang memuaskan ternyata menjadi kunci dikenalnya kelihaian Ira dari mulut ke mulut kliennya.

"Kalau klien senang, mereka akan cerita ke teman-temannya. Pas ada yang wafat, temannya langsung kontak," tegasnya.

Soal harga, Ira mengaku tidak mematok angka yang terlalu tinggi. "Ya, relatif sih kalau dibilang mahal atau nggaknya," imbuhnya.

Ira Rayani saat jadi gadis sampul tahun 1994. / @IstimewaIra Rayani saat jadi gadis sampul tahun 1994. / @Istimewa

Tidak hanya merias mayat, pemeran utama dalam sinetron Angkot Haji Imron tersebut juga beberapa kali menerima order merias pengantin. "Masih kecil-kecilan saja, terima order dari kalangan terdekat," ujar Ira merendah.

Ira sebenarnya telah kembali ke Bogor. Namun lantaran sang suami, Abu Bakar, yang merupakan anggota polisi dipindah-tugaskan ke Ibu Kota, Ira berusaha mencari aktivitas sendiri.

"Aku juga sekarang lumayan terima beberapa order menjadi MC (pembawa acara). Yah, buat ada kegiatan saja, lumayan buat jajan anak-anak," terangnya sambil tersenyum.

Saat ditanya apakah ia akan kembali bekecimpung di dunia hiburan, Ira mengaku tak ada halangan untuk mewujudkannya. Namun baginya, keluarga tetap menjadi prioritas nomor satu.

"Buat iseng lumayan, apalagi suami mengizinkan kalau aku bisa ke dunia hiburan lagi. Asal nggak nginep dan tetap memperhatikan anak-anak," pungkasnya.

(kpl/ate/nad)

Editor:

Nadia Adibie


REKOMENDASI
TRENDING